<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061</id><updated>2012-02-10T09:43:58.605+08:00</updated><title type='text'>UNICORE &amp; TIENS THE BEST</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>64</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-7764903195362293575</id><published>2012-02-04T19:24:00.000+08:00</published><updated>2012-02-04T19:25:47.696+08:00</updated><title type='text'>Bisnis Pulsa murah cepat dan ama</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;saya salah satu pemakai pulsa dari sekian juta pengguna  ha..awalnya cara saya mendapatkan pulsa beli dari counter hp tp ni butuh  waktu untuk cari counter yg murah atau klo lg butuh cepet aq beli dr  temen yg jualan pulsa ini terkadang harga lumayan karna saya pemakaian  pulsa-nya banyak maklum lha zaman sekarang..dan cara aq beli pulsa  tidak sekalian yang gede tp yg pas kantong misal yg 5rb kan kalo  dihitung rupiah jadi banyak..&lt;br /&gt;Tapi setelah kenal dengan BO-PUL banyak keuntunga:&lt;br /&gt;1. Murah biaya pendaftaran&lt;br /&gt;2. Banyak reward ato bonusnya&lt;br /&gt;3. Bisa diwariskan ke anak cucu&lt;br /&gt;4. Tidak perlu ke counter atau telp temen tinggal pencet hp sendiri langsung deh pulsa masuk&lt;br /&gt;5. Sekarang aq isi pulsa udah dari pendapatan bonus yach meskipun baru 200rb per bulan tapi kan lumayan&lt;br /&gt;6. Yang lebih menariknya tiap minggu aq dpt bonus&lt;br /&gt;makanya pada buruan gabung itu baru beberapa keuntungan masih boanyak lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mau gabung ? &lt;a href="http://www.bonuspulsa.com/?ref=24880"&gt;Kelik disini aja&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-7764903195362293575?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/7764903195362293575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=7764903195362293575&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/7764903195362293575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/7764903195362293575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2012/02/bisnis-pulsa-murah-cepat-dan-ama.html' title='Bisnis Pulsa murah cepat dan ama'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-4622206133410603181</id><published>2012-02-01T20:52:00.001+08:00</published><updated>2012-02-01T20:52:41.104+08:00</updated><title type='text'>PENGELOLAAN SAMPAH</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pengelolaan sampah&lt;/strong&gt; adalah pengumpulan , pengangkutan , &lt;a title='Pengolahan sampah (halaman belum tersedia)' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengolahan_sampah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1'&gt;pemrosesan&lt;/a&gt; , pendaur-ulangan , atau pembuangan dari material sampah. Kalimat ini biasanya mengacu pada material sampah yg dihasilkan dari kegiatan manusia, dan biasanya dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan atau keindahan. Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam . Pengelolaan sampah bisa melibatkan zat padat , cair , gas , atau radioaktif dengan metoda dan keahlian khusus untuk masing masing jenis zat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Praktek pengelolaan sampah berbeda beda antara Negara maju dan negara berkembang , berbeda juga antara daerah perkotaan dengan daerah pedesaan , berbeda juga antara daerah perumahan dengan daerah industri. Pengelolaan sampah yg tidak berbahaya dari pemukiman dan institusi di area metropolitan biasanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, sedangkan untuk sampah dari area komersial dan industri biasanya ditangani oleh perusahaan pengolah sampah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Metode pengelolaan sampah berbeda beda tergantung banyak hal , diantaranya tipe zat sampah , tanah yg digunakan untuk mengolah dan ketersediaan area.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Tujuan&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pengelolaan sampah&lt;/strong&gt; merupakan proses yang diperlukan dengan dua tujuan:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;mengubah &lt;a title='Sampah' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Sampah'&gt;sampah&lt;/a&gt; menjadi &lt;a title='Material' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Material'&gt;material&lt;/a&gt; yang memiliki nilai ekonomis (&lt;em&gt;Lihat: &lt;a title='Pemanfaatan sampah' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Pemanfaatan_sampah'&gt;Pemanfaatan sampah&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;), atau&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengolah sampah agar menjadi &lt;a title='Material' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Material'&gt;material&lt;/a&gt; yang tidak membahayakan bagi lingkungan hidup.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h3&gt;Metoda Pembuangan&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h4&gt;Penimbunan darat&lt;br /&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penimbunan darat sampah di Hawaii.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembuangan sampah pada penimbunan darat termasuk menguburnya untuk membuang sampah, metode ini adalah metode paling populer di dunia. Penimbunan ini biasanya dilakukan di tanah yg tidak terpakai , lubang bekas pertambangan , atau lubang lubang dalam. Sebuah lahan penimbunan darat yg dirancang dan dikelola dengan baik akan menjadi tempat penimbunan sampah yang hiegenis dan murah. Sedangkan penimbunan darat yg tidak dirancang dan tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan berbagai masalah lingkungan , diantaranya angin berbau sampah , menarik berkumpulnya &lt;a title='Hama' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Hama'&gt;Hama&lt;/a&gt; , dan adanya genangan air sampah. Efek samping lain dari sampah adalah gas methan dan karbon dioksida yang juga sangat berbahaya. (di bandung kandungan gas methan ini meledak dan melongsorkan gunung sampah)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kendaraan pemadat sampah penimbunan darat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karakteristik desain dari penimbunan darat yang modern diantaranya adalah metode pengumpulan air sampah menggunakan bahan tanah liat atau pelapis plastik. Sampah biasanya dipadatkan untuk menambah kepadatan dan kestabilannya , dan ditutup untuk tidak menarik hama (biasanya tikus). Banyak penimbunan samapah mempunyai sistem pengekstrasi gas yang dipasang untuk mengambil gas yang terjadi. Gas yang terkumpul akan dialirkan keluar dari tempat penimbunan dan dibakar di menara pemabakar atau dibakar di mesin berbahan bakar gas untuk membangkitkan listrik.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Metode Daur-ulang&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Proses pengambilan barang yang masih memiliki nilai dari sampah untuk digunakan kembali disebut sebagai daur ulang.Ada beberapa cara daur ulang , pertama adalah mengambil bahan sampahnya untuk diproses lagi atau mengambil kalori dari bahan yang bisa dibakar utnuk membangkitkan listik. Metode metode baru dari daur ulang terus ditemukan dan akan dijelaskan dibawah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h4&gt;[&lt;a title='Sunting bagian: Pengolahan kembali secara fisik' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengelolaan_sampah&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=5'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;sunting&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;] Pengolahan kembali secara fisik&lt;br /&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Baja di Buang, dan kelengkapan Dilaporkan dipilih pada kemudahan &lt;a title='Central European Waste Management (halaman belum tersedia)' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Central_European_Waste_Management&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1'&gt;Central European Waste Management&lt;/a&gt; (Eropah).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Metode ini adalah aktivitas paling populer dari daur ulang , yaitu mengumpulkan dan menggunakan kembali sampah yang dibuang , contohnya botol bekas pakai yang dikumpulkan kembali untuk digunakan kembali. Pengumpulan bisa dilakukan dari sampah yang sudah dipisahkan dari awal (kotak sampah/kendaraan sampah khusus), atau dari sampah yang sudah tercampur.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sampah yang biasa dikumpulkan adalah kaleng minum &lt;a title='Aluminum' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Aluminum'&gt;aluminum&lt;/a&gt; , kaleng baja makanan/minuman, Botol &lt;a title='HDPE' href='http://id.wikipedia.org/wiki/HDPE'&gt;HDPE&lt;/a&gt; dan &lt;a title='Daur ulang botol PET (halaman belum tersedia)' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Daur_ulang_botol_PET&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1'&gt;PET&lt;/a&gt; , botol &lt;a title='Kaca' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Kaca'&gt;kaca&lt;/a&gt; , kertas karton, &lt;a title='Koran' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Koran'&gt;koran&lt;/a&gt;, majalah, dan kardus. Jenis plastik lain seperti (&lt;a title='Polyvinyl klorida (halaman belum tersedia)' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Polyvinyl_klorida&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1'&gt;PVC&lt;/a&gt;, &lt;a title='LDPE' href='http://id.wikipedia.org/wiki/LDPE'&gt;LDPE&lt;/a&gt;, &lt;a title='Polypropylene' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Polypropylene'&gt;PP&lt;/a&gt;, dan &lt;a title='Polystyrene' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Polystyrene'&gt;PS&lt;/a&gt;) juga bisa di daur ulang.Daur ulang dari produk yang komplek seperti komputer atau mobil lebih susah, karena harus bagian bagiannya harus diurai dan dikelompokan menurut jenis bahannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h4&gt; Pengolahan biologis&lt;br /&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengkomposan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Material sampah ((organik)) , seperti zat tanaman , sisa makanan atau kertas , bisa diolah dengan menggunakan proses biologis untuk kompos, atau dikenal dengan istilah pengkomposan.Hasilnya adalah kompos yang bisa digunakan sebagi pupuk dan gas methana yang bisa digunakan untuk membangkitkan listrik.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Contoh dari pengelolaan sampah menggunakan teknik pengkomposan adalah &lt;a href='http://www.toronto.ca/greenbin/index.htm'&gt;Green Bin Program (program tong hijau)&lt;/a&gt; di &lt;a title='Toronto' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Toronto'&gt;Toronto&lt;/a&gt;, Kanada, dimana sampah organik rumah tangga , seperti sampah dapur dan potongan tanaman dikumpulkan di kantong khusus untuk di komposkan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h4&gt; Pemulihan energi&lt;br /&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komponen pencernaan Anaerobik di pabrik &lt;a title='Pasilitas pengolahan sampah Lubeck (halaman belum tersedia)' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pasilitas_pengolahan_sampah_Lubeck&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1'&gt;Lübeck&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;				&lt;a title='Mechanical biological treatment (halaman belum tersedia)' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mechanical_biological_treatment&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1'&gt;mechanical biological treatment&lt;/a&gt; di &lt;a title='Jerman' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman'&gt;Jerman&lt;/a&gt;, 2007&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kandungan energi yang terkandung dalam sampah bisa diambil langsung dengan cara menjadikannya bahan bakar, atau secara tidak langsung dengan cara mengolahnya menajdi bahan bakar tipe lain. Daur-ulang melalui cara "perlakuan panas" bervariasi mulai dari menggunakannya sebakai bahan bakar memasak atau memanaskan sampai menggunakannya untuk memanaskan boiler untuk menghasilkan uap dan listrik dari turbin-generator. Pirolisa dan gasifikasi adalah dua bentuk perlakukan panas yang berhubungan , dimana sampah dipanaskan pada suhu tinggi dengan keadaan miskin oksigen. Proses ini biasanya dilakukan di wadah tertutup pada &lt;a title='Tekanan' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Tekanan'&gt;Tekanan&lt;/a&gt; tinggi. Pirolisa dari sampah padat mengubah sampah menjadi produk berzat padat , gas, dan cair. Produk cair dan gas bisa dibakar untuk menghasilkan energi atau dimurnikan menjadi produk lain. Padatan sisa selanjutnya bisa dimurnikan menjadi produk seperti karbon aktif. Gasifikasi dan &lt;a title='Gasifikasi busur plasma (halaman belum tersedia)' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gasifikasi_busur_plasma&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1'&gt;Gasifikasi busur plasma&lt;/a&gt; yang canggih digunakan untuk mengkonversi material organik langsung menjadi &lt;a title='Gas sintetis (halaman belum tersedia)' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gas_sintetis&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1'&gt;Gas sintetis&lt;/a&gt; (campuran antara karbon monoksida dan hidrogen). Gas ini kemudian dibakar untuk menghasilkan listrik dan uap.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Metode penghindaran dan pengurangan&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Sebuah metode yang penting dari pengelolaan sampah adalah pencegahan zat sampah terbentuk , atau dikenal juga dengan "pengurangan sampah". Metode pencegahan termasuk penggunaan kembali barang bekas pakai , memperbaiki barang yang rusak , mendesain produk supaya bisa diisi ulang atau bisa digunakan kembali (seperti tas belanja katun menggantikan tas plastik ), mengajak konsumen untuk menghindari penggunaan barang sekali pakai (contohnya kertas tissue) ,dan mendesain produk yang menggunakan bahan yang lebih sedikit untuk fungsi yang sama (contoh, &lt;a href='http://www.psc.edu/science/ALCOA/ALCOA-light.html'&gt;pengurangan bobot kaleng minuman&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Konsep pengelolaan sampah&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Terdapat beberapa konsep tentang pengelolaan sampah yang berbeda dalam penggunaannya, antara negara-negara atau daerah. Beberapa yang paling umum, banyak-konsep yang digunakan adalah:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diagram dari hirarki limbah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a title='Hirarki Sampah (halaman belum tersedia)' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hirarki_Sampah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1'&gt;Hirarki Sampah&lt;/a&gt; - hirarki limbah merujuk kepada " 3 M " &lt;a title='Mengurangi sampah (halaman belum tersedia)' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mengurangi_sampah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1'&gt;mengurangi sampah&lt;/a&gt;, &lt;a title='Menggunakan kembali sampah (halaman belum tersedia)' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Menggunakan_kembali_sampah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1'&gt;menggunakan kembali sampah&lt;/a&gt; dan &lt;a title='Daur ulang' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Daur_ulang'&gt;daur ulang&lt;/a&gt;, yang mengklasifikasikan strategi pengelolaan sampah sesuai dengan keinginan dari segi &lt;a title='Minimalisasi sampah (halaman belum tersedia)' href='http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Minimalisasi_sampah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1'&gt;minimalisasi sampah&lt;/a&gt;. Hirarki limbah yang tetap menjadi dasar dari sebagian besar strategi minimalisasi sampah. Tujuan limbah hirarki adalah untuk mengambil keuntungan maksimum dari produk-produk praktis dan untuk menghasilkan jumlah minimum limbah.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perpanjangan tanggungjawab penghasil sampah / Extended Producer Responsibility (EPR).(EPR) adalah suatu strategi yang dirancang untuk mempromosikan integrasi semua biaya yang berkaitan dengan produk-produk mereka di seluruh siklus hidup (termasuk akhir-of-pembuangan biaya hidup) ke dalam pasar harga produk. Tanggung jawab produser diperpanjang dimaksudkan untuk menentukan akuntabilitas atas seluruh Lifecycle produk dan kemasan diperkenalkan ke pasar. Ini berarti perusahaan yang manufaktur, impor dan / atau menjual produk diminta untuk bertanggung jawab atas produk mereka berguna setelah kehidupan serta selama manufaktur.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;prinsip pengotor membayar - prinsip pengotor membayar adalah prinsip di mana pihak pencemar membayar dampak akibatnya ke lingkungan. Sehubungan dengan pengelolaan limbah, ini umumnya merujuk kepada penghasil sampah untuk membayar sesuai dari pembuangan&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h2&gt;Pendidikan dan Kesadaran&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Pendidikan dan kesadaran di bidang pengelolaan limbah dan sampah yang semakin penting dari perspektif global dari manajemen sumber daya. Pernyataan yang Talloires merupakan deklarasi untuk kesinambungan khawatir dengan skala dan belum pernah terjadi sebelumnya kecepatan dan degradasi lingkungan, dan penipisan sumber daya alam. Lokal, regional, dan global polusi udara; akumulasi dan distribusi limbah beracun, penipisan dan kerusakan hutan, tanah, dan air; dari penipisan lapisan ozon dan emisi dari "rumah hijau" gas mengancam kelangsungan hidup manusia dan ribuan lainnya hidup spesies, integritas bumi dan keanekaragaman hayati, keamanan negara, dan warisan dari generasi masa depan. Beberapa perguruan tinggi telah menerapkan Talloires oleh Deklarasi pembentukan pengelolaan lingkungan hidup dan program pengelolaan sampah, misalnya pengelolaan sampah di universitas proyek. Universitas pendidikan kejuruan dan dipromosikan oleh berbagai organisasi, misalnya WAMITAB Chartered dan Lembaga Manajemen dari limbah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Manfaat pengelolaan sampah&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Penghematan sumber daya alam&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penghematan energi&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penghematan lahan TPA&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lingkungan asri (bersih, sehat, nyaman)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengurangi pencemaran&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;h2&gt;Bencana sampah yang tidak dikelola dengan baik&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Longsor tumpukan sampah&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sumber penyakit&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pencemaran lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyebabkan banjir&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pengelolaan_sampah&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-4622206133410603181?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/4622206133410603181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=4622206133410603181&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/4622206133410603181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/4622206133410603181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2012/02/pengelolaan-sampah.html' title='PENGELOLAAN SAMPAH'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-5933114201395388307</id><published>2012-02-01T20:39:00.001+08:00</published><updated>2012-02-01T20:39:17.450+08:00</updated><title type='text'>Paket Internet murah AXIS Rp.3000 perhari kuota 100 MB</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Axis menawarkan produk baru &lt;a href='http://www.komputerseo.com/2011/01/paket-internet-murah-axis-rp1000.html'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;paket internet murah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; harian Rp.3000 perhari dengan kuota pemakaian 100 MB. Produk ini melengkapi paket internet sebelumnya yaitu paket internet bulananseharga  Rp. 24.900 dengan kuota pemakaian 500 MB. Namun keemahan produk ini adalah pengguna akan  dikenakan biaya tambahan setelah quota pemakaian terlampaui (paket internet habis), besarnya beban biaya tersebut Rp 1/KB&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Rincian harga paket internet AXIS bisa dilihat dibawah ini :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'/&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Spesifikasi paket &lt;a href='http://www.komputerseo.com/2011/01/paket-internet-murah-axis-rp1000.html'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;internet murah AXIS&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; :&lt;br/&gt;1. Kecepatan akses data up to 384 kbps&lt;br/&gt;2. Tarif sudah termasuk PPN 10%&lt;br/&gt;3. Promo Paket Puas Internetan Harian 100 MB berlaku sampai 31 Maret 2011&lt;br/&gt;4. Masa berlaku Paket Puas Internetan Harian 100 MB dan Paket Puas Internetan Harian Tanpa Batas adalah 24 jam sejak pembelian&lt;br/&gt;5. Paket-paket di atas berlaku untuk semua pelanggan Prabayar dan Pascabayar AXIS (kecuali pelanggan Promo Maxi Data Card).  Paket Puas Internetan Harian 100 MB tidak berlaku untuk GSM PABX dan Komunitas Doel Sumbang&lt;br/&gt;6. Paket-paket ini tidak berlaku untuk roaming internet&lt;br/&gt;7. Paket pilihan tidak diperpanjang secara otomatis&lt;br/&gt;8. Masa berlaku data internet mengikuti jenis paketnya dan data yang tidak terpakai akan hangus&lt;br/&gt;9. Jika kamu sudah membeli paket, kamu tetap bisa membeli lagi Paket Puas Internetan yang lain dengan terlebih dahulu berhenti  berlangganan paket yang sudah dibeli sebelumnya&lt;br/&gt;10. Paket ini hanya tersedia di Sumatera/Kalimantan/Sulawesi&lt;br/&gt;11. Tarif internetan yang berlaku apabila kuota dalam paket sudah habis tetapi masih dalam masa berlaku adalah Rp 1/KB&lt;br/&gt;12. Tarif internetan yang berlaku apabila tidak berlangganan Paket Puas Internetan adalah Rp 2/KB (tarif normal)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Untuk mengaktifkan paket intenet AXIS , Cukup tekan *123# dari nomor AXIS-anda atau kirim SMS dengan format MENU ke *123# dan pilih PAKET PUAS INTERNETAN.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-5933114201395388307?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/5933114201395388307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=5933114201395388307&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/5933114201395388307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/5933114201395388307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2012/02/paket-internet-murah-axis-rp3000.html' title='Paket Internet murah AXIS Rp.3000 perhari kuota 100 MB'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-8651136245130638752</id><published>2012-02-01T20:35:00.001+08:00</published><updated>2012-02-01T20:35:48.900+08:00</updated><title type='text'>Setting Telkomsel Flash unlimited di modem huawei menggunakan simpati /as</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Telkomsel flash unlimited bisa diakses menggunakan kartu prabayar simpati atau as. Selain menggunakan kartu parbayar simpati /as , kita juga dapat menggunakan kartu halo (kartu pascabayar telkomsel).  dalam postingan ini kita mencoba memanfaatkan kartu prabayar karena selain cara mengaktifkannya mudah dan tidak perlu persyaratan administrasi, tanpa perlu melapor ke gerai telkomsel , cukup dengan melakukan sms ke server pusat telkomsel, jika transaksi suskes maka pulsa di kartu prabayar akan berkurang sebanyak paket flash unlimited yang dibeli.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Prosedur yang harus anda lakukan adalah :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;A. Langkah berikut dilakukan lewat hp/ponsel anda .&lt;br/&gt;1.  &lt;a href='http://www.komputerseo.com/2010/09/mengaktifkan-gprs-pada-simpati-kartu-as.html'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Aktivasi / Mengaktifkan GPRS Simpati /AS &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;2. Membeli paket flash unlimited / &lt;a href='http://www.komputerseo.com/2010/09/mengaktifkan-telkomsel-flash-unlimited.html'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Mengaktifkan Telkomsel Flash Unlimited di kartu prabayar simpati atau kartu as &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;B. Setelah melakukan aktivasi gprs, dan membeli paket telkomsel flash unlimited. Langkah selanjutnya dengan melakukan konfigurasi modem /setting akses point , dial number , dan connection.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1. &lt;a href='http://www.komputerseo.com/2010/08/install-driver-modem-huawei-e1550.html'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Instal driver modem huawei di komputer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;2. Setelah terinstal, buka aplikasi modem huawei untuk melakukan pengaturan profile , APN , Dial number , dan Connection&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di bagian menu pilih &lt;strong&gt;Tools&lt;/strong&gt;  , &lt;strong&gt;Options&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'/&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br/&gt;Akan terbuka kotak dialog berikut :&lt;br/&gt;Pilih &lt;strong&gt;Profile Management &lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Klik tombol &lt;strong&gt;New&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br/&gt;Atur  Profile Name : Telkomsel Flash&lt;br/&gt;Di bagian APN   pilih Static&lt;br/&gt;APN  : internet &lt;br/&gt;Access number : *99#&lt;br/&gt;User name dan password dikosongkan saja.&lt;br/&gt;Klik OK&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br/&gt;Selanjutnya lakukan koneksi /dial&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jika berhasil maka muncul icon connected&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-8651136245130638752?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/8651136245130638752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=8651136245130638752&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/8651136245130638752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/8651136245130638752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2012/02/setting-telkomsel-flash-unlimited-di.html' title='Setting Telkomsel Flash unlimited di modem huawei menggunakan simpati /as'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-3604866933082499852</id><published>2011-12-31T21:49:00.001+08:00</published><updated>2011-12-31T21:49:24.161+08:00</updated><title type='text'>PERDARAHAN POST PARTUM PRIMER</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-size:14pt'&gt;&lt;strong&gt;PERDARAHAN POST PARTUM PRIMER&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-size:14pt'&gt;&lt;strong&gt;PERDARAHAN KALA IV&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pendarahan pasca persalinan (post partum) adalah pendarahan pervaginam 500 ml atau lebih sesudah anak lahir. Perdarahan merupakan penyebab kematian nomor satu (40%-60%) kematian ibu melahirkan di Indonesia. Pendarahan pasca persalinan dapat disebabkan oleh atonia uteri, sisa plasenta, retensio plasenta, inversio uteri dan laserasi jalan lahir .&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perdarahan postpartum adalah sebab penting kematian ibu ; ¼ dari kematian ibu yang disebabkan oleh perdarahan ( perdarahan postpartum, plasenta previa, solution plaentae, kehamilan ektopik, abortus dan ruptura uteri ) disebabkan oleh perdarahan postpartum. Perdarahan postpartum sangat mempengaruhi morbiditas nifas karena anemia mengurangkan daya tahan tubuh. Perdarahan postpartum diklasifikasikan menjadi 2, yaitu : &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 54pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Perdarahan Pasca Persalinan Dini (Early Postpartum Haemorrhage, atau Perdarahan Postpartum Primer, atau Perdarahan Pasca Persalinan Segera). Perdarahan pasca persalinan primer terjadi dalam 24 jam pertama. Penyebab utama perdarahan pasca persalinan primer adalah atonia uteri, retensio plasenta, sisa plasenta, robekan jalan lahir dan inversio uteri. Terbanyak dalam 2 jam pertama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Perdarahan masa nifas (PPH kasep atau Perdarahan Persalinan Sekunder atau Perdarahan Pasca Persalinan Lambat, atau Late PPH). Perdarahan pascapersalinan sekunder terjadi setelah 24 jam pertama. Perdarahan pasca persalinan sekunder sering diakibatkan oleh infeksi, penyusutan rahim yang tidak baik, atau sisa plasenta yang tertinggal. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;GEJALA KLINIS&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Gejala klinis berupa pendarahan pervaginam yang terus-menerus setelah bayi lahir. Kehilangan banyak darah tersebut menimbulkan tanda-tanda syok yaitu penderita pucat, tekanan darah rendah, denyut nadi cepat dan kecil, ekstrimitas dingin, dan lain-lain. Penderita tanpa disadari dapat kehilangan banyak darah sebelum ia tampak pucat bila pendarahan tersebut sedikit dalam waktu yang lama. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;DIAGNOSIS PERDARAHAN PASCAPERSALINAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Diagnosis biasanya tidak sulit, terutama apabila timbul perdarahan banyak dalam waktu pendek. Tetapi bila perdarahan sedikit dalam jangka waktu lama, tanpa disadari pasien telah kehilangan banyak darah sebelum ia tampak pucat. Nadi serta pernafasan menjadi lebih cepat dan tekanan darah menurun. Seorang wanita hamil yang sehat dapat kehilangan darah sebanyak 10% dari volume total tanpa mengalami gejala-gejala klinik. Gejala-gejala baru tampak pada kehilangan darah 20%. Jika perdarahan berlangsung terus, dapat timbul syok. Diagnosis perdarahan pascapersalinan dipermudah apabila pada tiap-tiap persalinan setelah anak lahir secara rutin diukur pengeluaran darah dalam kala III dan satu jam sesudahnya. Apabila terjadi perdarahan pascapersalinan dan plasenta belum lahir, perlu diusahakan untuk melahirkan plasenta segera. Jika plasenta sudah lahir, perlu dibedakan antara perdarahan akibat atonia uteri atau perdarahan karena perlukaan jalan lahir.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pada perdarahan karena atonia uteri, uterus membesar dan lembek pada palpasi; sedangkan pada perdarahan karena perlukaan jalan lahir, uterus berkontraksi dengan baik. Dalam hal uterus berkontaraksi dengan baik, perlu diperiksa lebih lanjut tentang adanya dan dimana letaknya perlukaan jalan lahir. Pada persalinan di rumah sakit, dengan fasilitas yang baik untuk melakukan transfusi darah, seharusnya kematian akibat perdarahan pascapersalinan dapat dicegah. Tetapi kematian tidak data terlalu dihindarkan, terutama apabila penderita masuk rumah sakit dalam keadaan syok karena sudah kehilangan banyak darah. Karena persalinan di Indonesia sebagian besar terjadi di luar rumah sakit, perdarahan post partum merupakan sebab utama kematian dalam persalinan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;Diagnosis perdarahan pascapersalinan dilakukan dengan :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 54pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Palpasi uterus: bagaimana kontraksi uterus dan tinggi fundus uteri&lt;em&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Memeriksa plasenta dan ketuban apakah lengkap atau tidak.&lt;em&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Lakukan eksplorasi cavum uteri untuk mencari:&lt;em&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;   - Sisa plasenta atau selaput ketuban&lt;em&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 9pt'&gt;- Robekan rahim&lt;em&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 9pt'&gt;- Plasenta suksenturiata&lt;em&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;4. Inspekulo: untuk melihat robekan pada serviks, vagina, dan varises yang pecah&lt;em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;5. Pemeriksaan Laboratorium periksa darah yaitu Hb, COT (Clot Observation Test), dll&lt;em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;Perdarahan pascapersalinan ada kalanya merupakan perdarahan yang hebat dan menakutkan hingga dalam waktu singkat ibu dapat jatuh kedalam keadaan syok. Atau dapat berupa perdarahan yang menetes perlahan-lahan tetapi terus menerus yang juga bahaya karena kita tidak menyangka akhirnya perdarahan berjumlah banyak, ibu menjadi lemas dan juga jatuh dalam presyok dan syok. Karena itu, adalah penting sekali pada setiap ibu yang bersalin dilakukan pengukuran kadar darah secara rutin, serta pengawasan tekanan darah, nadi, pernafasan ibu, dan periksa juga kontraksi uterus perdarahan selama 1 jam&lt;em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERDARAHAN PASCAPERSALINAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;1. Perdarahan pascapersalinan dan usia ibu&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;Wanita yang melahirkan anak pada usia dibawah 20 tahun atau lebih dari 35 tahun merupakan faktor risiko terjadinya perdarahan pascapersalinan yang dapat mengakibatkan kematian maternal. Hal ini dikarenakan pada usia dibawah 20 tahun fungsi reproduksi seorang wanita belum berkembang dengan sempurna, sedangkan pada usia diatas 35 tahun fungsi reproduksi seorang wanita sudah mengalami penurunan dibandingkan fungsi reproduksi normal sehingga kemungkinan untuk terjadinya komplikasi pascapersalinan terutama perdarahan akan lebih besar.&lt;br/&gt;Perdarahan pascapersalinan yang mengakibatkan kematian maternal pada wanita hamil yang melahirkan pada usia dibawah 20 tahun 2-5 kali lebih tinggi daripada perdarahan pascapersalinan yang terjadi pada usia 20-29 tahun. Perdarahan pascapersalinan meningkat kembali setelah usia 30-35tahun.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;Perdarahan pascapersalinan dan gravida&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ibu-ibu yang dengan kehamilan lebih dari 1 kali atau yang termasuk multigravida mempunyai risiko lebih tinggi terhadap terjadinya perdarahan pascapersalinan dibandingkan dengan ibu-ibu yang termasuk golongan primigravida (hamil pertama kali). Hal ini dikarenakan pada multigravida, fungsi reproduksi mengalami penurunan sehingga kemungkinan terjadinya perdarahan pascapersalinan menjadi lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;3. Perdarahan pascapersalinan dan paritas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 31pt'&gt;Paritas 2-3 merupakan paritas paling aman ditinjau dari sudut perdarahan pascapersalinan yang dapat mengakibatkan kematian maternal. Paritas satu dan paritas tinggi (lebih dari tiga) mempunyai angka kejadian perdarahan pascapersalinan lebih tinggi. Pada paritas yang rendah (paritas satu), ketidaksiapan ibu dalam menghadapi persalinan yang pertama merupakan faktor penyebab ketidakmampuan ibu hamil dalam menangani komplikasi yang terjadi selama kehamilan, persalinan dan nifas.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;4. Perdarahan pascapersalinan dan Antenatal Care&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 31pt'&gt;Tujuan umum antenatal care adalah menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu serta anak selama dalam kehamilan, persalinan dan nifas sehingga angka morbiditas dan mortalitas ibu serta anak dapat diturunkan. Pemeriksaan antenatal yang baik dan tersedianya fasilitas rujukan bagi kasus risiko tinggi terutama perdarahan yang selalu mungkin terjadi setelah persalinan yang mengakibatkan kematian maternal dapat diturunkan. Hal ini disebabkan karena dengan adanya antenatal care tanda-tanda dini perdarahan yang berlebihan dapat dideteksi dan ditanggulangi dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 54pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;Perdarahan pascapersalinan dan kadar hemoglobin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Anemia adalah suatu keadaan yang ditandai dengan penurunan nilai hemoglobin dibawah nilai normal. Dikatakan anemia jika kadar hemoglobin kurang dari 8 gr%. Perdarahan pascapersalinan mengakibatkan hilangnya darah sebanyak 500 ml atau lebih, dan jika hal ini terus dibiarkan tanpa adanya penanganan yang tepat dan akurat akan mengakibatkan turunnya kadar hemoglobin dibawah nilai normal&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;ETIOLOGI&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Perdarahan pascapersalinan antara lain dapat disebabkan oleh:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;a href='http://en.wikipedia.org/wiki/Uterine_atony'&gt;Atonia uteri&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Atonia uteri merupakan kegagalan miometrium untuk berkontraksi setelah persalinan sehingga uterus dalam keadaan relaksasi penuh, melebar, lembek dan tidak mampu menjalankan fungsi oklusi pembuluh darah. Akibat dari atonia uteri ini adalah terjadinya pendarahan. Perdarahan pada atonia uteri ini berasal dari pembuluh darah yang terbuka pada bekas menempelnya plasenta yang lepas sebagian atau lepas keseluruhan. Miometrium terdiri dari tiga lapisan dan lapisan tengah merupakan bagian yang terpenting dalam hal kontraksi untuk menghentikan pendarahan pasca persalinan. Miometrum lapisan tengah tersusun sebagai anyaman dan ditembus oeh pembuluh darah. Masing-masing serabut mempunyai dua buah lengkungan sehingga tiap-tiap dua buah serabut kira-kira berbentuk angka delapan. Setelah partus, dengan adanya susunan otot seperti tersebut diatas, jika otot berkontraksi akan menjepit pembuluh darah. Ketidakmampuan miometrium untuk berkontraksi ini akan menyebabkan terjadinya pendarahan pasca persalinan. &lt;strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;Atonia uteri merupakan penyebab tersering dari pendarahan pasca persalinan.  Sekitar 50-60% pendarahan pasca persalinan disebabkan oleh atonia uteri. Faktor-faktor predisposisi atonia uteri antara lain : &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 54pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Grandemultipara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Uterus yang terlalu regang (hidramnion, hamil ganda, anak sangat besar (BB &amp;gt; 4000 gram)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Kelainan uterus (uterus bicornis, mioma uteri, bekas operasi)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Plasenta previa dan solutio plasenta (perdarahan antepartum)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Partus lama (exhausted mother) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 22pt'&gt;- Partus precipitatus &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 22pt'&gt;- Hipertensi dalam kehamilan (Gestosis) &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 22pt'&gt;- Infeksi uterus &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 22pt'&gt;- Anemi berat&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;6. Penggunaan oksitosin yang berlebihan dalam persalinan (induksi partus)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;7.Riwayat PPH sebelumnya atau riwayat plasenta manual&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;8.Pimpinan kala III yang salah, dengan memijit-mijit dan mendorong-dorong uterus sebelum plasenta terlepas&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;    Diagnosis ditegakkan bila setelah bayi dan plasenta lahir ternyata perdarahan masih aktif dan banyak, bergumpal dan pada palpasi didapatkan fundus uteri setinggi pusat atau lebih dengan kontraksi yang lembek. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 9pt'&gt;Penanganan atonia uteri yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 40pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;1). Masase uterus + pemberian utero tonika (infus oksitosin 10 IU s/d 100 IU dalam 500 ml Dextrose 5%, 1 ampul Ergometrin I.V, yang dapat diulang 4 jam kemudian, suntikan prostaglandin. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 22pt'&gt;2). Kompresi bimanuil &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 40pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jika tindakan poin satu tidak memberikan hasil yang diharapkan dalam waktu yang singkat, perlu dilakukan kompresi bimanual pada pada uterus. Tangan kiri penolong dimasukkan ke dalam vagina dan sambil membuat kepalan diletakkan pada forniks anterior vagina. Tangan kanan diletakkan pada perut penderita dengan memegang fundus uteri dengan telapak tangan dan dengan ibu jari di depan serta jari-jari lain dibelakang uterus. Sekarang korpus uteri terpegang dengan antara 2 tangan; tangan kanan melaksanakan massage pada uterus dan sekalian menekannya terhadap tangan kiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;                                                   Gambar 1. Kompresi bimanual&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 40pt'&gt;3). Tampon utero-vaginal secara lege artis, tampon diangkat 24 jam kemudian. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 40pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tindakan ini sekarang oleh banyak dokter tidak dilakukan lagi karena umumnya dengan dengan usaha-usaha tersebut di atas pendarahan yang disebabkan oleh atonia uteri sudah dapat diatasi. Lagi pula dikhawatirkan bahwa pemberian tamponade yang dilakukan dengan teknik yang tidak sempurna tidak menghindarkan pendarahan dalam uterus dibelakang tampon. Tekanan tampon pada dinding uterus menghalangi pengeluaran darah dari sinus-sinus yang terbuka; selain itu tekanan tersebut menimbulkan rangsangan pada miometrium untuk berkontraksi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 40pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;Robekan jalan lahir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Robekan jalan lahir merupakan penyebab kedua tersering dari perdarahan pascapersalinan. Robekan dapat terjadi bersamaan dengan atonia uteri. Perdarahan pascapersalinan dengan uterus yang berkontraksi baik biasanya disebabkan oleh robekan serviks atau vagina.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Robekan serviks&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Persalinan selalu mengakibatkan robekan serviks, sehingga serviks seorang multipara berbeda dari yang belum pernah melahirkan pervaginam. Robekan serviks yang luas menimbulkan perdarahan dan dapat menjalar ke segmen bawah uterus. Apabila terjadi perdarahan yang tidak berhenti meskipun plasenta sudah lahir lengkap dan uterus sudah berkontraksi baik, perlu dipikirkan perlukaan jalan lahir, khususnya robekan serviks uteri. Setelah persalinan buatan atau kalau ada perdarahan walaupun kontraksi uterus baik dan darah yang keluar berwarna merah muda harus dilakukan pemeriksaan dengan speculum. Jika terdapat robekan yang berdarah atau robekan yang lebih besar dari 1 cm, maka robekan tersebut hendaknya dijahit. Untuk memudahkan penjahitan, baiknya fundus uteri ditekan ke bawah hingga cerviks dekat dengan vulva. Kemudian kedua bibir serviks dijepit dengan klem dan ditarik ke bawah. Dalam melakukan jahitan robekan serviks ini yang penting bukan jahitan lukanya tapi pengikatan dari cabang – cabang arteria uterine.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Perlukaan vagina&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Perlukaan vagina yang tidak berhubungan dengan luka perineum tidak sering dijumpai. Mungkin ditemukan setelah persalinan biasa, tetapi lebih sering terjadi sebagai akibat ekstraksi dengan cunam, terlebih apabila kepala janin harus diputar. Robekan terdapat pada dinding lateral dan baru terlihat pada pemeriksaan spekulum.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;em&gt;Kolpaporeksis&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;Kolpaporeksis adalah robekan melintang atau miring pada bagian atas vagina. Hal ini terjadi apabila pada persalinan yang disproporsi sefalopelvik terjadi regangan segmen bawah uterus dengan servik uteri tidak terjepit antara kepala janin dengan tulang panggul, sehingga tarikan ke atas langsung ditampung oleh vagina, jika tarikan ini melampaui kekuatan jaringan, terjadi robekan vagina pada batas antara bagian teratas dengan bagian yang lebih bawah dan yang terfiksasi pada jaringan sekitarnya. Kolpaporeksis juga bisa timbul apabila pada tindakan pervaginam dengan memasukkan tangan penolong ke dalam uterus terjadi kesalahan, dimana fundus uteri tidak ditahan oleh tangan luar untuk mencegah uterus naik ke atas.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;em&gt;Fistula&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;Fistula akibat pembedahan vaginal makin lama makin jarang karena tindakan vaginal yang sulit untuk melahirkan anak banyak diganti dengan seksio sesarea. Fistula dapat terjadi mendadak karena perlukaan pada vagina yang menembus kandung kemih atau rektum, misalnya oleh perforator atau alat untuk dekapitasi, atau karena robekan serviks menjalar ke tempat-tempat tersebut. Jika kandung kemih luka, urin segera keluar melalui vagina. Fistula dapat berupa fistula vesikovaginalis atau rektovaginalis.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Robekan perineum&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Robekan perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Robekan perineum umumnya terjadi di garis tengan dan bisa menjadi luas apabila kepala janin lahir terlalu cepat, sudut arkus pubis lebih kecil daripada biasa, kepala janin melewati pintu panggul bawah dengan ukuran yang lebih besar daripada sirkumferensia suboksipito bregmatika. Perdarahan pada traktus genetalia sebaiknya dicurigai, ketika terjadi perdarahan yang berlangsung lama yang menyertai kontraksi uterus yang kuat. Tingkatan robekan pada perineum: &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 103pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Tingkat 1: hanya kulit perineum dan mukosa vagina yang robek &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Tingkat 2: dinding belakang vagina dan jaringan ikat yang menghubungkan otot-otot diafragma urogenitalis pada garis tengah terluka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Tingkat 3: robekan total m. Spintcher ani externus dan kadang-kadang dinding depan rektum. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pada persalinan yang sulit, dapat pula terjadi kerusakan dan peregangan m. puborectalis kanan dan kiri serta hubungannya di garis tengah. Kejadian ini melemahkan diafragma pelvis dan menimbulkan predisposisi untuk terjadinya prolapsus uteri&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;PENATALAKSANAAN :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 99pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Lakukan eksplorasi untuk mengidentifikasi lokasi laserasi dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;sumber perdarahan. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Lakukan irigasi pada tempat luka dan bubuhi larutan antiseptik&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Jepit dengan ujung klem sumber perdarahan kemudian ikat dengan benang yang dapat diserap&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Lakukan penjahitan luka mulai dari bagian yang paling distal terhadap operator.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Khusus pada rutura perineum komplit ( hingga anus dan sebagian rektum) dilakuakan penjahitan lapis demi lapis dengan bantua busi pada rektum, sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 135pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Setelah prosedur aseptik-antiseptik, pasang busi rektum hingga ujung robekan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Mulai penjahitan dari ujung robekan dengan jahitan dan simpul submukosa menggunakan benang poliglikolik no.2/0(dexon/vicryl) hingga ke spingter ani. Jepit kedua spingter ani dengan klem dan jahit dengan benang no 2/0.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Lanjutkan penjahitan ke lapisan otot perineum dan sub mukosa dengan benang yang sama (atau kromik 2/0) secara jelujur.Mukosa vagina dan kulit perineum dijahit secara sub mukosa dan sub kutikuler. Berikan antibiotika profilaksis (ampisilin 2g dan metronidazol 1g per oral). Terapi penuh antibiotika hanya diberikan apabila luka tampak kotor atau dibubuhi ramuan tradisional atau terdapat tanda-tanda infeksi yang jelas. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 31pt'&gt;Perbedaan perdarahan pasca persalinan karena atonia uteri dan robekan jalan lahir adalah :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 31pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style='margin-left: 31pt'&gt;&lt;table border='0' style='border-collapse:collapse'&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style='width:287px'/&gt;&lt;col style='width:278px'/&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign='top'&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;Atonia Uteri &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;Robekan jalan lahir &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kontraksi uterus lembek, lemah dan membesar ( fundus uteri masih tinggi)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perdarahan terjadi beberapa menit setelah anak lahir&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila kontraksi lemah, setelah masase atau pemberian uterotonika, kontraksi yang lemah tersebut menjadi kuat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Kontraksi uterus kuat, keras dan mengecil.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Perdarahan terjadi langsung setelah anak lahir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Setelah dilakukan masase atau pemberian uterootonika langsung uterus mengeras tapi perdarahan tidak berkurang.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;Retensio plasenta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Keadaan dimana plasenta belum lahir dalam waktu 30 menit setelah bayi lahir. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelepasan plasenta: &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 49pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kelainan dari uterus sendiri, yaitu anomali dari uterus atau serviks; kelemahan dan tidak efektifnya kontraksi uterus; kontraksi yang tetanik dari uterus; serta pembentukan constriction ring. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kelainan dari placenta dan sifat perlekatan placenta pada uterus. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kesalahan manajemen kala tiga persalinan, seperti manipulasi dari uterus yang tidak perlu sebelum terjadinya pelepasan dari plasenta menyebabkan kontraksi yang tidak ritmik; pemberian uterotonik yang tidak tepat waktu dapat menyebabkan serviks kontraksi dan menahan plasenta; serta pemberian anestesi terutama yang melemahkan kontraksi uterus. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;em&gt;Penyebab retensio plasenta :&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Plasenta belum terlepas dari dinding rahim karena melekat dan tumbuh lebih dalam.  Menurut tingkat perlekatannya :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Plasenta adhesive : plasenta yang melekat pada desidua endometrium lebih dalam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Plasenta inkerta : vili khorialis tumbuh lebih dalam dan menembus desidua endometrium sampai ke miometrium.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Plasenta akreta : vili khorialis tumbuh menembus miometrium sampai ke serosa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Plasenta perkreta : vili khorialis tumbuh menembuus serosa atau peritoneum dinding rahim.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Plasenta sudah lepas dari dinding rahim namun belum keluar karena atoni uteri atau adanya lingkaran konstriksi pada bagian bawah rahim ( akibat kesalahan penanganan kala III ) yang akan menghalangi plasenta keluar (  plasenta inkarserata)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Diagnosis retensio plasenta&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Tanya dan dengar :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Kapan melahirkan ?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Kapan mulai mengalami perdarahan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Berapa banyak perdarahan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Apakah plasenta sudah dilahirkan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Apakah ibu sudah diberi obat?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Lihat dan Raba (Lihat tanda-tanda syok)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Tekanan darah turun&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Kulit dingin dan lembab&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Denyut nadi lemah dan cepat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;    Segera setelah terlihat perdarahan:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 94pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Raba uterus untuk memastikan uterus keras dan berkontraksi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Lihat jalan lahir, apakah servik dan vagina robek?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Lihat plasenta (bila sudah lahir) secara teliti untuk memastikan bahwa tidak ada bagian yang tertinggal&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Penanganan Retensio Plasenta dengan plasenta manual&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 54pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Sebaiknya pelepasan plasenta manual dilakukan dalam narkosis, karena relaksasi otot memudahkan pelaksanaannya tertutama bila retensi telah lama, sebaiknya juga dipasang infus NaCl 0,9% sebelu tindakkan dilakukan. Setelah disinfektan tangan dan vulva termasuk daerah seputarnynya, labia dibeberkan dengan tangan kiri sedangkan tangan kanan dimasukkan secara obstetrik ke dalam vagina.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Sekarang tangan kiri menahan fundus untuk mencegah kolporeksis. Tangan kanan dengan posisi obstetrik menuju ostium uteri dan terus ke lokasi plasenta, tangan dalam ini menyusuri tali pusat agar tidak terjadi salah jalan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Supaya tali pusat mudah diraba, dapat diregangkan oleh asisten. Setelah tangan dalam sampai ke plasenta, maka tangan tersebut dipindahkan ke pinggir plasenta dan mencari bagian plasenta yang sudah lepas untuk menentukan bidang pelepasan yang tepat. Kemudian dengan sisi tangan kanan sebelah kelingking ( ulner ), plasenta dilepaskan pada bidang antara bagian plasenta yang sudah terlepas dan dinding rahim dengan gerakan yang sejajar dengan dinding rahim. Setelah seluruh plasenta terlepas, plasenta dipegang dan dengan perlahan-lahan ditarik keluar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Kesulitan yang mungkin dijumpai pada waktu pelepasan plasenta secara manual adalah adanya lingkaran kontriksi yang hanya dapat dilalui dengan dilatasi oleh tangan dalam secara perlahan-lahan dan dalam nakrosis yang dalam. Lokasi plasenta pada dinding depan rahim juga sedikit lebih sukar dilepaskan daripada lokasi di dinding belakang. Ada kalanya plasenta tidak dapat dilepaskan secara manual seperti halnya pada plasenta akreta, dalam hal ini tindakan dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 45pt'&gt;    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;    Setelah plasenta dilahirkan dan diperiksa bahwa plasenta lengkap, segera lakukan kompresi bimanual uterus dan dapat disuntikkan Ergometrin 0.2 mg IM atau IV sampai kontraksi uterus baik. Pada kasus retensio plasenta, resiko atonia uteri tinggi, oleh karena itu harus dilakukan tindakan pencegahan perdarahan postpartum.  &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;4.   Inversio Uteri&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Inversio uteri adalah  keadaan dimana fundus uteri terbalik sebagian atau seluruhnya masuk ke dalam kavum uteri. Uterus dikatakan mengalami inverse jika bagian dalam menjadi diluar saat melahirkan plasenta. Reposisi sebaiknya segera dilakukan dengan berjalannya waktu, lingkaran konstriksi sekitar uterus yang terinversi akan mengecil dan uterus akan terisi darah. Inversio uteri dapat menyebabkan pendarahan pasca persalinan segera, akan tetapi kasus inversio uteri ini jarang sekali ditemukan. Pada inversio uteri bagian atas uterus memasuki kavum uteri, sehingga fundus uteri sebelah dalam menonjol ke dalam kavum uteri. Inversio uteri terjadi tiba-tiba dalam kala III atau segera setelah plasenta keluar. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Inversio uteri bisa terjadi spontan atau sebagai akibat tindakan. Pada wanita dengan atonia uteri kenaikan tekanan intraabdominal dengan mendadak karena batuk atau meneran, dapat menyebabkan masuknya fundus ke dalam kavum uteri yang merupakan permulaan inversio uteri. Tindakan yang dapat menyebabkan inversio uteri adalah perasat Crede pada korpus uteri yang tidak berkontraksi baik dan tarikan pada tali pusat dengan plasenta yang belum lepas dari dinding uterus. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pada penderita dengan syok, perdarahan, dan fundus uteri tidak ditemukan pada tempat yang lazim pada kala III atau setelah persalinan selesai, pemeriksaan dalam dapat menunjukkan tumor yang lnak di atas serviks atau dalam vagina sehingga diagnosis inversio uteri dapat dibuat. Pada mioma uteri submukosum yang lahir dalam vagina terdapat pula tumor yang serupa, akan tetapi fundus uteri ditemukan dalam bentuk dan pada tempat biasa, sedang konsistensi mioma lebih keras daripada korpus uteri setelah persalinan. Selanjutnya jarang sekali mioma submukosum ditemukan pada persalinan cukup bulan atau hampir cukup bulan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Walaupun inversio uteri kadang-kadang bisa terjadi tanpa gejala dengan penderita tetap dalam keadaan baik, namun umumnya kelainan tersebut menyebabkan keadaan gawat dengan angka kematian tinggi (15-70%). Reposisi secepat mungkin memberi harapan yang terbaik untuk keselamatan penderita. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;em&gt;Pembagian inversion uteri :&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 54pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Inversio uteri ringan : fundus uteri terbalik menonjol ke dalam kavumuteri namun belum keluar dari ruang rongga rahim.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Inversio uteri sedang : terbalik dan sudah masuk ke dalam vagina.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Inversio uteri berat : uterus dan vagina semuanya terbalik dan sebagian sudah keluar vagina.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;em&gt;Penyebab inversion uteri ;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 90pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;grande multipara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;atoni uteri&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;kelemahan alat kandungan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;tekanan intra abdominal yang tinggi ( mengejan dan batuk ).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;em&gt;Faktor – faktor yang memudahkan terjadinya inversion uteri :&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 99pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Uterus yang lembek, lemah, tipis dindingnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Tarikan tali pusat yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;em&gt;Gejala klinis inversion uteri :&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 99pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Dijumpai pada kala III atau postpartum dengan gejala nyeri yang hebat, perdarahan yang banyak sampai syok. Apalagi bila plasenta masih melekat dan sebagian sudah ada yang terlepas dan dapat terjadi stranguasi dan nekrosis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Pemeriksaan dalam :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Bila masih inkomplit aka pada daerah simfisis uterus teraba fundus uteri cekung ke dalam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Bila komplit, diatas simfisis uterus teraba kosong dan dalam vagina teraba tumor lunak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Kavum uteri sudah tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Diagnosis dan gejala klinis inversio uteri :&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 99pt'&gt;&lt;li&gt;Dijumpai pada kala III atau post partum dengan gejala nyeri yang hebat,&lt;br/&gt;perdarahan yang banyak sampai syok. Apalagi bila plasenta masih melekat dan&lt;br/&gt;sebagian sudah ada yang terlepas dan dapat terjadi strangulasi dan nekrosis.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemeriksaan dalam :&lt;br/&gt;– Bila masih inkomplit maka pada daerah simfisis uterus teraba fundus uteri&lt;br/&gt;cekung ke dalam.&lt;br/&gt;– Bila komplit, di atas simfisis uterus teraba kosong dan dalam vagina teraba&lt;br/&gt;tumor lunak.&lt;br/&gt;– Kavum uteri sudah tidak ada (terbalik).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Penanganan inversio uteri :&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 87pt'&gt;&lt;li&gt;Pencegahan : hati-hati dalam memimpin persalinan, jangan terlalu mendorong&lt;br/&gt;rahim atau melakukan perasat Crede berulang-ulang dan hati-hatilah dalam&lt;br/&gt;menarik tali pusat serta melakukan pengeluaran plasenta dengan tajam.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila telah terjadi maka terapinya :&lt;br/&gt;– Bila ada perdarahan atau syok, berikan infus dan transfusi darah serta perbaiki&lt;br/&gt;keadaan umum.&lt;br/&gt;– Segera itu segera lakukan reposisi kalau perlu dalam narkosa.&lt;br/&gt;– Bila tidak berhasil maka lakukan tindakan operatif secara per abdominal&lt;br/&gt;(operasi Haultein) atau per vaginam (operasi menurut Spinelli).&lt;br/&gt;– Di luar rumah sakit dapat dibantu dengan melakukan reposisi ringan yaitu&lt;br/&gt;dengan tamponade vaginal lalu berikan antibiotik untuk mencegah infeksi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;PENANGANAN PERDARAHAN PASCAPERSALINAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Penanganan perdarahan pasca persalinan pada prinsipnya adalah hentikan perdarahan, cegah/atasi syok, ganti darah yang hilang dengan diberi infus cairan (larutan garam fisiologis, plasma ekspander, Dextran-L, dan sebagainya), transfusi darah, kalau perlu oksigen. Walaupun demikian, terapi terbaik adalah pencegahan. Mencegah atau sekurang-kurangnya bersiap siaga pada kasus kasus yang disangka akan terjadi perdarahan adalah penting. Tindakan pencegahan tidak saja dilakukan sewaktu bersalin, namun sudah dimulai sejak ibu hamil dengan melakukan "antenatal care" yang baik. Ibu-ibu yang mempunyai predisposisi atau riwayat perdarahan post partum sangat dianjurkan untuk bersalin di rumah sakit. Di rumah sakit, diperiksa kadar fisik, keadaan umum, kadar Hb, golongan darah, dan bila mungkin tersedia donor darah. Sambil mengawasi persalianan, dipersiapkan keperluan untuk infus dan obat-obatan penguat rahim. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Anemia dalam kehamilan, harus diobati karena perdarahan dalam batas batas normal dapat membahayakan penderita yang sudah menderita anemia. Apabila sebelumnya penderita sudah pernah mengalami perdarahan post partum, persalinan harus berlangsung di rumah sakit. Kadar fibrinogen perlu diperiksa pada perdarahan banyak, kematian janin dalam uterus, dan solutio plasenta.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dalam kala III, uterus jangan dipijat dan didorong kebawah sebelum plasenta lepas dari dindingnya. Penggunaan oksitosin sangat penting untuk mencegah perdarahan pascapersalinan. Sepuluh satuan oksitosin diberikan intramuskular segera setelah anak lahir untuk mempercepat pelepasan plasenta. Sesudah plasenta lahir, hendaknya diberikan 0,2 mg ergometrin, intramuskular. Kadang-kadang pemberian ergometrin setelah bahu depan bayi lahir pada presentasi kepala menyebabkan plasenta terlepas segera setelah bayi seluruhnya lahir; dengan tekanan pada fundus uteri, plasenta dapat dikeluarkan dengan segera tanpa banyak perdarahan. Namun salah satu kerugian dari pemberian ergometrin setelah bahu bayi lahir adalah terjadinya jepitan (trapping) terhadap bayi kedua pada persalinan gameli yang tidak diketahui sebelumnya. Pada perdarahan yang timbul setelah anak lahir, ada dua hal yang harus segera dilakukan, yaitu menghentikan perdarahan secepat mungkin dan mengatasi akibat perdarahan. Tetapi apabila plasenta sudah lahir, perlu ditentukan apakah disini dihadapi perdarahan karena atonia uteri atau karena perlukaan jalan lahir. Pada perdarahan yang disebabkan oleh atonia uteri, dengan segera dilakukan massage uterus dan suntikan 0,2 mg ergometrin intravena.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;strong&gt;CONTOH KASUS&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;DATA SUBYEKTIF&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ibu "TP" umur 26 tahun bersalin pada pukul 10.00 wita. 2 jam setelah plasenta lahir, ibu mengeluh pusing dan mengantuk. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;DATA OBYEKTIF&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Keadaan umum  lemah, kesadaran ibu samnolen, tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 100 x/menit, respirasi 30 x/menit dan suhu 36&lt;sup&gt;0 &lt;/sup&gt;C. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ibu tampak pucat, ekstremitas teraba dingin serta warna kuku tampak pucat, TFU 1 jari diatas pusat, tidak ada kontraksi, kandung kemih kosong, dan pengeluaran darah dari vagina ± 600 cc.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;ASSESMENT&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;P&lt;sub&gt;3003 &lt;/sub&gt; P Spt B 2 jam post partum dengan atonia uteri&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Resiko terjadi syok hemoragik&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;PERENCANAAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Informasikan   hasil   pemeriksaan   bahwa ibu   mengalami atonia uteri atau uterus tidak dapat berkontraksi dengan baik&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Pastikan kembali kandung kemih dalam keadaan kosong, sehingga memudahkan uterus berkontraksi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Lakukan masase uterus&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Lakukan penatalaksanaan atonia uteri&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Evaluasi atau bersihkan bekuan darah atau selaput ketuban&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Lakukan kompresi bimanual interna atau KBI &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Bila uterus berkontraksi, pertahankan KBI selama 1-2 menit, keluarkan tangansecara hati-hati dan lakukan pengawasan kala IV.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Bila uterus tidak berkontraksi, lakukan kompresi bimanual eksterna atau KBE yang dilakukan oleh asisten atau keluarga, kemudian keluarkan tangan (KBI) secara hati-hati dan suntikkan methyl ergometrin 0,2 mg i.m. pasang infuse RL + 20 IU oksitosin (grojog), lakukan lagi KBI.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Bila uterus berkontraksi, lakukan pengawasan kala IV.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Bila uterus tidak berkontraksi, lakukan rujukan sambil melakukan KBE. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Bobak.2004.&lt;em&gt;Keperawatan Maternitas&lt;/em&gt;.Jakarta:EGC&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;www.ummukautsar.wordpress.com//KALA-IV-persalinan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;a href='http://www.scribd.com/doc//PENDARAHAN-PASCA-PERSALINAN'&gt;www.scribd.com/doc//PENDARAHAN-PASCA-PERSALINAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;www.hafifahparwaningtyas.wordpress.com//masalah-pada-persalinan-kala-iv&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-3604866933082499852?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/3604866933082499852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=3604866933082499852&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/3604866933082499852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/3604866933082499852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2011/12/perdarahan-post-partum-primer.html' title='PERDARAHAN POST PARTUM PRIMER'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-2789753087224064374</id><published>2011-12-31T21:44:00.001+08:00</published><updated>2011-12-31T21:44:01.533+08:00</updated><title type='text'>KEHAMILAN DENGAN GANGGUAN KEJIWAAN</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:16pt'&gt;&lt;strong&gt;KEHAMILAN DENGAN GANGGUAN KEJIWAAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;ASPEK PSIKOLOGIK PADA KEHAMILAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perempuan dewasa, pada saat memasuki masa pubertas akan mengalami perubahan-perubahan fisik dan psikis yang dapat berkembang baik secara fisiologik maupun patoligik. Pada masa hamil, perubahan-perubahan ini juga dirasakan sebagai beban sesuai dengan pertumbuhan kehamilan dan puncaknya akan terjadi pada saat persalinan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perubahan psikologik pada perempuan dewasa dapat digolongkan dalam empat kelompok, sesuai dengan urutan perubahan fungsi kodrati sebagai perempuan yang berbentuk:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Persiapan menanti kehamilan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perubahan psikologik selama kehamilan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perubahan psikologik di waktu persalinan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perubahan psikologik selama masa nifas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pada masa persiapan kehamilan perempuan dapat dihantui oleh beberapa hal, misalnya khawatir untuk bisa atau tidak hamil, apakan keadaan alat reproduksi baik atau tidak, dan apakah keadaan spermatozoa suami cukup baik sehingga dapat membuahi ovum yang diproduksi perempuan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 35pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pada masa kehamilan perempuan dapat dihantui beberapa pertanyaan yang dapat menimbulkan perubahan psikologik perempuan antara lain pertumbuhan janinku baikkah, terjadi cacat bawaan atau tidak, bila minum obat tertentu apakah berpengaruh atau tidak, kehamilan ini kembar atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 35pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dengan melihat hal tersebut diatas maka perempuan dewasa harus dipersiapkan psikisnya agar dapat menghadapi dan menjalani kehamilan dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;KEHAMILAN SEBAGAI TRANSISI PERKEMBANGAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kehamilan sama halnya dengan menarche dan menopause, adalah tahap utama perkembangan kehidupan seorang perempuan. Kehamilan dapat membawa kegembiraan dan sebaliknya merupakan peristiwa penuh tekanan dan tantangan, khususnya pada kehamilan yang pertama. Banyak konflik yang akan timbul seperti adanya tanggung jawab sebagai ibu, kebutuhan akan karier, atau tugas sebagai istri dan ibu. Respons perempuan terhadap kehamilannya berhubungan dengan 5 variabel berikut:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 106pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Riwayat kehidupan keluarga&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kepribadian&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Situasi kehidupan saat itu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pengalaman kehamilan sebelumnya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Keadaan dan pengalaman kehamilan sekarang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perkembangan psikologis selama kehamilan bervariasi menurut tahap kehamilan. Saat trimester pertama hal utama yang terjadi adalah usaha menggabungkan janin, yang merupakan kesatuan dari dirinya dan pasangan. Pada trimester kedua, dengan mengenali gerakan janin, ibu akan menyadari bahwa janin adalah individu yang berdiri sendiri, yang menpunyai kebutuhan sendiri yang sementara tinggal di dalam tubuhnya. Pada trimester ketiga perempuan tersebut akan mendapati dirinya sebagai calon ibu dan mulai menyiapkan dirinya untuk hidup bersama bayinya dan membangun hubungan dengan bayinya. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 35pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perubahan psikis yang terjadi selama kehamilan sangat menentukan. Hal ini dapat mengubah prilaku saat dan sesudah persalinan. O'Hara dan kawan-kawannya menyatakan bahwa ibu hamil dengan latar belakang kelainan psikologik akan memerlukan perhatian khusus untuk meringankan beban psikologik yang diderita. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;GANGGUAN PSIKIATRIK DALAM KEHAMILAN.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kehamilan adalah periode penuh stress secara emosional, yang dimanifestasikan dengan adanya emosi yang labil dan mudah tersinggung. Ini merupakaan dasar terjadi kelainan psikologik pada saat masa kehamilan. Pada saat perawatan antenatal, perlu digali faktor-faktor atau data fokus yang menjadi faktor predisposisi terjadinya gangguan psikologik yang meliputi:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 75pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Riwayat pasien dan keluarga dengan gangguan psikiatri&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 147pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Gaya kehidupan yang menyendiri&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Riwayat pelecehan seksual, fisik/ emosional, dan drug abuse.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol style='margin-left: 111pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Problem psikologik yang pernah dialami&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 147pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Masalah dengan keluarga saat perkawinan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kematian anggota keluarga atau teman dekat saat kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Konflik tentang pengasuhan anak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol style='margin-left: 111pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Riwayat reproduksi kurang baik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 147pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Riwayat kesulitan dengan kehamilan, persalinan, atau depresi pascapersalinan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Riwayat kematian janin intrauterin atau kematian segera setelah lahir.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Riwayat persalinan dengan kelainan kongenital.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Riwayat abortus berulang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Riwayat pseudosiesis atau hiperemesis. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Keadaan tersebut diatas harus dipelajari dengan baik dan ibu hamil disiapkan untuk meningkatkan rasa percaya diri agar siap menghadapi proses kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;DEPRESI PADA KEHAMILAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Istilah depresi adalah istilah yang menyangkut mood, gejala atau sindroma. Mood atau feeling blue adalah perasaan seseorang yang berkaitan dengan perasaan sedih atau frustasi. Sindroma adalah sekumpulan gejala yang berhubungan dengan perubahan mood. Depresi dapat menyebabkan perubahan nafsu makan dan berat badan, menyebabkan gangguan tidur, menghambat perawatan diri, gagal mengikuti pedoman prenatal dan bunuh diri. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Faktor predisposisi yang biasanya menyebabkan depresi adalah depresi sebelumnya, kurang dukungan sosial, peristiwa hidup yang menyebabkan stres, pernah melakukan percobaan bunuh diri atau riwayat percobaan bunuh diri dalam keluarga, penyakit medis atau obat – obatan, dan gangguan tidur.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dalam penegakan diagnosis,lima atau lebih gejala berikut, termasuk satu dari dua gejala pertama harus terlihat selama sekurang – kurangnya 2 minggu agar diagnosis depresi bisa ditegakkan yakni depresi alam perasaan sepanjang hari hampir setiap hari, susah tidur atau tidur berlebih, peningkatan atau penurunan berat badan, penurunan nafsu makan, keletihan, perasaan tidak berharga atau bersalah, agitasi psikomotor atau retardasi, ketidakmampuan berkonsentrasi atau membuat keputusan, minat dan kesenangan dalam melakukan aktivitas menurun drastis sepanjang hari hampir setiap hari atau sering  terlintas pikiran tentang kematian dan/atau bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Permasalahan yang berkaitan dengan kondisi kejiwaan termasuk depresi, selain berdampak pada diri sendiri bisa berimplikasi atau berpengaruh tidak baik terhadap kondisi kesehatan janin yang ada di dalam kandungan. perubahan fisik dan hormonal yang terjadi selama masa kehamilan sangat berpengaruh terhadap kondisi wanita yang sedang hamil. Depresi yang tidak ditangani akan memiliki dampak yang buruk bagi ibu dan bayi yang dikandungnya. Ada 2 hal penting yang mungkin berdampak pada bayi yang dikandungnya, yaitu timbulnya gangguan pada janin yang masih di dalam kandungan dan munculnya gangguan kesehatan pada mental si anak nantinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Depresi yang dialami, jika tidak disadari dan ditangani dengan sebaik – baiknya akan mengalihkan perilaku ibu kepada hal – hal yang negatif seperti minum-minuman keras, merokok dan tidak jarang sampai mencoba untuk bunuh diri. Hal inilah yang akan memicu terjadinya kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan yang rendah, abortus dan gangguan perkembangan janin. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kelahiran bayi prematur juga akan menjauhkan dekapan seorang ibu terhadap bayi yang dilahirkan , karena si bayi akan ditempatkan di inkubator tersendiri. Apalagi jika sudah mengalami depresi dengan keinginan bunuh diri, bisa saja membuat langsung janinnya meninggal. Ibu yang mengalami depresi ini tidak akan mempunyai keinginan untuk memikirkan perkembangan kandungannya dan bahkan kesehatannya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;PSIKOSA PADA KEHAMILAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Psikosa adalah tingkah laku secara keseluruhan dalam kepribadiannya berpengaruh tidak ada kontak dengan realitas, pada umumnya gejalanya tidak mampu melakukan partisipasi sosial. Sering ada gangguan bicara, kehilangan orientasi terhadap lingkungan. Aspek sosialnya membahayakan orang lain dan diri sendiri perlu perawatan rumah sakit. Ada lima sindroma klasik yang menyertai sebagian besar pola psikosa yakni :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perasan sedih, bersalah dan tidak mampu yang mendalam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Keadaan terangsang yang tidak menentu dan tidak terorganisasi, disertai pembicaraan dan motorilk yang berlebihan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Regresi ke otisme manerisme pembicaran dan perilaku, isi pikiran yanng berlawanan, acuh tak acuh terhadap harapan sosial.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Preokupasi yang berwaham, disertai kecurigaan, kecendrungan membela diri atau rasa kebesaran&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Keadaan bingung dan delirium dengan disorientasi dan halusinasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 35pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Psikosa umumnya terbagi dalam dua golongan besar yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 71pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Psikosa fungsional&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Merupakan gangguan yang disebakan karena terganggunya fungsi sistem transmisi sinyal pengahantar saraf ( neurotransmitter ). Factor penyebabnya terletak pada aspek kejiwaan, disebabkan karena sesuatu yang berhubungan dengan bakat keturunan, bisa juga disebabkan oleh perkembangan atau penglaman yang terjadi selama sejarah kehidupan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Psikosa organik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Merupakan gangguan jiwa yang disebabkan karena ada kelainan atau gangguan pada aspek tubuh, misalnya ada tumor atau infeksi pada otak, keracunan ( intoksikasi ) NAPZA.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Adapun jenis-jenis psikosa yaitu terdiri atas :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 63pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Skizofrenia&lt;br/&gt;Skizofrenia merupakan jenis psikosa yang paling sering dijumpai. Skizofrenia pada kehamilan dapat muncul bila terjadi interaksi antara abnormal gen dengan :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Virus atau infeksi lain selama kehamilan yang dapat menganggu perkembangan otak janin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Menurunnya autoimun yang mungkin disebabkan infeksi selama kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Komplikasi kandungan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kekurangan gizi yang cukup berat, terutama pada trimester kehamilan.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;								&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Selanjutnya dikemukakan bahwa orang yang sudah mempunyai faktor epigenetik tersebut, bila mengalami stresor psikososial dalam kehidupannya, maka risikonya lebih besar untuk menderita skizofrenia dari pada orang yang tidak ada faktor epigenetik sebelumnya.Karakteristik dari skizofrenia adalah adanya gangguan pikiran, persepsi seperti halusinasi pendengaran, waham kebesaran, sosiasi longgar dan bicara kacau. Selama fase akut, kehamilan dan skizofrenia sering mengalami eksaserbasi gejala psikotik, waham cenderung aneh dan ada hubungannya dengan perubahan fisik dan pergerakan janin pada kehamilan. Halusinasi pendengaran mempengaruhi langung pada kehamilan, misalnya suara menginstruksikan memukul perut agar janin keluar. Wanita hamil dengan adanya psikotik menolak kehamilannya sampai melahirkan.&lt;br/&gt;Pasien dengan gangguan skizoafektif, seperti pada mereka dengan skizofrenia, memiliki gangguan psikotik kronik bersama dengan gejala mood utama. Psikosis jarang berkurang walaupun gejala mood sering membaik. Gangguan skizoafektif berbeda dari gangguan mood yang lain dimana tidak terdapat gejala psikotik atau gejala psikotik biasanya berespon terhadap antipsikotik.&lt;br/&gt;Penelitian menunjukkan bahwa komplikasi obsestrik banyak ditemukan pada wanita hamil skizofrenia dan bayinya juga memiliki berat badan lahir rendah (BBLR).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Paranoid&lt;br/&gt;Paranoid ditandai adanya kecurigaan yang tidak beralasan terus menerus yang pada puncaknya bisa menjadi tingkah laku yang agresif. Emosi dan pikiran penderita masih berjalan baik dan saling berhubungan. Jalan pikiran cukup sistematis, mengikuti suatu logika yang baik dan teratur, tetapi berakhir dengan interpretasi yang menyeleweng dari kenyataan.&lt;br/&gt;Adapun cara pencegahan yang dapat dilakukan pada penderita psikosa adalah dengan memperhatikan hal-hal berikut :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 107pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Informasi  ANC rutin&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Nutrisi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Relaksasi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Senam hamil&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Latihan pernafasan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;PSIKONEUROSA PADA KEHAMILAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Psikoneurosa atau dengan singkat dapat disebutkan sebagai neurosa saja adalah gangguan berupa ketegangan pribadi yang terus menerus akibat adanya konflik dalam diri orang bersangkutan dan akhirnya orang tersebut tidak dapat mengatasi konfliknya.Oleh karena ketegangannya tidak mereda akhirnya neurosis (suatu kelainan mental dengan kepribadian terganggu yang ringan seperti cemas yang kronis, hambatan emosi, sukar tidur, kurang perhatian terhadap lingkungan dan kurang memiliki energi).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Oleh karena itu, psikoneurosis bukanlah suatu penyakit. Penderita psikoneurosis biasanya adalah orang yang taraf kecerdasannya cukup tinggi. Mereka cukup kritis untuk menilai situasi atau motif-motif yang saling bertentangan sehingga mereka sangat merasakan adanya konflik. Sebaliknya, orang yang tidak cukup tinggi taraf kecerdasannya, kurang kritis untuk mengerti konflik-konflik yang ada. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Berbeda dengan gangguan psikotik, pada psikoneurosa tidak terjadi disorganisasi kepribadiaan yang serius dalam kaitannya dengan realitas eksternal. Biasanya penderita memiliki sejarah hidup penuh kesulitan, dibarengi tekanan-tekanan batin dan peristiwa yang luar biasa atau mengalami kerugian psikis yang besar sekali, karena terampas dari lingkungan sosial yang baik kasih sayang sejak usia yang sangat muda. Proses pengkondisian yang buruk terhadap mental pasien itu menumbuhkan simpton-simpton mental yang patologis atau menimbulakan macam-macam bentuk gangguan mental.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dengan demikian, gejala atau karakteristik dari penderita psikoneurosa diantaranya penderita tidak mampu mengadakan adaptasi terhadap lingkungannya, tingkah lakunya jadi abnormal dan aneh-aneh serta penderita biasanya tidak mengerti dirinya sendiri dan membenci pula diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sebab-sebab yang utama penyakit psikoneurosa atau lebih popular disingkat dengan neurosa, antara lain ialah factor-faktor psikologis dan cultural, yang menyebabkan timbulnya banyak stress dan ketegangan-ketegangan kuat yang kronis pada seseorang. Sehingga pribadi mengalam frustasi dan konflik-konflik emosional dan pada akhirnya mengalami satu mental breakdown.Sebab-sebab lainnya adalah diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ketakutan terus menerus dan sering tidak rasional. Misalnya : bagi ibu hamil, takut memikirkan terus sakitnya melahirkan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ketidakseimbangan pribadi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Konflik-konflik internal yang serius, khususya yang sudah diimulai sejak masa kanak-kanak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kurang adanya usaha dan kemauan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Lemahnya pertahanan diri ( memakai defence mechanism yang negative ).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Macam-macam psikoneurosa menurut gejalanya yakni :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 71pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anxiety neuroses atau neurosis kecemasan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Merupakan kondisi psikis dalam ketakutan dan kecemasan yang kronis, tidak ada rangsangan yang spesifik yang menyebabkan kecemasan tersebut. &lt;br/&gt;Ada saja yang mencemaskan hatinya dan hampir setiap peristiwa menjadi penyebab timbulnya rasa cemas serta takut. Misalnya takut kalau mati, takut menjadi gila, dan macam-macam ketakutan serta kecemasan yang tidak bisa dimasukkan dalam kategori fobia. Emosi pasien tidak stabil, ia sangat sensitif, cepat tersinggung dan marah, dan sering mengalami keadaan excited atau gempar-gelisah. Namun ia juga cepat menjadi depresif, disertai bermacam-macam fantasi, delusi, ilusi dan rasa dikejar-kejar oleh sesuatu yang tidak jelas. Dirinya selalu diliputi ketegangan-ketegangan emosional dan diganggu bayangan-bayangan kesulitan yang imajiner atau semu. Pasien sering merasa mual dan muntah; badannya selalu lelah, menderita sesak nafas, banyak berkeringat; bergemetaran dan kadangkala menderita murus. &lt;br/&gt;Penyebab Neurosa Kecemasan antara lain : kecemasan, ketakutan, kesusahan dan kegagalan-kegagalan yang bertubi-tubi. Pasien lalu mengadakan penekanan atau represi terhadap emosi-emosi negative akibat kegagalan tadi. Namun semuanya tidak bisa berlangsung dengan sempurna. &lt;br/&gt;Menurut Sigmund freud, neurosa kecemasan juga disebabkan oleh dorongan-dorongan seksual yang tidak terpuaskan dan terhambat-hambat, sehingga mengakibatkan timbulnya banyak konflik batin, ketakutan dan kecemasan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Histeria&lt;br/&gt;Histeria adalah gangguan atau disorder psikoneurotik, khas diciri-cirikan oleh emosioanalitas extrim dan mencakup macam-macam gangguan psikis, sensoris, motoris, fasomotor dan alat pencernaan, disebabkan oleh usaha represi dalm macam-macam konflik dalam kehidupan kesadaran . Histeria dapat ditangani dengan psikoterapi berupa konsultasi pada dokter atau psikiater dan tentunya ada dukungan atau motivasi dari orang-orang di sekitar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Neurosis Obsesif Kompulsif&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Gangguan ini ditandai oleh dorongan dan obsesi berulang yang cukup berat dan menyebabkan tekanan emos yang nyata. Obsesi adalah ide yang menetap, pikiran atau impuls yang tidak masuk akal, misalnya keinginan. Sedangkan kompulsi adalah tingkah laku yang berulang-ulang yang dilakukan sebagai respon atas obsesi. Tingkah laku kompulsif dan pikiran obsesif dapat pula mempengaruhi atau menyebabkan tekanan mental pada wanita hamil. Psikoterapi membantu wanita hamil yang mengalami kecemasan untuk mengatasi ketakutan dan kecemasan yang berhubungan dengan kehamilannya. Dengan mendiskusikan pikiran dan perasaan yang mengganggu menyebabkan dapat lepas dari tekanan. Pengurangan gejala kecemasan membuat wanita tersebut dapat berfungsi lebih efektif dalam hubungan pribadi dan keluarga dengan sendirinya kecemasan itu akan hilang. Pada wanita dengan gangguan obsesif kompulsif dimana obsesi menetap dan kecemasan yang tidak dapat ditoleransi rawat inap mungkin diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;KELAINAN PSIKOLOGIK LAIN PADA MASA KEHAMILAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;    Ada beberapa kelainan psikiatrik pada ibu hamil, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 54pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ansietas&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ansietas merupakan satu keadaan yang ditandai oleh rasa khawatir disertai dengan gejala somatik yang menandakan suatu kegiatan berlebihan dari Susunan Saraf Autonomic (SSA). Ansietas merupakan gejala yang umum tetapi non-spesifik yang sering merupakan satu fungsi emosi. Sedangkan depresi merupakan satu masa terganggunya fungsi manusia yang berkaitan dengan alam perasaan yang sedih dan gejala penyertanya termasuk perubahan pola tidur dan nafsu makan, psikomotor, konsentrasi, kelelahan, rasa putus asa dan tak berdaya, serta gagasan bunuh diri.Ansietas dan gangguannya dapat muncul dalam berbagai tanda dan gejala fisik dan psikologik seperti gemetar,  rasa goyah, nyeri punggung dan kepala, ketegangan otot, napas pendek, mudah lelah, sering kaget, hiperaktivitas autonomik seperti wajah merah dan pucat,  berkeringat, tangan rasa dingin, diare, mulut kering, sering kencing, rasa takut, sulit konsentrasi, insomnia, libido turun, rasa mengganjal di tenggorok, rasa mual di perut dan sebagainya. Gejala utama dari depresi adalah efek depresif, kehilangan minat dan kegembiraan, dan berkurangnya energi yang menuju meningkatnya keadaan mudah lelah (rasa lelah yang nyata sesudah kerja sedikit saja) serta menurunnya aktivitas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Personality Disorders&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Diagnosis ditegakkan sebagai :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 92pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Paranoid, Schisoid atau schizotypical personality (penderita kepribadian ini adalah tertutup, mengucilkan diri, dan menyendiri serta menjauh dari kehidupan sosial)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Histerionic, narcissistic, antisocial&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Avoidant (kondisi yang ditandai dengan rasa malu ekstrim dan kepekaan terhadap penolakan), dependent, compulsive, and passive/aggressive personality&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perhatikan faktor genetiknya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;3. Major Mood Disorders&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Maniac and depressive episode&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Depresi berat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perhatikan fakta dan gejala yang timbul. Perhatikan pula apakah ada faktor genetic, substance abuse, hipertiroid, atau tumor otak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;MANAJEMEN GANGGUAN PSIKOLOGIK PADA KEHAMILAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;DATA FOKUS ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU YANG MENGALAMI GANGGUAN PSIKOLOGIK&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tanggal Pengkajian:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;    Pukul: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;A DATA SUBJEKTIF&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;I. Biodata&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Nama Pasien:                         Nama Suami: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Umur:                             Umur: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Suku/bangsa:                         Suku/bangsa : &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Agama:                         Agama: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pendidikan :                        Pendidikan: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pekerjaan :                         Pekerjaan: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Alamat:                         Alamat:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;II. Keluhan Utama: Mengeluh sering merasa cemas, mudah tersinggung dan nafsu makan berkurang serta istirahat tidak nyenyak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;III. Data Kebidanan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Haid&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Status Perkawinan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pola nutrisi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pola aktivitas&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Psikososial&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;B.DATA OBJEKTIF&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;I. Pemeriksaan Fisik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;a. Keadaan umum&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;b. Vital sign&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;II. Pemeriksaan Obstetri&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;a. Darah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;b. Gol. Darah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;c.  Urine&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;d. Protein&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;e. Glukosa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;III. Pemeriksaan Obstetri&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;a. Inspeksi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 108pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;1. Kepala&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 144pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Mata&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 144pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Muka&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 144pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Mulut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 108pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;2. Leher&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 108pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;3. Payudara&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 108pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;4. Perut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 108pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;5. Genetalia Eksterna&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 108pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;6. Perineeum&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;C.ASSESMENT&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Diagnosa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;G..P…….UK….minggupreskep &lt;span style='text-decoration:underline'&gt;U&lt;/span&gt; puka T/H PP dengan gejala kelainan psikologis dalam kehamilan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;    D. PLANNING&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul style='margin-left: 54pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Berikan informasi yang lengkap seputar kehamilan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anjurkan ibu melakukan ANC secara rutin&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ajarkan dan berikan latihan-latihan untuk dapat menguasai otot-otot, istirahat dan pernafasan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Hindari kata-kata dan komentar yang dapat mematahkan semangat si wanita &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dengarkan dan berilah tanggapan apabila pasien menyatakan keluhannnya. Lakukan pemeriksaan secara cermat. Apabila diperlukan, periksa pelengkap diagnostic dengan pemeriksaan laboratorium atau USG, foto rontgen,dan sebagianya untuk mendapatkan keyakinan dan kemantapan langkah-langkah kehamilan dan persalinan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ajak dan arahkan pasien dan keluarganya pada persiapan untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan penyulit pada saat kehamilan dan persalinan sedemikian rupa sehingga pasien atau keluarganya mempunyai kepercayaan yang tinggi terhadap kemampuan dokter/sarana pelayanan yang ada. Informasi yang jelas dan terbuka disetai dengan komunikasi yang baik dengan suami dan keluarga ibu hamil tersebut akan merupakan dukungan yunag sangat berarti.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anjurkan suami untuk berkonsultasi kepada dokter, psikolog atau psikiatri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Saifuddin, Abdul Bari. 2008. &lt;em&gt;Ilmu Kebidanan&lt;/em&gt;. Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sinclair, Constance. 2009. &lt;em&gt;Buku Saku Kebidanan&lt;/em&gt;. Jakarta : EGC &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-2789753087224064374?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/2789753087224064374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=2789753087224064374&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/2789753087224064374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/2789753087224064374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2011/12/kehamilan-dengan-gangguan-kejiwaan.html' title='KEHAMILAN DENGAN GANGGUAN KEJIWAAN'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-3144605162619907320</id><published>2011-12-31T21:40:00.001+08:00</published><updated>2011-12-31T21:40:13.680+08:00</updated><title type='text'>KELAINAN LETAK DALAM KEHAMILAN</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center; margin-left: 21pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:14pt'&gt;&lt;strong&gt;KELAINAN LETAK DALAM KEHAMILAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;PRESENTASI SUNGSANG&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:black'&gt;PENGERTIAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Letak sungsang merupakan suatu letak dimana bokong bayi merupakan bagian rendah dengan atau tanpa kaki, keadaan dimana janin terletak memanjang dengan kepala di fundus uteri dan bokong berada di bagian bawah kavum uteri. Ada 3 tipe letak sungsang, yaitu: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style='text-align: center'&gt;&lt;table border='0' style='border-collapse:collapse'&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style='width:322px'/&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign='top'&gt;&lt;tr&gt;&lt;td vAlign='middle'&gt;&lt;p style='text-align: justify'/&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td vAlign='middle'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Gambar Kelainan Letak Sungsang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;Presentasi bokong murni (frank breech) (50-70%).&lt;/em&gt; Pada presentasi bokong akibat ekstensi kedua sendi lutut, kedua kaki terangkat ke atas sehingga ujungnya terdapat setinggi bahu atau kepala janin. Dengan demikian pada pemeriksaan dalam hanya dapat diraba bokong. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;Presentasi bokong kaki sempurna ( complete breech ) ( 5-10%).&lt;/em&gt; Pada presentasi bokong kaki sempurna disamping bokong dapat diraba kaki. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;Presentasi bokong kaki tidak sempurna dan presentasi kaki ( incomplete or footling ) (10-30%)&lt;/em&gt;. Pada presentasi bokong kaki tidak sempurna hanya terdapat satu kaki di samping bokong, sedangkan kaki yang lain terangkat ke atas. Pada presentasi kaki bagian paling rendah adalah satu atau dua kaki. &lt;/span&gt;Selain bokong bagian terendah juga kaki dan lutut, terdiri dari :&lt;span style='color:black'&gt;&lt;br /&gt;							&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kedua kaki    : Letak kaki sempurna&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Satu kaki    : Letak kaki tidak sempurna, frekuensi 24 %.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ke dua lutut    : Letak lutut sempurna&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Satu lutut    : Letak lutut tidak sempurna, frekuensi 1%.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Posisi bokong ditentukan oleh Sacrum, ada 4 posisi yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sacrum kiri depan (Left Sacrum Anterior)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sacrum Kanan Depan (Right Sacrum Anterior)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sacrum Kiri Belakang (Left Sacrum Posrerior)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sacrum Kanan Belakang (Right Sacrum Posterior)&lt;span style='color:black'&gt;&lt;br /&gt;							&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pada dasarnya sampai bayi berusia 34 minggu, letak bayi masih bebas. Artinya, letak kepala bisa di atas atau di bawah. Ini terjadi karena pada permulaan kehamilan, berat janin relatif lebih rendah dibandingkan dengan rahim. Akibatnya, janin masih bebas bergerak. Dan menginjak usia 28-34 minggu kehamilan, berat janin makin membesar, sehingga tidak bebas lagi bergerak. Pada usia tersebut, umumnya janin sudah menetap pada satu posisi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;PENYEBAB&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Faktor predisposisi dari letak sungsang adalah:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div&gt;Sudut Ibu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Keadaan rahim    : &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 85pt'&gt;&lt;li&gt;Rahim arkuatus&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Septum pada rahim&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Uterus Dupletis&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mioma bersama kehamilan&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol style='margin-left: 49pt'&gt;&lt;li&gt;Keadaan plasenta    :&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 85pt'&gt;&lt;li&gt;Plasenta retak rendah&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Plasenta previa&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol style='margin-left: 49pt'&gt;&lt;li&gt;Keadaan jalan lahir      :&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 90pt'&gt;&lt;li&gt;Kesempitan panggul&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Difermitas tulang panggul&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terdapat tumor yang menghalangi jalan lahir dan perputaran keposisi kepala&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sudut janin&lt;br/&gt;Pada janin terdapat berbagai keadaan yang menyebabkan letak sungsang    :&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 108pt'&gt;&lt;li&gt;Tali pusat pendek atau lilitan tali pusat&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hidrosefalus atau Anensefalus&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kehamilan kembar&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hidramnion atau Oligohidramnion&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Prematuritas&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 108pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Presentasi bokong dapat diketahui dengan pemeriksaan palpasi abdomen. Maneuver Leopold perlu dilakukan pada setiap kunjungan perawatan antenatal, bila umur kehamilannya &lt;span style='text-decoration:underline'&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt; 34 minggu. Untuk memastikan apabila masih terdapat keraguan pada pemeriksaan palpasi, dapat dilakukan pemeriksaan dalam vagina dan/atau pemerikaan USG. Keberhasilan untuk menemukan adanya presentasi bokong pada masa kehamilan sangat penting oleh karena adanya prosedur versi luar yang direkomendasikan guna menurunkan insiden persalinan dengan presentasi selain kepala dan persalinan bedah sesar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan yang hanya menunjukkan adanya presentasi bokong saja belum cukup untuk membuat perkiraan besarnya resiko guna pengambilan keputusan cara persalinan yang hendak dipilih. Taksiran berat janin, jenis presentasi bokong, keadan selaput ketuban, ukuran dan struktur tulang panggul ibu, keadaan hiperekstensi kepala janin, kemajuan persalinan, pengalaman penolong, dan ketersediaan fasilitas pelayanan intensif neonatal merupakan hal-hal yang penting untuk diketahui.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Peran USG penting untuk diagnosa dan penilaian resiko pada presentasi bokong. Taksiran berat janin, penilaian volume air ketuban, konfirmasi letak plasenta, jenis persentasi bokong, keadaan hiperekstensi kepala, kelainan congenital, dan kesejahteraan janin dapat diperiksa menggunakan USG. Berat janin dapat diperkirakan dengan USG berdasarkan ukuran diameter biparietal, lingkar kepala, lingkar perut, dan panjang tulang femur. Gambaran USG tentang ekstremitas bawah dapat memberikan informasi tentang jenis presentasi bokong. Kesejahteraan janin dinilai berdasarkan score profil biofisik janin. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Keadaan hiperekstensi kepala janin (disebut &lt;em&gt;Stargazer fetus&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;flying fetus&lt;/em&gt;) adalah keadaan janin sedemikian sehingga tulang mandibula membentuk sudut &amp;gt; 105&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt; terhadap sumbu memanjang vertebra servikalis. Hiperekstensi didiagnosa menggunakan pemeriksaan radiografi atau USG. Terjadi pada sekitar 5% dari seluruh presentasi bokong pada umur kehamilan cukup bulan, hiperekstensi kepala janin merupakan kontraindikasi untuk persalinan pervaginal. Kepala akan sulit dilahirkan sehingga berisiko menimbulkan cedera medula spinalis leher.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Klasifikasi presentasi bokong dibuat terutama untuk kepentingan seleksi pasien yang akan dicoba persalinan pervagina. Terdapat 3 maca presentasi bokong, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bokong murni    (60-70% kasus)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bokong komplit    (10% kasus)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kaki        &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Varian presentasi kaki adalah presentasi bokong inkomplit, kaki komplit, kaki inkomplit dan lutut. Janin dengan presentasi kaki dan variannya direkomendasikan untuk tidak dilakukan persalinan pervaginam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;PENANGANAN / ASUHAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tujuan penanganan pada masa kehamilan adalah mencegah malpresentasi pada waktu persalinan. Pada saat ini ada 3 cara yang dipakai untuk mengubah presentasi bokong menjadi presentasi kaki yaitu versi luar, moksibusi, dan/atau akupunktur, dan posisi dada lutut pada ibu. Bukti-bukti tentang manfaat dan keamanan tindakan versi luar sudah cukup tetapi masih belum bagi tindakan moksibusi dan/atau akupunktur, dan posisi dada lutut. Dengan demikian, baru tindakan versi luar yang direkomendasikan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perubahan spontan menjadi presentasi kepala sebagian besar akan terjadi pada umur kehamilan 34 minggu, sehingga penemuan adanya presentasi bokong mulai kehamilan 34 minggu akan bermanfaat untuk pertimbangan melakukan tindakan versi luar. Versi luar adalah prosedur yang dilakukan dengan menggunakan tekanan  dan manuver tertentu pada perut ibu untuk mengubah presentasi janin menjadi presentasi kepala. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Prosedur versi luar cukup aman dan efektif. Komplikasi yang mungkin dapat terjadi adalah bradikardia janin yang bersifat sementara, solusio plasenta, komplikasi pada tali pusat, perdarahan feto-maternal dengan kemungkinan sensitisasi, dan KPD. Kejadian bedah sesar atas indikasi gangguan DJJ atau solusio plasenta setelah versi luar &amp;lt; 1%. Tingkat keberhasilannya 50-70%, (semakin meningkat pada multiparitas, presentasi selain bokong murni, volume air ketuban normal, letak lintang,/ &lt;em&gt;oblique&lt;/em&gt;). Dari jumlah yang berhasil dilakukan versi luar, 40%nya akan berhasil melahirkan secara pervaginam. Jika dibandingkan dengan kelompok yang tidak dilakukan versi luar, terjadi pengurangan 62% persalinan bukan presentasi kepala dan penurunan 45% bedah sesar pada kelompok yang dilakukan versi luar. Oleh karena keamanan dan keefektifitasnya, dianjurkan agar semua perempuan dengan presentasi selain kepala yang memenuhi persyaratan pada umur kehamilan mendekati atau saat cukup bulan diberi tawaran untuk dilakukan versi luar. Keadaan yang harus diketahui sebelum menawarkan versi luar adalah perkiraan berat janin, volume air ketuban, letak plasenta, dan morfologi janin normal.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kontraindikasi dilakukannya versi luar adalah semua keadaan kontraindikasi persalinan pervagina. Terdapat pula kontraindikasi yang sifatnya relative, yaitu KPD, oligohidramnion, perdarahan uterus yang tidak diketahui sebabnya, atau dalam persalinan kala I. Meskipun memiliki tingkat keberhasilan yang setara dengan perempuan tanpa riwayat bedah sesar, keamanan versi luar pada perempuan dengan riwayat bedah sesar masih belum cukup bukti.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Umur kehamilan terbaik untuk melakukan versi luar belum begitu jelas. Pada dasarnya semakin tua umur kehamilan, akan semakin kecil keberhasilannya, pada umumnya versi luar efektif dilakukan pada umur kehamilan 34-36 minggu. Versi luar dapat juga dilakukan sebelum umur kehamilan34 minggu, tetapi kemungkinan umum kembali lagi menjadi presentasi bokong cukup besar dan apabila terjadi komplikasi yang mengharuskan dilahirkannya dengan segera maka morbiditas karena prematuritasnya masih tinggi. Versi luar dapat dipertimbangkan untuk diulang bila sebelumnya gagal atau sudah berhasil, tetapi kembali menjadi presentasi bokong. Proses versi luar dapat dipermudah dan rasa tidak nyaman bagi pasien dengan penggunaan tokolitik (terbutalin 0,125-0,250 mg SC).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dianjurkan untuk melakukan versi luar ditempat yang memiliki fasilitas melakukan bedah sesar emergency. &lt;em&gt;Informed consent&lt;/em&gt; diperoleh setelah memberikan konseling yang berisi informasi tentang kemungkinan komplikasi, pilihan lain (SC), prognosis, dan bagaimana prosedur akan dilakukan. Pemeriksaan NST (&lt;em&gt;non stress test&lt;/em&gt;) perlu dilakukan sebelum dan sesudah prosedur dilakukan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Untuk melakukan versi luar, mula-mula bokong dikeluarkan dari pelvis dan diarahkan lateral sedikitnya sebesar 90&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;. Dengan langkah ini biasanya kepala akan bergerak 90&lt;sup&gt;0 &lt;/sup&gt;kearah yang berlawanan dengan bokong. Selain itu dilakukan manuver bersamaan pada kepala dan bokong untuk mengarahkan kepala kearah kaudal dan bokong kearah kranial. Apabila digunakan tokolitik (pastikan tidak kontraindikasi penggunaannya), pemberiannya antara 5-10 menit sebelum prosedur dilakukan. Dalam 1 kali sesi versi luar direkomendasikan dilakukan tidak lebih dari 2 kali upaya versi luar. Apabila belum berhasil dapat diulang pada sesi berikutnya, tergantung umur kehamilan dan keadaan persalinan pada waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='background: white'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;PRESENTASI LINTANG&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify; background: white'&gt;&lt;strong&gt;PENGERTIAN&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Letak lintang adalah bila dalam kehamilan atau dalam persalinan sumbu panjang janin melintang terhadap sumbu panjang ibu (termasuk di dalamnya bila janin dalam posisi oblique). Pada letak lintang janin melintang di dalam uterus dengan kepala pada sisi yang satu sedangkan bokong pada sisi yang lain. Pada umumnya bokong berada sedikit lebih tinggi daripada kepala janin, sedangkan bahu berada pada pintu atas panggul. Punggung janin dapat berada di depan (dorsoanterior), di belakang (dorsoposterior) atau di bawah (dorsoinferior). &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; background: white'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify; background: white'&gt;&lt;strong&gt;PENYEBAB&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Penyebab paling sering adalah kelemahan otot uterus dan abdomen. Kelaianan letak paling sering terjadi pada wanita paritas tinggi (grande multipara). Faktor lain yang mendukung terjadinya letak lintang adalah plasenta previa, selain itu juga ada beberapa faktor yang mendukung terjadinya letak lintang yaitu: kehamilan ganda, polihidramnion, abnormalitas uterus, pengkerutan pelvis, fibroid uterus yang besar.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pada ibu komplikasi yang bisa ditimbulkan adalah perdarahan antepartum, perdarahan postpartum, rupture uteri, kerusakan organ abdominal hingga kematian ibu. Pada janin dapat menyebabkan terjadinya prematuritas, bayi lahir dengan apgar skor yang rendah, prolapsus umbilicus, maserasi, asfiksia hingga kematian janin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;PENATALAKSANAAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dokter dapat mengusahakan untuk membenarkan posisi dengan cara versi external menjadi letak membujur dan presentasi kepala. Kecenderungan pengembalian posisi letak lintang menjadi posisi letak memanjang sulit dan seringnya beberapa dokter tidak menganjurkan versi chepalik eksternal sebelum kelahiran direncanakan, atau waktu datangnya persalinan. Resiko versi chepalik eksternal adalah terjadinya KPD dan tali pusat menumbung, atau persalinan prematur. Pada setiap kunjungan antenatal dokter seharusnya memeriksa letak, presentasi dan mendengarkan DJJ. Jika pemeriksaan USG tidak mendeteksi plasenta previa, pemeriksaan vagina dapat dilakukan untuk mendeteksi abnormalitas pelvik seperti, pengerutan pelvis. Pemeriksaan USG dapat mendeteksi abnormalitas fetus dan uterus.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ketika paru-paru bayi prematur, ibu seharusnya datang ke RS untuk dilakukan versi chepalik eksternal yang dilakukan ditempat kelahiran. Hal ini mungkin diikuti dengan induksi persalinan dengan oksitosin. Penekanan pada sisi lateral dapat diterapkan untuk membantu uterus dalam mempertahankan letak memanjang. DJJ dan kontraksi uterus dimonitor secara elektrik dan jika memingkinkan kondisi ibu benar-benar diperhatikan. Dalam persalinan ketika kepala bayi memasuki rongga pelvis membran dapat ruptur. Persalinan seharusnya dapat berjalan dengan normal. Pada beberapa kasus dimana wanita mempunyai riwayat obstetri atau terdapat komplikasi dalam persalinan, SC merupakan cara yang paling aman untuk melahirkan. Jika tindakan pencegahan tersebut tidak dilakukan, ketika persalinan dimulai bahu janin dapat turun kebawah ke rongga pelvis bagian depan dapat terjadi KPD dan penumbungan tali pusat yang disertai dengan penumbungan lengan janin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 54pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;ASUHAN KEBIDANAN PADA KELAINAN LETAK&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;PENGKAJIAN DATA &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt; text-decoration:underline'&gt;Pada Letak Sungsang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Data Subyektif&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dari anamnesa data yang diperoleh berdasarkan keluhan ibu antara lain klien merasakan perut terasa lebih keras dibagian ulu hati, gerakan janin lebih banyak dirasakan dibawah , keluhan ibu kadang sesak nafas, ulu hati terasa sakit, perut terasa penuh, nafsu makan berkurang dan kadang muntah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt; &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Data Obyektif&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan fisik dapat dilakukan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 67pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Palpasi menurut Leopold&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 81pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Leopold I    :Pada bagian fundus teraba 1 bagian keras, bulat dan melenting.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style='margin-left: 67pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Leopold II    :Pada bagian kiri atau kanan perut ibu teraba bagian kecil janin atau bagian datar, memanjang, ada tahanan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Leopold III     :Pada bagian bawah teraba 1 bagian besar dan lunak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol style='margin-left: 67pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Auskultasi : Dari auskultasi bunyi jantung janin biasanya terdengar paling keras pada daerah punggung anak sedikit di atas pusat &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt; text-decoration:underline'&gt;Pada Letak Lintang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Data Subjektif&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tanyakan kepada ibu :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 49pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Apakah perut ibu bagian atas atau bawah terasa kosong?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Apakah gerak janin terasa di bagian samping kanan atau kiri?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Apakah sebelumnya ibu sudah pernah melakukan pemeriksaan USG?  kalau sudah bagaimana hasilnya?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Apakah pada proses persalinan sebelumnya normal? Apakah ada bantuan alat pada saat proses kelahiran bayi? Jika persalinan dibantu dengan alat, apa alasannya. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Data Objektif&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Inspeksi abdomen tampak melebar ke samping dibandingkan pembesarannya ke atas,  sumbu memanjang janin melintang terhadap perut ibu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Palpasi  Leopold akan teraba :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kepala janin pada salah satu sisi yaitu kanan atau kiri, bokong pada sisi yang lain, di bagian atas dan bawah uterus tidak teraba kepala maupun bokong.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Fundus uteri lebih rendah dari yang diharapkan sesuai UK. Batas atasnya dekat pusat dan lebih lebar dari biasa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ekstremitas teraba berlawanan dengan letak kepala&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan auskultasi :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;DJJ terdengar paling jelas di bawah pusat dan tidak mempunyai arti diagnostik dalam penentuan letak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan ultrasonografi akan tampak kepala kanan atau kiri dengan punggung di bagian atas atau di bagian bawah. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;ASSESMENT&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt; text-decoration:underline'&gt;Letak Sungsang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;G..P……UK…. Minggu Presentasi Bokong  &lt;span style='text-decoration:underline'&gt;w&lt;/span&gt; Puki T/H &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt; text-decoration:underline'&gt;Letak Lintang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;G….P…. UK….Minggu Letak Lintang  T/H&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;PLANNING&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Informasikan hasil pemeriksaan kepada ibu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jelaskan kepada ibu tentang posisi janin ibu yang kemungkinan letaknya melintang atau sungsang berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Beri KIE tentang komplikasi bagi ibu dan janin yang bisa ditimbulkan dari kelainan letak lintang atau sungsang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Beri KIE dan bimbing ibu untuk melakukan knee-chest atau posisi lutut dada serta anjurkan ibu untuk melakukannya setiap hari minimal 2 kali sehari selama ± 5 menit, untuk mengembalikan posisi bayinya menjadi presentasi kepala&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anjurkan ibu untuk melakukan pemeriksaan USG (pada dokter ahli kebidanan yang telah ditunjuk bidan) untuk memastikan letak janin dan mengetahui penyebab dari letak lintang atau sungsang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Lakukan rujukan ke dokter ahli kebidanan untuk penanganan selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Cuninningham, F. Garry, dkk.2005. &lt;em&gt;Obstetri Williams&lt;/em&gt;. Jakarta : EGC&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1464/Menkes/per/X/2010&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Price, Anderson Sylvia, dkk. 2005. &lt;em&gt;Patofisiologi&lt;/em&gt;. Jakarta : EGC&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-3144605162619907320?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/3144605162619907320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=3144605162619907320&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/3144605162619907320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/3144605162619907320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2011/12/kelainan-letak-dalam-kehamilan.html' title='KELAINAN LETAK DALAM KEHAMILAN'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-3063413512024328924</id><published>2011-12-31T21:32:00.001+08:00</published><updated>2011-12-31T21:32:25.454+08:00</updated><title type='text'>PATOLOGI KEBIDANAN (KPD)</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:14pt'&gt;&lt;strong&gt;PATOLOGI KEBIDANAN (KPD)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;A.Definisi ketuban pecah dini (KPD) &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 54pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ketuban pecah dini adalah ketuban yang pecah spontan yang terjadi pada sembarang  usia kehamilan sebelum persalinan di mulai (William,2001) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum inpartu yaitu apabila pembukaan pada primipara kurang dari 3 cm dan pada multipara kurang dari 5 cm (mohtar,1998) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum terdapat tanda persalinan dan  di tunggu satu jam belum di mulainya tanda persalinan (manuaba,2001) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ketuban pecah dini adalah keluarnya cairan berupa air dari vagina setelah kehamilan berusia 22 minggu sebelum proses persalinan berlangsung dan dapat terjadi pada kehamilan preterm sebelum kehamilan 37 minggu maupun kehamilan aterm. (saifudin,2002) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ketuban dinyatakan pecah dini bila terjadi sebelum proses persalinan berlangsung.ketuban pecah dini di sebabkan oleh karena berkurangnya kekuatan membrane atau meningkatnya tekanan intra uteri atau kedua faktor tersebut.berkurangnya kekuatan membrane disebabkan adanya infeksi yang dapat berasal dari vagina servik (sarwono prawiroharjop,2002) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Adalah pecahnya ketuban sebelum in partu, yaitu bila pembukaan primi kurang dari 3 &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;cm dan pada multipara kurang dari 5 cm. ( Sarwono Prawirohardjo, 2005 ) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Prinsip dasar : &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ketuban pecah dini merupakan masalah penting dalam obstetric berkaitan dengan penyulit kelahiran premature dan terjadinya infeksi khoriokarsinoma sampai sepsis, yang meningkatkaan morbiditas dan mortalitas perinatal dan menyebabkan infeksi ibu. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ketuban pecah dini disebabkan oleh karena berkurangnya kekuatan membrane atau meningkatnya tekanan intrauterine atau oleh kedua faktjor tersebut. Berkurangnya kekuatan membrane disebabkan oleh adanya infeksi yang dapat berasal dari vagina dan serviks.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Penanganan ketuban pecah dini memerlukan pertimbangan usia gestasi, adanya infeksi pada komplikasi ibu dan janin dan adanya tanda-tanda persalinan. ( Sarwono Prawirohardjo, 2002 )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;B. Etiologi &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Infeksi &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Infeksi yang terjadi secara langsung pada selaput ketuban maupun asenderen dari vagina atau infeksi pada cairan ketuban bisa menyebabkan terjadinya KPD. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Servik yang inkompetensia, kanalis sevikalis yang selalu terbuka oleh karena kelainan pada servik uteri (akibat persalinan, curetage). &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tekanan intra uterin yang meninggi atau meningkat secara berlebihan (overdistensi uterus) misalnya trauma, hidramnion, gemelli. Trauma oleh beberapa ahli disepakati sebagai faktor predisisi atau penyebab terjadinya KPD. Trauma yang didapat misalnya hubungan seksual, pemeriksaan dalam, maupun amnosintesis menyebabakan terjadinya KPD karena biasanya disertai infeksi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kelainan letak, misalnya sungsang, sehingga tidak ada bagian terendah yang menutupi pintu atas panggul (PAP) yang dapat menghalangi tekanan terhadap membran bagian bawah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt; Faktor lain &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Faktor golonngan darah &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Akibat golongan darah ibu dan anak yang tidak sesuai dapat menimbulkan kelemahan bawaan termasuk kelemahan jarinngan kulit ketuban.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Faktor disproporsi antar kepala janin dan panggul ibu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Faktor multi graviditas, merokok dan perdarahan antepartum.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Defisiesnsi gizi dari tembaga atau asam askorbat (Vitamin C).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;DIAGNOSA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Menegakkan diagnosa KPD secara tepat sangat penting. Karena diagnosa yang positif palsu berarti melakukan intervensi seperti melahirkan bayi telalu awal atau melakukan seksio yang sebetulnya tidak ada indikasinya. Sebaliknya diagnosa yang negatif palsu berarti akan mambiarkan ibu dan janin mempunyai resiko infeksi yang akan mengancam kehidupan janin, ibu ata keduanya. Oleh karena itu diperlukan diagnosa yang cepat dan tepat. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Diagnosa KPD ditegakkan dengan cara &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Anamnesa &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Penderita merasa basah pada vagina, atau mengeluarkan cairan yang banyak secara tiba-tiba dari jalan lahir. Cairan berbau khas, dan perlu juga diperhatikan warna, keluarnya cairan tersebut, his belum teratur atau belum ada, dan belum ada pengeluaran lendir bercampur darah. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Inspeksi &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pengamatan dengan mata biasa akan tampak keluarnya cairan dari vagina, bila ketuban baru pecah dan jumlah air ketuban masih banyak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Pemeriksaan dengan spekulum &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan dengan spekulum pada KPD akan tampak keluar cairan dari orifisium uteri eksternum, kalau belum juga tampak keluar, fundus uteri di tekan, penderita diminta batuk, mengejan, atau mengadakan manuver valsava, atau bagian terendah digoyangkan, akan tampak keluar cairan dari ostium uteri dan terkumpul pada fornik anterior&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan dalam di dapat cairan di dalam vagina dan selaput ketuban sudah tidak ada lagi. Mengenai pemeriksaan dalam vagina dengan touchperlu dipertimbangkan, pada kehamlilan yang kurang bulan yang belum memasuki masa persalinan tidak perlu diadakan pemeriksaan dalam. Karena pada waktu pemeriksaan dalam, jari pemeriksa akan mengakumulasi segmen bawah rahim dengan flora vagina yang normal. Mikroorganisme tersebut bisa dengan cepat menjadi patogen. Pemeriksaan dalam vagina hanya dilakukan kalau KPD yang sudah memasuki persalinan atau yang dilakukan induksi persalinan dan dibatasi sedikit mungkin. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;PEMERIKSAAN PENUNJANG&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan laboratorium &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 46pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Cairan yang keluar dari vagina perlu diperiksa warna, konsentrasi, bau da pHnya. Cairan yang keluar dari vagina ini kecualai air ketuban mungkin juga urine atau sekret vagiana. Sekret vagina ibu hamil pHnya 4,5 dengan kertas nitrazin tidak berubah warna, tetap kuning. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tes lakmus, jika kertas lakmus merah berubah menjadi biru menunjukkan adanya air ketuban. pH air ketuba 7-7,5 , darah dan infeksi vagina dapat menghasilkan tes yang positif palsu. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan ultarasonografi. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk melihat jumlah cairan ketuban dalam cavum uteri. Pada kasus KPD terliaht jumlah vairan ketuban yang sedikit. Namun sering terjadi kesalahan pada penderita ologohidramnion. Walaupun pada diagnosis KPD cukup banyak macam dan caranya, namun pada umumnya KPD sudah bisa terdiagnosis dengan anamnesa dan pemeriksaan sederhana. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;PENATALAKSANAAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ketuban pecah dini termasuk dalam kehamilan berisiko tinggi. Kesalahan dalam mengelola kpd akan membawa akibat meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas ibu maupun bayinya. Penatalaksanaan kpd masih dilemma bagi sebagian besar ahli kebidanan, selama beberapa masalah belum terjawab. Kasus kpd yang cukup bulan, kalau segera mengakhiri kehamilan akan menaikkan insidensi bedah sesar, dan kalau menunggu persalinan spontan akan menaikkan insidensi chorioamnionitis.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kasus kpd yang kurang bulan kalau menempuh cara- cara aktif harus dipastikan bahwa tidak akan terjadi RDS, dan jika menempuh cara konservatif dengan maksud untuk memberi waktu pematangan paru, harus bisa memantau keadaan janin dan infeksi yang akan memperjelek prognosis janin. Penatalaksanaan KPD tergantung pada umur kehamilan. Jika umur kehamilan tidak diketahui secara pasti segera dilakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk mengetahui umur kehamilan dan letak janin. Resiko yang lebih sering pada KPD dengan janin kurang bulan adalah RDS dibangdingkan dengan sepsis. Oleh karena itu, pada kehamilan kurang bulan perlu evaluasi hati- hati untuk menentukan waktu yang optimal untuk persalinan. Pada kehamilan cukup bula, infeksi janin langsung berhubungan dengan lama pecahnya selaput ketuban atau lamanya periode laten. Kebanyakan penulis sepakat mengambil dua factor yang harus dipertimbangkan dalam mengambil sikap atau tindakan terhadap penderita KPD yaitu umur kehamilan dan ada tidaknya tanda- tanda infeksi pada ibu. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;1. Penatalaksanaan KPD pada kehamilan Aterm ( &lt;span style='text-decoration:underline'&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;37 minggu)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Beberapa penelitian menyebutkan lama periode laten dan durasi  KPD keduanya mempunyai hubungan yang bermakna dengan peningkatan kejadian infeksi dan komplikasi lain dari KPD. Jarak antara pecahnya ketuban dan permulaan dari persalinan disebut periode latent = LP= 'lag'periode. Makin muda umur kehamilan semakin memanjang LPnya. Pada hakekatnya kulit ketuban yang pecah akan menginduksi persalinan dengan sendirinya. Sekitar 70- 80% kehamilan cukup bulan akan melahirkan dalam waktu 24 jam setelah kulit ketuban pecah, bila dalam 24 jam setelah kulit ketuban pecah belum ada tanda- tanda persalina maka dilakukan induksi persalinan dan bila gagal dilakukan bedah sesar. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemberian antibiotic profilaksis dapat menurunkan infeksi pada ibu. Walaupun antibiotic tidak berfaedah terhadap janin dalam uterus namun pencegahan terhadap chorioamnionitis lebih penting daripada pengobatannya, sehinggapemberian antibiotic profilaksis perlu dilakukan. Waktu pemberian antibiotic hendaknya diberikan segera setelah diagnosis KPD ditegakkkan dengan pertimbangan : tujuan profilaksis, lebih dari 6 jam kemungkinan infeksi telah terjadi, proses persalinan umumnya berlangsusng lebih dari 6 jam. Beberapa penulis menyarankan bersikap aktif ( induksi persalinan) segera diberikan atau ditunggu sampai 6- 8 jam dengan alasan penderita akan menjadi inpartu dengan sendirinya. Dengan mempersingkat periode laten durasi KPD dapat diperpendek sehingga resiko infeksi dan trauma obstetric karena pasrtus dapat dikurangi. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pelaksanaan induksi persalinan perlu pengwasan yang sangat ketat terhadap keadaan janin, ibu dan jalannya proses persalinan berhubungan dengan komplikasinya. Pengawasan yang kiang baik dapat menimbulkan komplikasi yang fatal bagi bayi dan ibunya ( His terlalu kuat atau proses persalinan akan menjadi semakin panjang ( His kurang kuat). Induksi dilakukan dengan memperhatikan bishop score. Jika &amp;gt; 5 induksi dapat dilakukan sebaliknya &amp;lt; 5, dilakukan pematangan servik, jika tidak berhasil akhirin persalinan  dengan seksio sesaria. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;   &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;2. Penatalaksanaan KPD pada kehamilan Preterm ( &amp;lt;37 minggu)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pada kasus- kasus KPD dengan umur kehamilan kurang bulan tidak dijumpai tanda- tanda infeksi. Pengelolaannya bersifat konservatif disertai pemberian antibiotic yang adekuat sebagai profilaksis. penderita perlu dirawat di Rumah Sakit, ditidurkan dalam posisi tredelenburg, tidak perlu dilakukan pemeriksaan dalam untuk mencegah terjadinya infeksi dan kehamilan diusahakan bisa mencapai 37 minggu., obat- obatan uteronelaksen atau tokolitik agen diberikan juga bertujuan menunda proses persalinan. Tujuan dari pengelolaan konservatif dengan pemberian kortikosteroid pada penderita KPD kehamilan kurang bulan adalah agar tercapainya pematangan paru, jika selam menunggu atau melakukan pengelolaan konservatif tersebut muncul tanda- tanda infeksi maka dilakukan induksi persalinan tanpa memandang umur kehamilan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Induksi persalinan sebagai usaha agar persalinan mulai berlangsung dengan jalan merangsang timbulnya his ternyata dapat menimbulkan komplikasi- komplikasi yang kadang- kadang tidak ringan. Komplikasi- komplikasi yang dapat terjadi gawat janin sampai mati, tetani uteri, rupture uteri, emboli air ketuban, dan juga mungkin terjadi intoksitasi. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kegagalan dalam induksi persalinan biasanya diselesaikan dengan bedah sesar. Seperti halnya pada pengelolaan KPD yang cukup bulan, tindakan bedah sesar hendaknya dikerjakan bukan semata- mata karena infeksi intrauteri tetapi seyogyanya ada indikasi obstetric yang lain, misalnya kelainan letak, gawat janin, partus tak maju, dan lain- lain.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Selain komplikasi- komplikasi yang dapt terjadi akibat tindakakn aktif. Ternyata pengelolaan konservatif juga dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya, maka perlu dilakukan pengawasan yang ketat. sehingga dikatakan pengolahan konservatif adalah menunggu dengan penuh kewaspadaan terhadap kemungkinan infeksi intrauteri. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sikap konservatif meliputi pemeriksaan leukosit darah tepi tiap hari, pemeriksaan tanda- tanda vital terutama temperature setiap 4 jam, pengawasan denyut jantung janin, pemberian antibiotic mulai saat diagnosis ditegakkan dan selanjutnya setiap 6 jam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemberian kortikosteroid antenatal pada preterm KPd telah dilaporkan secara pasti depat menurunkan kejadian RDS. The National Institute of Health (NIH) telah merekomendasikan penggunaan kortikosteroid pada preterm KPD pada kehamilan 30- 32 minggu yang tidak ada infeksi intramanion. Sediaan terdiri atas betamethason 2 dosis masing- masing 12 mg IM tiap 24 jam atau deksamethason 4 dosis masing- masing 6 mg tiap 12 jam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;dokumentasi asuhan kebidanan pada ibu G&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;PENGUMPULAN DATA DASAR. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;A. SUBYEKTIF&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;1. Identitas&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;table border='0' style='border-collapse:collapse'&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style='width:213px'/&gt;&lt;col style='width:213px'/&gt;&lt;col style='width:213px'/&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign='top'&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;IBU&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Suami&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Nama istri     : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ny. A. R.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;H. S. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Umur         : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;24 tahun&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;27 Tahun &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Agama        : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Islam&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Islam &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Suku         : &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jawa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jawa &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pendidikan     : &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;SMA&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;SMA &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pekerjaan     : &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;IRT&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;POLRI&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Alamat     : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jln. Bumi Manti No. 40 Metro&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jln. Bumi Manti No. 40 Metro&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt; &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;HPHT : 4 September 2007 &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;2. Keluhan utama &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Ibu mengatakan dirinya hamil anak ke-2, tidak pernah keguguran, usia kehamilan 9 bulan, mengeluh nyeri perut bagian bawah. Dari vagina keluar lendir berwarna kecoklatan bercampur darah dan air sejak pukul 13.00 &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;3. Tanda-tanda persalinan &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Ibu datang pukul 20.00 WIB, his jarang, mengeluarkan lendir agak &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;kecoklatan, air ketuban sudah tidak ada. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;4. Masalah-masalah khusus &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Tidak mengalami kelainan yaitu air ketuban pecah sebelum waktunya yang akan beresiko terhadap infeksi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;5. Riwayat kehamilan sekarang&lt;br/&gt;Riwayat haid&lt;br/&gt;Menarche     : 13 tahun&lt;br/&gt;Siklus        : 28 hari&lt;br/&gt;Lamanya     : 5-7 hari&lt;br/&gt;Keluhan     : tidak ada&lt;br/&gt;Jumlah        : 2-3 kali ganti pembalut &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;HPHT         : 15 Oktober 2010&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;TP         :  22 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;6. Pemeriksaan kehamilan &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;a. Trimester I &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;ANC     : 2 x di bidan &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Keluhan    : tidak ada &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Anjuran    : banyak istirahat &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Terapi     : berikan ibu vitamin C &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;b. Trimester II &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;ANC     : 2 x di puskesmas &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Keluhan     : ibu sering mengalami nyeri perut &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Anjuran     : ANC secara teratur &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Terapi     : berikan ibu tablet Fe 1x 1 Tab/hari &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;c. Trimester III &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;ANC    : 2 x di bidan &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Keluhan    : ibu sering BAK &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Anjuran     : ANC secara teratu&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Terapi     : berikan ibu tablet Fe 1x 1 Tab/hari &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;7. Riwayat Hamil, Bersalin Dan Nifas Yang Lalu &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;table border='0' style='border-collapse:collapse'&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style='width:52px'/&gt;&lt;col style='width:53px'/&gt;&lt;col style='width:61px'/&gt;&lt;col style='width:85px'/&gt;&lt;col style='width:64px'/&gt;&lt;col style='width:81px'/&gt;&lt;col style='width:71px'/&gt;&lt;col style='width:57px'/&gt;&lt;col style='width:67px'/&gt;&lt;col style='width:48px'/&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign='top'&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Hamil ke&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tahun lahir &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Lama dan jenis &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;persalinan &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Penyulit &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;komplikasi &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Penolong&lt;br/&gt;dan&lt;br/&gt;tempat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;BB/PB &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Keadaan &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;anak &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;I &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;2000 &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;12 jam spontan &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;pervaginam &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tidak ada &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bidan &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;BPS &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;3000 gr/ &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;52 cm &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sehat &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;8. Riwayat immunisasi &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;a. TT I &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;: usia kehamilan 4 bulan di bidan A&lt;br/&gt;b. TT II : usia kehamilan 5 bulan di bidan A&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;9. Pergerakan janin dalam 24 jam terakhir&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;Ibu merasa gerakan janin sangat kuat&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;br/&gt;10. Pola kebiasaan sehari-sehari&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;a. Nutrisi &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 81pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Sebelum hamil : ibu makan 3x sehari dengan porsi 1 piring nasi, 1 potong lauk, 1 mangkuk sayur, serta minum 7-8 gelas / hari. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 81pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sesudah hamil : ibu mengatakan pada awal kehamilan, ibu kurang nafsu makan, karena sering merasa mual pada pagi hari &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;b. Eliminasi &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 63pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sebelum hamil     : BAB : 1-2 X sehari  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 72pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;BAK : 2-6 X sehari &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sesudah hamil     : BAB : 1X sehari &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;         BAK : 8-9 X sehari &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;c. Istirahat dan tidur &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 58pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sebelum hamil : ibu tidur malam 7-8 jam /hari, tidur siang 2 jam &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sesudah hamil : ibu mengatakan kurang bisa tidur, karena pegal pada pinggang, nyeri menjalar ke perut bagian bawah, dan sering BAK &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;11. Psikologis &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ibu tampak gelisah dan cemas mengahadapi persalinan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;B. DATA OBYEKTIF &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;1. Keadaan umum     : baik &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kesadaran         : composmentis&lt;br/&gt;2. Pemeriksaan tanda-tanda vital&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;TD            : 110/70 mmHg &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Suhu         : 36o C &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Nadi        : 82 X/menit &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;RR             : 22 X/menit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br/&gt;3. Berat dan Tinggi Badan Ibu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sebelum hamil     : 48 kg&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Setelah hamil     : 59 kg&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kenaikan        : 11 kg &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tinggi badan ibu     :157 cm &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;4. Pemeriksaan fisik &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Inspeksi &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;a. Rambut : warna hitam, bersih, tidak rontok.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;b. Mata : kanan kiri simetris, ikterik, fungsi penglihatan baik, konjungtiva agak pucat &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;c. Muka : bentuk simetris, tidak pucat, tidak ada cloasma gravidarum. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;d. Hidung : bentuk simetris, keadaan bersih, tidak ada pembesaran polip, fungsi penciuman norma, simetris, tidak ada polip.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;e. Mulut dan gigi : bentuk simetris, tidak ada caries maupun samotis, keadaan mulut bersih, fungsi pengecapan baik, kebersihan cukup, tidak ada caries.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;f. Telinga : bentuk simetris, keadaan bersih,fungsi pendengaran baik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;g. Leher : tidak ada pembesaran kelenjar tyroid, tidak ada pembersaran vena jugularis.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;h. Dada : bentuk dada simetris kanan kiri, pergerakan nafas teratur.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;i. Payudara : membesar simetris kanan kiri, putting susu menonjol, hyperpigmentasi, tidak ada bekas luka operasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;j. Perut : bentuk simetris, pembesaran sesuai dengan usia kehamilan, letak memanjang, tidak ada bekas luka operasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;k. Punggung : keadaan lordisis, Michaelis simetris.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;l. Genetalia : tidak ada haemaroid.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;m. Ekstremitas : &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;a. atas : bentuk simetris, tidak ada cacat, tidak ada oedema. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;b. bawah : bentuk simetris, keadaan bersih, tidak ada oedema. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;5. Palapasi &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;a. Leopaold I : &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;TFU : 29 cm &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;TBJ : (29-11) x 155 = 2790 gr &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;b. Leopaold II : Bagian kiri teraba bulat, lebar dan keras yang brarti punggung dan kanan teraba bagian-bagian kecil anak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;c. Leopaold III : Bagian bawah teraba bulat, keras, dan melenting yang berarti kepala.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;d. Leopaold VI : bagian bawah janin sudah masuk PAP / konvergen. Konvergen 4/5 &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;6. Auskultasi &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;DJJ terdengar jelas di bawah pusat sebelah kiri dengan frekwensi 134x/menit teratur. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;7. Perkusi &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Reflek platena (+) ada &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;8. Pemeriksaan dalam jam 22.00 WIB &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;a. Vulva / vagina : Slym ada &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;b. Dinding vagina :teraba rugae, tidak ada benjolan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;c. Promontorium : tidak teraba &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;d. Partio : tipis, pembukaan 3 cm &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;e. Ketuban : tidak ada/segatif &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;f. Presentasi : kepala &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;g. Penurunan : Hodge I, 4/5 &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;h. HIS : ada 2x setiap 10 menit &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;i. Lama : 20 detik Kekuatan &amp;lt; 20-40 detik &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;II. ASSESMENT&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ibu G3P2A0 hamil 36 minggu, T/H , presentasi kepala ,puki, inpartu kala I (fase laten) dengan KPD. Sejak pukul 13.00 ketuban (-). Terdapat pengeluaran lendir bercampur darah. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Cemas menghadapi persalinan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dukungan psikologis &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;KIEcara mengurangi rasa nyeri dan relaksasi &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;KIE cara mengedan/meneran efektif &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein, mineral, vitamin cukup sayur-sayuran, tempe, tahu, telur, ikan, buah- buahan, apalagi ia mampu membeli susu dan mencobanya walau tidak suka minum susu. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Menganjurkan ibu untuk minum 3 liter setiap hari (8- 12 gelas) setiap hari untuk mencegah dehidrasi. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;4. PLANING&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jelaskan pada ibu tentang kondisi saat ini. Keadaan ibu baik, ibu tampak gelisah dan cemas menghadapi persalinan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Observasi kala I dengan partograf. Kala I persalinan dimulai sejak terjadinya kontraksi uterus yang teratur dan meningkat (frekuensi dan kekuatannya) hingga serviks membuka lengkap (10cm). kala I persalinan terdiri atas dua fase, yaitu fase laten dan fase aktif. Fase laten berlangsung hingga serviks membuka kurang dari 4 cm, fase aktif dari pembukaan 4 cm hingga lengkap atau 10 cm. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anjurkan ibu untuk miring.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anjurkan ibu untuk mencoba posisi-posisi yang nyaman selama persalinan dan melahirkan bayi serta anjurkan suami dan pendamping lainnya untuk membantu ibu untuk berganti posisi, ibu boleh berjalan, berdiri, duduk, jongkok, berbaring miring, atau merangkak. Posisi tegak seperti berjalan, berdiri, atau jongkok dapat membantu turunnya kepala bayi dan sering kali memperpendek waktu persalinan. Bantu ibu untuk sering berganti posisi selama persalinan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Siapkan ruang bersalin, alat, kebutuhan fisik, dan psikologis ibu serta kesiapan bidan/penolong. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pastikan kelengkapan jenis dan jumlah bahan-bahan yang di perlukan dalam keadaan siap pakai pada setiap persalinan dan kelahiran bayi. Siapkan ruang persalinan yang hangat dan bersih, memiliki sirkulasi udara yang baik dan terlindung dari tiupan angin. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Periksa semua peralatan sebelum dan setelah memberikan asuhan. Segera ganti peralatan yang hilang atau rusak. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anjurkan ibu untuk mendapatkan asupan (makanan ringan dan minum air) selama persalinan dan proses kelahiran bayi. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;6. Riwayat psikologis : ibu mengatakan saat ini bahagia dengan kelahiran bayinya, karena sudah lama menantikannya dan jenis kelamin bayi sesuai dengan keinginannya. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;7. Anjurkan teknik relaksasi &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anjurkan ibu untuk duduk santai, menarik nafas, berendam, mendengarkan musik. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 13pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;8. Ajarkan ibu cara mengedan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anjurkan ibu untuk meneran mengikuti dorongan alamiahnya&lt;br/&gt;selama kontraksi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Beritahukan untuk tidak menahan nafas saat meneran.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Minta untuk berhenti meneran dan beristirahat diantara kontraksi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jika ibu berbaring miring atau setengah duduk, ia akan lebih mudah untuk meneran jika lutut ditarik kearah dada dan dagu ditempelkan ke dada. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Minta ibu untuk tidak mengangkat bokong saat meneran .&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tidak diperbolehkan untuk mendorong fundus untuk membantu kelahiran bayi. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;8. Beri ibu dukungan psikologis &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bahwa ibu melewati persalinan ini dengan lancar. Berikan ibu support,&lt;br/&gt;dan dampingi ibu dalam persalinan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;9. Siapkan oksigen &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Persiapkan oksigen untuk mencegah terjadinya asfeksia pada bayi baru lahir. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;10. Pemberian cairan infus RL dengan 20 tetes / menit. Pasang infuse menggunakan jarum diameter besar (ukuran 16 atau 18) dan berikan RL atau NS. Infuskan1 liter dalam 15 sampai 20 menit. Jika mungkin infuskan 2 liter dalam waktu 1 jam pertama, kemudian turunkan ke 125 cc/ jam. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;11. Pemberian obat ampicilin 1 mg atau menurut advis dokter. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Berikan ampisilin 2 gr atau amoksilin 2 gr per oral. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center; margin-left: 36pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt; Prawirohardjo, Sarwono. 2008. &lt;em&gt;Ilmu Kebidanan&lt;/em&gt;. Jakarta: PT Bina Pustaka&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Nugroho, Taufan.2010.Obstetri. Jakarta:Nuha Medica &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sujiyatini. 2009. &lt;em&gt;Asuhan Patologi Kebidanan&lt;/em&gt;. Jogjakarta: Nuha Medika&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;http://www.scribd.com/doc&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-3063413512024328924?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/3063413512024328924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=3063413512024328924&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/3063413512024328924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/3063413512024328924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2011/12/patologi-kebidanan-kpd.html' title='PATOLOGI KEBIDANAN (KPD)'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-8860973800930784216</id><published>2011-12-31T21:29:00.001+08:00</published><updated>2011-12-31T21:29:29.485+08:00</updated><title type='text'>KEHAMILAN POSTERM</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;KEHAMILAN POSTERM&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;A. Pengertian&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kehamilan postterm, disebut juga kehamilan serotinus, kehamilan lewat waktu, kehamilan lewat bulan, &lt;em&gt;prolonged pregnancy, extended pregnancy, postdate / &lt;/em&gt;pos datisme atau pasca maturitas, adalah kehamilan yang berlangsung sampai 42 minggu (294 hari) atau lebih, dihitung dari hari pertama haid terakhir menurut rumus Naegle dengan siklus haid rata-rata 28 hari (WHO 1977, FIGO 1986).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;B. Sebab terjadinya kehamilan Posterm&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Pengaruh Progesteron&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Penurunan hormone progesterone dalam kehamilan dipercaya merupakan kejadian perubahan endokrin yang penting dalam memacu proses biomolecular pada persalinan dan meningkatkan sensitifitas uterus terhadap oksitosin, sehingga beberapa penulis menduga bahwa terjadinya kehamilan postterm adalah karena masih berlangsungnya pengaruh progesterone. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Teori Oksitosin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemakaian oksitosin untuk induksi persalinan pada kehamilan postterm memberi kesan atau dipercaya bahwa oksitosin secara fisiologis memegang peranan penting dalam menimbulkan persalinan dan pelepasan oksitosin dari neurohipofisis ibu hamil yang kurang pada usia kehamilan lanjut diduga sebagai salah satu faktor penyebab kehamilan postterm.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Teori Kortisol/ACTH Janin &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dalam teori ini diajukan bahwa sebagai "pemberi tanda" untuk dimulainya persalinan adalah janin, diduga akibat peningkatan tiba-tiba kadar kortisol plasma janin. Kortisol janin akan mempengaruhi plasenta sehingga produksi progesterone berkurang dan memperbesar sekresi estrogen, selanjutnya berpengaruh terhadap meningkatnya produksi prostaglandin. Pada cacat bawaan janin seperti anencefalus, hipoplasia adrenal janin, dan tidak adanya kelenjar hipofisis pada janin akan menyebabkan kortisol janin tidak diproduksi dengan baik sehingga kehamilan dapat berlangsung lewat bulan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;  &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Saraf Uterus&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tekanan pada ganglion servikalis dari fleksus frankenhauser akan membangkitkan kontraksi uterus. Pada keadaan dimana tidak ada tekanan pada fleksus ini, seperti pada kelainan letak, tali pusat pendek dan bagian bawah masih tinggi ke semuanya diduga sebagai penyebab terjadinya kehamilan postterm.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Heriditer&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Beberapa penulis menyatakan bahwa seorang ibu yang mengalami kehamilan mempunyai kecenderungan untuk melahirkan lewat bulan pada kehamilan berikutnya. Morgan (1999) seperti dikutip Cunningham, menyatakan bahwa bilamana seorang ibu mengalami kehamilan postterm saat melahirkan anak perempuan, maka besar kemungkinan anak perempuanya akan mengalami kehamilan postterm.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;C. Data Fokus Pada Persalinan Posterm&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Data Subyektif&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ibu mengeluh tidak ada tanda- tanpa persalinan saat tanggal sesuai dengan TP&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perasaan menekan pada serviks&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Terjadi pada usia kehamilan hampir 10 bulan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Gerakan janin dirasakan sejak 6-7 bulan yang lalu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Data Obyektif&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tidak ada kontraksi uterus.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan abdomen yaitu melakukan Leopold serta memastikan umur kehamilan dengan menggunakan TFU&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan serviks menunjukkan tidak terjadi pembukaan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tidak ada pengeluaran pada alat genetalia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan Penunjang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ultrasonografi : pengkajian gestasi (dengan berat badan janin 2500-&amp;lt;4000g&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;								&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;D. Diagnosis&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Riwayat haid&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Diagnosis kehamilan postterm tidak sulit untuk ditegakkan bilamana hari pertama haid terakhir (HPHT) diketahui dengan pasti. Untuk riwayat haid yang dapat dipercaya, diperlukan beberapa kriteria antara lain :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pasien harus yakin betul dengan HPHT nya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Siklus 28 hari dan teratur&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tidak minum pil anti hamil setidaknya 3 bulan terakhir&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Selanjutnya diagnosis ditentukan dengan menghitung menurut rumus Naegele. Berdasarkan riwayat haid, seorang penderita yang ditetapkan sebagai kehamilan postterm kemungkinan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Terjadi kesalahan dalam menentukan tanggal haid terakhir atau akibat menstruasi abnormal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tanggal haid terakhir diketahui jelas, tetapi terjadi kelambatan ovulasi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tidak ada kesalahan menentukan haid terakhir dan kehamilan memang berlangsung lewat bulan (keadaan ini sekitar 20-30% dari seluruh penderita yang diduga kehamilan postterm).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Riwayat pemeriksaan anenatal&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tes kehamilan. Bila pasien melakukan pemeriksaan tes imunologik sesudah terlambat 2 minggu, maka dapat diperkirakan kehamilan memang telah berlangsung 6 minggu &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Gerak janin. Gerak janin atau quickening pada umumnya dirasakan ibu pada umur kehamilan 18-20 minggu. Pada primigravida dirasakan sekitar umur kehamilan 18 minggu, sedangkan pada multigravida pada 16 minggu. Petunjuk umum untuk menentukan persalinan adalah quickening ditambah 22 minggu pada primigravida atau ditambah 24 minggu pada multiparitas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Denyut jantung janin (DJJ). Dengan stetoskop Laennec DJJ dapat didengar mulai umur kehamilan 18 sampai 20 minggu, sedangkan dengan doppler dapat didengar  pada umur kehamilan 10-12 minggu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kehamilan dapat dinyatakan sebagai kehamilan postterm bila didapat 3 atau lebih 4 kriteria hasil pemeriksaan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Telah lewat 36 minggu sejak tes kehamilan positif&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Telah lewat 32 minggu sejak DJJ pertama terdengar dengan doppler&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Telah lewat 24 minggu sejak dirasakan gerak janin pertama kali&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Telah lewat 22 minggu sejak terdengarnya DJJ pertama kali dengan stetoskop Laennec.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Tinggi fundus uteri&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dalam trimester pertama pemeriksaan tinggi fundus uteri serial dalam sentimeter dapat bermanfaat bila dilakukan pemeriksaan secara berulang tiap bulan. Lebih dari 20 minggu, tinggi fundus uteri dapat menentukan umur kehamilan secara kasar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Pemeriksaan Ultrasonografi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ketetapan usia gestasi sebaiknya mengacu pada hasil pemeriksaan ultrasonografi pada trimester pertama. Kesalahan perhitungan dengan rumus Naegele dapat mencapai 20%. Bila telah dilakukan pemeriksaan ultrasonografi serial terutama sejak trimester pertama hampir dapat dipastikan usia kehamilan. Pemeriksaan sesaat setelah trimester III dapat dipakai untuk menentukan berat janin, keadaan air ketuban, ataupun keadaan plasenta yang sering berkaitan dengan kehamilan postterm, tetapi sukar untuk memastikan usia kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Pemeriksaan Radiologi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Umur kehamilan ditentukan dengan melihat pusat penulangan. Gambar epifisis femur bagian distal paling dini dapat dilihat pada kehamilan 32 minggu, epifisis tibia proksimal terlihat setelah usia kehamilan 36 minggu, dan epifisis kuboid pada kehamilan 40 minggu. Cara ini sekarang jarang dipakai selain dalam pengenalan pusat penulangan sering kali sulit, juga pengaruh radiologik yang kurang baik terhadap janin. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Pemeriksaan Laboratorium&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Kadar lesitin/spingomielin&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan ini tidak dapat dipakai menentukan kehamilan postterm, tetapi hanya digunakan untuk menentukan apakah janin cukup umur atau matang untuk dilahirkan yang berkaitan dengan mencegah kesalahan dalam tindakan pengakhiran kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Aktifitas tromboplastin cairan amnion (ATCA) &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Haastwell berhasil membuktikan bahwa cairan amnion mempercepat waktu pembekuan darah. Aktivitas ini meningkat dengan bertambahnya umur kehamilan. Bila didapat ATCA antara 42-46 detik menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung lewat waktu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Sitologi cairan amnion&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pengecatan &lt;em&gt;nile blue sulphate&lt;/em&gt; dapat melihat sel lemak dalam cairan amnion. Bila jumlah sel yang mengandung lemak melebihi 10%, maka kehamilan diperkirakan 36 minggu dan apabila 50% atau lebih, maka umur kehamilan 39 minggu atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Sitologi vagina&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan sitologi vagina (indeks kariopiknotik &amp;gt; 20%) mempunyai sensitivitas 75 %. Perlu diingat bahwa kematangan serviks tidak dapat, dipakai untuk menentukan usia gestasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;D. Pengelolaan Kasus Posterm Selama Kehamilan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Asuhan yang diberikan yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pengelolaan aktif yaitu dengan melakukan persalinan anjuran pada usia kehamilan 41 atau 42 minggu untuk memperkecil resiko pada janin. Pengelolaan aktif yang dilakukan yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dilakukan induksi persalinan dengan atau tanpa amniotomi dengan syarat dilakukan pemeriksaan dalam sebelumnya untuk menilai kematangan serviks&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tindakan operasi section caesarea dapat dipertimbangkan pada kasus posterm dengan keadaan serviks yang belum matang, pembukaan yang belum lengkap, persalinan lama, terjadi gawat janin, kematian janin dalam kandungan, preeclampsia, hipertensi dan kesalahan letak janin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pengelolaan pasif/ menunggu/ ekspektatif didasarkan pada pandangan bahwa persalinan anjuran yang dilakukan semata-mata atas dasar posterm mempunyai risiko/komplikasi cukup besar terutama risiko persalinan operatif sehingga menganjurkan untuk dilakukan pengawasan terus menerus terhadadap kesejahteraan janin, baik secara biofisik maupun biokimia sampai persalinan berlangsung dengan sendirinya atau timbul indikasi untuk mengakhiri kehamilan. Pengelolaan pasif yang dapat dilakukan yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Setelah usia kehamilan&amp;gt;42 minggu maka dilakukan monitoring keadaan janin sebaik-baiknya apabila belum terdapat tanda-tanda persalinan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ibu dirawat secara konservatif di rumah sakit apabila kasus posterm dengan hipertensi, preeclampsia dan terdapat riwayat kehamilan ektopik serta gawat janin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sebelum mengambil langkah, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pngelolaan kehamilan posterm adalah:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Menentukan apakah kehamilan memang telah berlangsung lewat bulan (posterm) atau bukan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Identifikasi kondisi janin dan keadaan yang membahayakan janin&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan kardiotokografi seperti Nonstress test (NST) dan contraction stress test dapat mengetahui kesejahteraan janin sebagai reaksi terhadap gerak janin atau kontraksi uterus.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan ultrasonografi untuk menentukan besar janin, denyut jantung janin, gangguan pertumbuhan janin, keadaan plasenta, jumlah cairan amnion dan kualitas air ketuban.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan laboratorium dapat dilakukan seperti pemeriksaan estradiol&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Gerakan janin dapat ditentukan secara subjektif (normal 7 kali/20 menit) atau objektif dengan tokografi (normal 10 kali/20 menit).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Amnioskopi, bila ditemukan air ketuban yang banyak dan jernih mungkin keadaan janin masih baik. Sebaliknya air ketuban yang sedikit dan mengandung mekonium akan mengalami resiko asfiksia sebesar 33%&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan kematangan serviks dengan skor bishop&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kematangan serviks memegang peranan penting dalam peneglolaan kehamilan posterm. Induksi persalinan dapat segera dilaksanakan baik pada usia kehamilan 41 minggu maupun 42 minggu apabila serviks telah matang (dengan skor bishop&amp;gt;5)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bila sertviks belum matang, perlu dinilai keadaan janin lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pengelolaan Kasus Posterm Selama Persalinan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemantauan yang baik terhadap ibu (aktivitas uterus) dan kesejahteraan janin. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Hindari pemberian obat penenang atau analgetika selam persalinan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Awasi jalannya persalinan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Persiapan oksigen dan bedah sesar jika sewaktu-waktu terdapat tanda gawat janin&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Cegah terjadinya aspirasi mekonium dengan segera mengusap wajah neonates dan dilanjutkan resusitasi sesuai dengan prosedur pada janin dengan cairan ketuban bercampur mekonium&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pikirkan kemungkinan terjadinya distosia bahu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;E. Permasalahan Kehamilan Posterm&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perubahan pada plasenta&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Disfungsi plasenta merupakan faktor-faktor penyebab terjadinya komplikasi pada kehamilan posterm dan meningkatnya risiko pada janin. Penurunan fungsi plasenta dapat dibuktikan dengan penurunan kadar estriol dan plasenta laktogen. Perubahan yang terjadi pada polasenta sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Penimbunan kalsium,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Selaput vaskulosinsial menjadi tambah tebal dan jumlahnya kurang. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Terjadi proses degenerasi jaringan plasenta seperti edema, timbunan fibrinoid, fibrosis, thrombosis intervili, dan infark vili.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perbahan biokimia, adanya insufisiensi plasenta menyebabkan protein plasenta dan kadar DNA di bawah normal, sedangkan konsentrasi RNA meningkat. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pengaruh pada janin&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Beberapa pengaruh kehamilan posterm terhadap janin antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Berat janin, Fungsi plasenta mencapai puncak pada umur kehamilan  38 minggu dan kemudian menurun terutama setelah 42 minggu. Dapat dibuktikan dengan penurunan kadar estriol dan plasenta laktogen. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada janin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sindrom postmaturitas, ada beberapa tanda seperti dehidrasi, kulit kering, keriput seperti kertas (hilangnya lemak subkutan), kuku tangan dan kaki panjang, tulang tengkorak lebih keras, hilangnya verniks kaseosa dan lanugo, maserasi kulit terutama daerah lipat paha dan genitalia luar, warna kulit kehijauan atau kekuningan pada kulit dan tali pusat, rambut kepala banyak dan tebal. Berdasarkan derajat insufisiensi plasenta tanda postmatur dibagi menjadi 3 sadium yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 58pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Stadium I: kulit menunjukkan kehilangan verniks kaseosa dan maserasi berupa kulit kering, rapuh, dan mudah mengelupas&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 58pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Stadium II: kulit menunjukkan kehilangan verniks kaseosa dan maserasi berupa kulit kering, rapuh, dan mudah mengelupas&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 58pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;disertai pewarnaan mekonium&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;        stadium III: disertai pewarnaan kekuningan pada kulit, kuku dan tali pusat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Gawat janin atau kematian perinatal disebabkan oleh makrosomia yang dapat menyebabkan terjadinya distosia pada persalinan, fraktur klavikula, palsi erb-duchene, sampai kematian bayi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pengaruh pada ibu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Morbiditas/mortalitas ibu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dapat meningkat sebagai akibat dari makrosomia janin dan tulang tengkorak menjadi lebih keras yang menyebabkan terjadinya distosia persalinan, incoordinate uterine action, partus lama, meningkatkan tindakan obstetric dan persalinan traumatis/perdarahan postpartum akibat bayi besar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Aspek emosi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ibu da keluarga menjadi cemas bilamana kehamilan terus berlangsung melewati taksirn persalinan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU POSTERM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;S (Subjektif)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Data subjektif dapat diproleh melalui anamnesa yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol style='margin-left: 90pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ibu mengeluh tidak ada tanda- tanpa persalinan saat tanggal sesuai dengan TP&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perasaan menekan pada serviks&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Terjadi pada usia kehamilan hampir 10 bulan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Gerakan janin dirasakan sejak 6-7 bulan yang lalu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;O (Objektif)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Data objektif dapat diperoleh melalui pemeiksaan inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi, seperti&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol style='margin-left: 90pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tidak ada kontraksi uterus.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan abdomen yaitu melakukan Leopold serta memastikan umur kehamilan dengan menggunakan TFU&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan serviks menunjukkan tidak terjadi pembukaan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tidak ada pengeluaran pada alat genetalia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style='margin-left: 72pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Assement&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Diagnose kebidanan dapat ditegakkan oleh bidan setelah melalui pemeriksaan seperti :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;G1P0000 UK 42 minggu 1 hari T/H Preskep &lt;span style='text-decoration:underline'&gt;U&lt;/span&gt; puki dengan Posterm&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Planning&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol style='margin-left: 90pt'&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Informasikan hasil pemeriksaan kepada ibu dan suami&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jelaskan bahwa keadaan ibu dan janin dalam keadaan baik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jelaskan bahwa pada ibu bahwa kehamilannya telah lewat waktu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Beri KIE tentang rencana rujukan ke rumah sakit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Siapkan surat rujukan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anjurkan ibu dan suami untuk segera ke rumah sakit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bagian Obgyn Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. 1981. &lt;em&gt;Obsteri Patologi&lt;/em&gt;. Bandung : Ellstar Offset&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Mochtar, Rustam. 1998. &lt;em&gt;Sinopsis Obstetri&lt;/em&gt;. Jakarta : EGC&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Manuaba, Ida Bagus Gde. 1998. &lt;em&gt;Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan.&lt;/em&gt; Jakarta : EGC&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Prawirohardjo, Sarwono. 2008. &lt;em&gt;Ilmu Kebidanan.&lt;/em&gt; Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-8860973800930784216?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/8860973800930784216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=8860973800930784216&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/8860973800930784216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/8860973800930784216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2011/12/kehamilan-posterm.html' title='KEHAMILAN POSTERM'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-2413673932252974868</id><published>2011-02-15T16:09:00.001+08:00</published><updated>2011-02-15T16:09:49.961+08:00</updated><title type='text'>Beberapa Tips Cara Berbicara di Depan UmumBeberapa Tips Cara Berbicara di Depan Umum</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tips dan cara &lt;strong&gt;berbicara di depan umum&lt;/strong&gt; atau di depan orang banyak agar tidak merasa grogi dan gugup. Pengertian Berbicara adalah suatu proses penyampaian ide atau gagasan dengan dua arah kepada orang lain yang pada akhirnya akan memberikan umpan balik yang positif maupun negatif kepada ke dua belah pihak&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Berbicara merupakan kegiatan yang bisa dilakukan siapapun&lt;/strong&gt; (kecuali orang yang mengalami Tunawicara). namun, bila itu dilakukan di depan banyak orang banyak lain jadinya karena tidak semua orang terbiasa melakukannya. &lt;strong&gt;bukan berarti tidak bisa tetapi tidak terbiasa melakukannya&lt;/strong&gt;, dengan sedikit teori di ikuti banyak latihan sangat mudah semudah anda berbicara kala mengobrol sambil minum secangkir kopi hangat&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Persoalannya sering kali di antara kita diliputi ras kurang percaya diri untuk tampil ke depan padahal materi cukup banyak tersedia, kesempatan selalu ada untuk anda berbicara dan bagi anda yang sedang diliputi kekurangan percaya diri saat diminta tampil ke depan umumatau di depan orang banyak.  Silahkan Baca &lt;strong&gt;Tips Berbicara di Depan Orang Banyak&lt;/strong&gt; berikut ini&lt;br/&gt;&lt;br&gt;&lt;a name='more'/&gt;&lt;/br&gt;1. Kuasai materi yang ingin disampaikan, seminimal mungkin kuasai 3 hari sebelum berbicara ke depan hal ini dilakukan agar anda lebih rileks dalma berbicara di depan banyak orang, jangan malam untuk belajar dari pada anda di tertawakan dan malu didepan banyak orang&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2. Berlatih secara terus menerus, mulai dari kelompok yang kecil bisa terdiri dari 5 orang lalu tingkatkan menjadi 10 orang, 15 orang 20 orang dan seterusnya agar anda terbiasa berbicara dengan orang banyak&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3. Belajarlah dari orang - orang sukses terutama pelajari cara berbicaranya dalam menguasai audiensnya&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4. Tarik perhatian para pendengar dengar dengan hal - hal yang ringan seperti joke kecil untuk mengembalikan perhatian mereka&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;5. Persepsikan pikiran anda bahwa anda sedang berbicara dengan teman - teman anda agar anda lebih fleksibel dalam berbicara dan tentunya membuat anda tidak kaku dalam menyampaikan materi anda&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;6. Yakinlah dengan apa yang anda sampaikan ke pendengar anda walau salah sekali pun, jika anda yakin maka pendengarpun yakin tapi jika anda tidak yakin maka pendengar pun engak bakal bisa diyakinkan waluapun anda membawakan materi yang benar sekali pun&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;7. Belajarlah memainkan intonasi kalimat agar memuat para pendengar yakin terutama kalimat - kalimat yang ingin anda tegaskan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;8. Jangan pedulikan 1 atau 2 orang yang tidak mendengarkan pemicaraan anda berikan persepsi yang baik pada diri anda misalkan "orang yang mendengarkan pembicaraan saya sedang membahas materi yang saya sampaikan dengan temannya" atau "orang itu sedang menelepon temannya tentang materi yang saya sampaikan" hal ini di gunakan agar mental anda tidak down saat berbicara di depan orang banyak&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;9. Jika anda merasa materi yang anda sampaikan kurang menarik, maka berusahalah membuatnya menarik dengan cara anda sendiri (persepsiakn dalam diri anda sendiri)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;10. Setiap selesai membawakan materi Evaluasi diri anda sendiri lalu tanyakan pada pendengar anda untuk membandingkan jika jawabannya negatif maka segeralah perbaiki&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;inti dari Tips ini adalah Terus mencoba dan mencoba untuk menjadi yang terbaik karena Qualitas anda sebagai pembicara adalah dari Quantitas anda melakukannya, semakin banyak anda berlatih berbicara di depan orang banyak maka semakin baik juga kualitas pembicaraan anda.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-2413673932252974868?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/2413673932252974868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=2413673932252974868&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/2413673932252974868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/2413673932252974868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2011/02/beberapa-tips-cara-berbicara-di-depan.html' title='Beberapa Tips Cara Berbicara di Depan UmumBeberapa Tips Cara Berbicara di Depan Umum'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-793815627994843846</id><published>2011-02-15T15:49:00.001+08:00</published><updated>2011-02-15T15:49:04.799+08:00</updated><title type='text'>Gejala Penyakit Paru-Paru Hitam</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:blue'&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;Paru-paru Hitam (pneumoconiosis pekerja tambang, penyakit pekerja tambang, &lt;em&gt;miner's asthma, anthracosis, anthrasilicosis &lt;/em&gt;) adalah suatu penyakit pernafasan yang terjadi karena menghirup debu batubara dalam jangka panjang. Pneumokoniosis pekerja batubara terjadi dalam 2 bentuk, yaitu &lt;em&gt;simplek&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;komplikata&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;fibrosis masif progresif&lt;/em&gt;). Tipe simplek biasanya bersifat ringan, sedangkan tipe komplikata bisa berakibat fatal. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pada paru-paru hitam simplek, serbuk batubara berkumpul di sekeliling saluran nafas kecil (&lt;em&gt;bronkiolus&lt;/em&gt;). Walupun relaitif lembam dan tidak menimbulkan banyak reaksi, serbuk batubara akan menyebar ke seluruh paru-paru dan terlihat sebagai bercak-bercak kecil pada foto dada. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Serbuk batubara tidak menyumbat saluran nafas. Tetapi setiap tahunnya, 1-2% penderita paru-paru hitam simplek, akan berkembang menjadi bentuk penyakit yang lebih serius yang disebut sebagai fibrosis masif progresif, yang ditandai dengan terbentuknya jaringan parut yang luas di paru-paru (minimal dengan diameter 1 cm). Meskipun sudah tidak lagi terjadi pemaparan debu batubara, tetapi fibrosis masif progresif akan semakin memburuk. Jaringan parut bisa menimbulkan kerusakan pada jaringan dan pembuluh darah paru-paru. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sindroma Caplan merupakan kelainan yang jarang terjadi, yang dapat menyerang penambang batubara yang menderita &lt;em&gt;artritis rematik&lt;/em&gt;. Nodul jaringan parut yang bulat dan besar akan berkembang dengan cepat di paru-paru. Nodul seperti ini mungkin juga terbentuk pada orang-orang yang terpapar debu batubara, walaupun mereka tidak menderita paru-paru hitam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style='color:blue'&gt;PENYEBAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;Paru-paru hitam merupakan akibat dari terhirupnya serbuk batubara dalam jangka waktu yang lama. Merokok tidak menyebabkan meningkatnya angka kejadian paru-paru hitam, tetapi bisa memberikan efek tambahan yang berbahaya bagi paru-paru. Resiko menderita paru-paru hitam berhubungan dengan lamanya dan luasnya pemaparan terhadap debu batubara. Kebanyakan pekerja yang terkena berusia lebih dari 50 tahun. Penyakit ini ditemukan pada 6 dari 100.000 orang. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style='color:blue'&gt;GEJALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;Paru-paru hitam simplek biasanya tidak menimbulkan gejala. Tetapi banyak penderita yang mengalami batuk menahun dan mudah sesak nafas karena mereka juga menderita &lt;em&gt;emfisema&lt;/em&gt; (karena merokok) atau &lt;em&gt;bronkitis&lt;/em&gt; (karena merokok atau terpapar polutan industri toksik lainnya). Fibrosis masif progresif yang berat juga menyebabkan batuk dan sesak nafas. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style='color:blue'&gt;DIAGNOSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan rontgen dada dan tes fungsi paru-paru. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style='color:blue'&gt;PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;Tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit ini, selain untuk mengobati komplikasinya (gagal jantung kanan atau tuberkulosis paru). Jika terjadi gangguan pernafasan, maka diberikan &lt;em&gt;bronkodilator&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;ekspektoran&lt;/em&gt;. Dianjurkan untuk menghindari pemaparan lebih lanjut. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style='color:blue'&gt;PENCEGAHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;Paru-paru hitam dapat dicegah dengan menghindari debu batubara pada lingkungan kerja. Pekerja tambang batubara harus menjalani pemeriksaan foto dada tiap 4-5 tahun sehingga penyakit ini dapat ditemukan pada stadium awal. Jika ditemukan penyakit, maka pekerja tersebut harus dipindahkan ke daerah dimana kadar debu batubaranya rendah, untuk menghindari terjadinya fibrosis masif progresif. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-793815627994843846?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/793815627994843846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=793815627994843846&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/793815627994843846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/793815627994843846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2011/02/gejala-penyakit-paru-paru-hitam.html' title='Gejala Penyakit Paru-Paru Hitam'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-8403722211894896948</id><published>2011-02-15T15:44:00.001+08:00</published><updated>2011-02-15T15:44:47.913+08:00</updated><title type='text'>Tentang Gejala Penyakit Legionnaire (Legionella Pneumonia Pontiac Fever)</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:13pt'&gt;&lt;strong&gt;Tentang Gejala Penyakit Legionnaire &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:13pt'&gt;&lt;strong&gt;(Legionella Pneumonia Pontiac Fever)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:blue'&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;Penyakit Legionnaire (&lt;em&gt;Legionella pneumonia; Pontiac fever&lt;/em&gt;)adalah suatu infeksi saluran pernafasan akut yang disebabkan oleh bakteri &lt;em&gt;Legionella Pneumophilia&lt;/em&gt; dan spesies lainnya dari Legionella; yang bisa menyebabkan serangkaian penyakit, mulai dari batuk ringan dan demam sampai &lt;em&gt;pneumonia&lt;/em&gt;. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penyakit ini merupakan 1-8% dari semua kasus pneumonia dan sekitar 4% dari pneumonia berat yang didapat di rumah sakit. Penyakit ini cenderung terjadi pada akhir musim panas dan awal musim gugur. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style='color:blue'&gt;PENYEBAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;Penyebabnya adalah bakteri &lt;em&gt;Legionella Pneumophilla&lt;/em&gt; dan spesies lainnya dari Legionella. Bakteri ini ditemukan di dalam sistem pengaliran air dan bisa bertahan di dalam sistem penyejuk udara yang hangat dan lembab di gedung-gedung perkantoran, termasuk rumah sakit dan hidup dalam air kolam renang. Karena itu jika organisme ini menyebar melalui sistem penyejuk udara di hotel atau rumah sakit, maka bisa terjadi wabah yang luas. Bakteri legionella pneumophilia bisa menyebar melalui udara hingga radius 300 meter. Bakteri ini menginfeksi paru-paru dan menimbulkan gejala seperti pneumonia. Bila penderitanya tak segera ditangani, akibatnya bisa fatal bahkan bisa berujung kematian.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bakteri ini juga tergolong tumbuh sangat baik pada lingkungan. Suhu paling ideal bagi bakteri ini untuk tumbuh dan berkembang biak yakni kondisi yang ideal yaitu 35 to 46 derajat celsius atau 95 hingga 115 derajat Fahrenheit&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mulai dari timbulnya gejala, keadaan akan semakin memburuk pada 4-6 hari pertama, dan 4-5 hari kemudian mulai membaik. Kebanyakan infeksi menyerang usia pertengahan atau usia lanjut, meskipun juga bisa menerang anak-anak. Pada anak-anak, penyakit ini biasanya tidak terlalu berat. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Faktor resiko terjadinya penyakit Legionnaire: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Merokok sigarret &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Penyakit tertentu (misalnya gagal ginjal, kanker, diabetes atau penyakit paru obstruktif menahun) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Penderita gangguan sistem kekebalan akibat kemoterapi, kortikosteroid atau penyakit (misalnya kanker dan &lt;em&gt;leukemia&lt;/em&gt;) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Alkoholik &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Usia pertengahan atau usia lanjut &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style='color:blue'&gt;GEJALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;Gejalanya berupa: &lt;br/&gt;- Sakit dan kaku otot, &lt;br/&gt;- Nyeri persendian, &lt;br/&gt;- Tidak bertenaga, &lt;br/&gt;- Merasa tidak enak badan, &lt;br/&gt;- Sakit kepala, &lt;br/&gt;- Demam, &lt;br/&gt;- Menggigil, &lt;br/&gt;- Batuk kering, &lt;br/&gt;- Batuk darah, &lt;br/&gt;- Sesak nafas, &lt;br/&gt;- Nyeri dada, &lt;br/&gt;- Diare, dan &lt;br/&gt;- &lt;em&gt;Ataksia&lt;/em&gt; (gangguan koordinasi). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style='color:blue'&gt;DIAGNOSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan berikut: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan fisik dengan menggunakan &lt;em&gt;stetoskop&lt;/em&gt; akan terdengar suara &lt;em&gt;ronki&lt;/em&gt; halus &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pemeriksaan dahak dengan pewarnaan &lt;em&gt;DFA&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;direct fluorescent antibody&lt;/em&gt;) menunjukkan adanya Legionella &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Biakan bakteri dari saluran pernafasan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;Tes urin antigen&lt;/em&gt; menunjukkan hasil positif &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Rontgen dada menunjukkan adanya pneumonia &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Analisa gas darah arteri menunjukkan rendahnya konsentrasi oksigen &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Hitung jenis darah menunjukkan adanya peningkatan jumlah sel darah putih &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Laju endap darah meningkat &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Natrium serum rendah. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style='color:blue'&gt;PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;Erythromycin merupakan antibiotik terpilih untuk mengobati penyakit Legionnaire. Pada kasus yang tidak terlalu berat, dapat diberikan &lt;em&gt;per-oral&lt;/em&gt; (melalui mulut); jika tidak memungkinkan, bisa diberikan secara &lt;em&gt;intravena&lt;/em&gt; (melalui pembuluh darah). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika terjadi gangguan pernafasan yang sangat berat, maka sebaiknya penderita dirawat di rumah sakit guna mendapatkan cairan dan elektrolit serta oksigen tambahan (baik melalui sungkup muka maupun melalui ventilator mekanik). Sebagian besar penderita yang diobati dengan erythomycin akan menunjukkan perbaikan, tetapi proses penyembuhannya memerlukan waktu yang lama. Angka kematian adalah sekitar 20%. Angka kematian yang lebih tinggi ditemukan pada mereka yang mendapatkan penyakit ini di rumah sakit atau pada penderita gangguan sistem kekebalan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-8403722211894896948?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/8403722211894896948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=8403722211894896948&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/8403722211894896948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/8403722211894896948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2011/02/tentang-gejala-penyakit-legionnaire.html' title='Tentang Gejala Penyakit Legionnaire (Legionella Pneumonia Pontiac Fever)'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-444649494753792971</id><published>2010-11-18T14:35:00.001+08:00</published><updated>2010-11-18T14:35:54.599+08:00</updated><title type='text'>Mengapa Berbisnis MLM ?.........</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:13pt'&gt;&lt;strong&gt;Mengapa Berbisnis MLM ?.........&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Waktu &amp;amp; tempat kerja yang fleksibel&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Terpenuhinya bahkan melampaui semua hukum ekonomi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tidak adanya diskriminasi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;AFTA 2003&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Internet / e-Commerce&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Potensi yang luar biasa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Worldwide bisnis (kapasitas ekspansi)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bisnis yang dapat diwariskan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Trend tahun 2000 s/d 2018 (konsep terakhir)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kebebasan Uang &amp;amp; Waktu (Passive Income)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Waktu &amp;amp; tempat kerja yang fleksibel&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bisnis ini dapat kita bangun diluar waktu kerja Anda, dengan kata lain bisnis ini tidak akan menganggu karier dan bisnis Anda sebelumnya. Hal ini memungkinkan karena Anda dibantu oleh sebuah support system unicore. Dan yang paling penting adalah Anda bisa membangun bisnis secara bertahap, tanpa resiko yang berarti, melatih mental, spirit, fisik dan emosi Anda menjadi seorang bisnisman ditambah system unicore yang sudah teruji dan terbukti, Anda hanya tinggal mengikuti saja. Disamping waktu yang fleksible Anda juga dapat membangun bisnis ini dimana saja dan dimana saja. Di rumah makan, di kereta api, di Pesawat, Airport, Station, Mall, di kampus, di kolam renang, anywhere you like.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Terpenuhinya bahkan melampaui semua hukum ekonomi&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para pakar ekonomi menasihati kita agar sebisa mungkin mengunakan modal sekecil kecilnya untuk memperoleh keuntungan yang sebesar besarnya. Kenyataanya tidak ada bisnis seperti itu dijaman sekarang ini. Justru kenyataannya adalah modal sebesar-besarnya untuk memperoleh keuntungan yang (semoga) tidak rugi. Jika ada sebuah bisnis yang perlu modal yang kecil, resiko kecil, tidak perlu memiliki kantor di lokasi yang strategis, tidak perlu menghire pegawai, membuat surat ijin usaha, kita tidak perlu keahlian atau ketrampilan khusus atau pengalaman tertentu. Anda tidak perlu memperhitungkan kapan break even point dari bisnis baru Anda ini, 2 tahun, 3 tahun atau 5 tahun TIDAK PERLU, bukankah itu bisnis yang dianjurkan oleh bapak bapak ekonomi kita?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Tidak adanya diskriminasi&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bisnis ini memang terkenal karena satu hal ini, tidak adanya Diskriminasi SARA, disini Anda akan menjadi keluarga besar Tianshi yang tidak perduli akan agama, warna kulit, suku Anda berasal. Tetapi ada yang lebih penting yang perlu Anda cermati dari diskriminasi yang terjadi selama ini yaitu diskriminasi Intelektual, dibisnis ini kami tidak dihancurkan karena IQ tidak tinggi, IPK tidak tinggi, berpengalaman atau tidak, lulusan Universitas mana, jurusan apa. Dibisnis ini kami tidak memperdulikan masa lalu Anda, yang lebih kami perdulikan adalah masa depan Anda. Kami tidak melihat IPK Anda, kami hanya lihat apakah Anda punya tujuan yang jelas dibinis ini. Karena orang yang sukses adalah orang yang punya impian ditambah kemau yang kuat untuk mencapai impiannya, bukan kepintaran, bukan pengalaman, bukan modal yang besar.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;AFTA 2003&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2003 adalah tahun dimana AFTA dimulai, artinya pasar global sekala Asia Tenggara. Kabar buruknya adalah pendatang yang akan imigrasi atau mengadu nasibnya di Indonesia nanti bukan hanya kalangan Investor Industri saja, melainkan semua kalangan profesi dan para pedagang. Pertanyaannya adalah apakah kita sudah siap untuk berkompetisi dengan mereka orang orang yang kita sebut ekspatriat. Lalu apa kaitannya dengan MLM ?, dengan banyaknya orang asing yang datang ke Indonesia dari berbagai negara dan berbagai profesi bukankah itu kesempatan untuk menawarkan bisnis ini kepada mereka, yang mana mereka mempunyai jaringan justru diluar Indonesia ?, Anda tidak perlu menghabiskan begitu banyak biaya untuk membuka jaringan di luar negri. Yang paling luar biasa adalah Anda bisa berbisnis dengan siapa saja, dari negara mana saja dan profesi yang beraneka ragam. Inilah bisnis yang paling siap menghadapi AFTA.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Internet / e-Commerce&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di negara yang sudah maju seperti Amerika dan Eropa, bisnis ini dioperasikan online via Internet, Anda bisa mensponsori member baru tanpa harus keluar rumah, Anda bisa melihat jaringan Anda dan bonus Anda, tanpa harus meninggalkan ranjang Anda. Juga bahkan Anda tidak perlu keluar rumah untuk mendapatkan produk yang Anda perlukan. Ini akan terjadi di Indonesia dalam waktu dekat. unicore juga akan terus meningkatkan fitur di website ini untuk mendukung kita.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Potensi yang luar biasa&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Konsep network marketing yang paling hebat dan luar biasa adalah MLM, karena beberapa hal dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Hemat Iklan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Adanya pengajaran terhadap konsumen&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Cepatnya penetrasi produk kedalam pasar&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;After sales service gratis&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Aman dari pemalsuan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bisnis dijalankan dengan etos kerja yang penuh antusias oleh ratusan ribu konsumen yang secara teratur menkonsumsi barang yang dipasarkan (konsumen merangkap pelaku bisnis yang mengklaim bahwa ini adalah bisnis pribadinya).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Promosi melalui media yang paling sempurna yaitu kesaksian oleh orang yang sudah dipercaya jauh sebelum berbisnis MLM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Efek pelipatgandaan yang tidak ada duanya (n pangkat n)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bisnis yang hanya dapat dikalahkan oleh kaum industriawan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;(8 jm/hr X 5 hr/mg X 50 mg/thn X 20 thn X Rp 20.000,- = Rp 800 jt/20 thn&lt;br/&gt;(8 jam X 10.000 X Rp 10.000) = Rp 800 jt/hari&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Worldwide bisnis (kapasitas ekspansi)&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Banyak orang beranggapan bahwa MLM adalah bisnis remeh temeh, bisnis main main, padahal bisnis ini bisa merambah kebanyak kota, propinsi, pulau bahkan banyak negara, bicara banyak negara bukankah itu berbicara ekspor, bukankah itu namanya bisnis manca negara, seperti Tom Cruise membuat film di Hollywood, tetapi film tersebut mempunyai kans untuk ditonton oleh siapapun dan dari negara manapun. Anda satu hari akan punya jaringan di manca negara tanpa Anda tahu kapan dan bilamana hal itu terjadi. Bayangkan Anda mendapatkan bonus dengan mata uang yang berbeda beda. Saudara inilah Global Bisnis yang sesungguhnya. Sudah saatnya kita mempunyai bisnis di luar negeri, jadilah bisnisman tingkat dunia.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Bisnis yang dapat diwariskan&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bayangkan, Anda membangun sebuah jaringan bisnis yang mana bonusnya nanti bisa dialihkan haknya kepada keturunan kita, baik ketika Anda masih hidup ataupun tidak. Bonus ini akan selalu diberikan oleh perusahaan kepada seseorang yang no rekening yang sudah terdaftar dikomputer titik. Jadi selama perusahaan ini berjalan terus seperti perusahaan Levis, Coco Cola, Mc Donald dll, maka bonuspun akan selalu ditransfer kerekening yang berhak menerimanya. Anda bekerja keras untuk memberikan kehidupan yang layak untuk keturunan Anda tidak sebatas anak, bahkan cucu, dan buyut Anda.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Trend tahun 2000 s/d 2018 (konsep terakhir)&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Trend tahun 2000 s/d 2020 adalah sbb:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bisnis makanan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kecantikan (Anti Aging dan urusan Kulit)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pelangsing tubuh&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Vitalitas&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anti Oksidan (pencegah kanker)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Konsep Bisnis jaringan (80%)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bisnis Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ecommerce/ebussiness&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br/&gt;Catatan: hal ini diakui dan diprediksikan oleh tokoh-tokoh seperti John F. Naisbit, Philip Kothler, Robert T Kiyosaki.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Kebebasan Uang &amp;amp; Waktu (Passive Income)&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ada 4 tipe orang yang kita temukan didalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kita punya banyak waktu tetapi tidak punya banyak uang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kita punya banyak uang tetapi tidak punya banyak waktu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kita tidak punya banyak waktu tetapi juga tidak punya banyak uang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kita punya banyak waktu juga banyak uang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anda berada dalam tipe apa saat ini ?&lt;br/&gt;Bisnis ini bisa memberikan waktu dan uang yang berlimpah ruah, tanpa Anda harus mencari lagi, bahasa populernya adalah Pasive Income.&lt;br/&gt;Dibisnis ini Anda tidak perlu kerja selamanya, sifat dari bisnis ini adalah: Anda bekerja dapat uang, bekerja dapat uang , bekerja dapat uang, bekerja dapat uang STOP dapat uang, dapat uang, dapat uang, dapat uang, dapat uang, dapat uang, dapat uang, dapat uang, dapat uang, dapat uang, dapat uang, dapat uang …………… BUKANKAH INI BISNIS YANG LUAR BIASA? &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-444649494753792971?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/444649494753792971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=444649494753792971&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/444649494753792971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/444649494753792971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2010/11/mengapa-berbisnis-mlm.html' title='Mengapa Berbisnis MLM ?.........'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-5919694816461262780</id><published>2010-11-18T14:34:00.001+08:00</published><updated>2010-11-18T14:34:24.262+08:00</updated><title type='text'>TIENS LUBRICANTS (Oli Kendaraan Anda)</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:13pt'&gt;&lt;strong&gt;TIENS LUBRICANTS (Oli Kendaraan Anda)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Syntetic berkualitas telah disediakan oleh Tianshi Indonesia. Telah hadir 6 varian TIENS LUBRICANTS untuk berbagai macam kebutuhan mesin kendaraan Anda. Oli Sintetik ini akan memelihara kondisi mesin kendaraan secara prima.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Manfaat:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;1.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;strong&gt;Membuat usia pakai mesin lebih lama&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;2.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;strong&gt;Mencegah pembentukan endapan &amp;amp; varnish&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;3.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;strong&gt;Membuat mesin lebih ringan dan nyaman&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;4.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;strong&gt;Memberikan pelumasan yang lebih sempurna&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;5.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;strong&gt;Mengurangi gesekan, suara bising, mencegah keausan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;6.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;strong&gt;Pergantian oli lebih lama &amp;amp; menghemat bahan bakar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-5919694816461262780?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/5919694816461262780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=5919694816461262780&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/5919694816461262780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/5919694816461262780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2010/11/tiens-lubricants-oli-kendaraan-anda.html' title='TIENS LUBRICANTS (Oli Kendaraan Anda)'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-4011191245641689467</id><published>2010-11-18T14:31:00.001+08:00</published><updated>2010-11-18T14:31:01.905+08:00</updated><title type='text'>CARA BEKERJA BISNIS TIENS</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:13pt'&gt;&lt;strong&gt;CARA BEKERJA BISNIS TIENS&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:9pt'&gt;Bagaimanakah cara manusia mendapatkan penghasilan? Sebuah pertanyaan yang sudah pasti bisa dijawab oleh setiap orang, yaitu bekerja. Namun kenapa hal tersebut tetap saya angkat pada halaman ini bukanlah tidak beralasan. Banyak sekali diantara kita terkadang kurang memahami bahkan kurang menyadari, sebetulnya seperti apa cara kita ini bekerja? Hal ini sangatlah penting, karena jika kita memahami dan menguasai cara kita dalam bekerja, sudah tentu hal tersebut akan berdampak besar pada setiap keputusan dan tindakan yang kita ambil. Dan hasil yang selama ini kita dapatkan adalah merupakan buah dari keputusan dan tindakan yang kita ambil sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:9pt'&gt;Sebuah buku yang berjudul &lt;em&gt;"The Cashflow Quadrant"&lt;/em&gt; (Robert T. Kiyosaki) mengupas mengenai hal tersebut. Didalam buku ini dijelaskan bahwa pekerjaan manusia digolongkan kedalam empat kuadran, dan cara bekerjanya dibagi menjadi dua cara bekerja. Halaman ini hanya akan membahas mengenai dua cara bekerja manusia. (Untuk lebih jelas dan lengkap, saya sarankan anda untuk membaca buku tersebut). &lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:9pt'&gt;Untuk lebih mempermudah memahaminya, maka saya ilustrasikan seperti berikut:&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:navy; font-family:Verdana'&gt;&lt;em&gt;"Ada dua orang pemuda yang tinggal disebuah desa. Dua orang pemuda tersebut bernama Pipo dan Embro. Untuk mendapatkan uang mereka harus bekerja dengan cara mengambil air yang ada di gunung yang kemudian mereka jual di desanya. Mereka menggunakan ember untuk mengangkut air dari gunung tersebut. Hanya saja mereka memiliki cara masing-masing dalam mengangkut air tersebut. Pipo selalu membawa sebuah ember dan sebuah pipa, sedangkan Embro selalu membawa dua buah ember. Tindakan yang mereka lakukan pun ternyata berbeda. Embro begitu selesai mengangkut air langsung turun dari gunung, sementara Pipo sebelum turun dari gunung selalu memasangkan pipa air yang ia bawa ke mata air tersebut. Hasil yang mereka dapatkan pun berbeda. Embro mendapatkan hasil yang lebih banyak karena ia selalu membawa dua ember dibandingkan Pipo yang selalu membawa satu ember.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:navy; font-family:Verdana'&gt;&lt;em&gt;Seiring berjalannya waktu, pipa yang dipasangkan Pipo semakin panjang dan hingga akhirnya mencapai di desa tempat mereka tinggal. Sejak itu Pipo tidak pernah naik gunung lagi karena air sudah mengalir ke tempatnya. Orang yang membutuhkan air tinggal membayar kemudian mengambil air dengan begitu mudahnya. Penghasilan Pipo pun sangat besar seolah-olah Pipo memiliki mesin uang yang tidak pernah berhenti mencetak uang. Sementara Embro tetap harus naik gunung setiap hari untuk mengambil air dengan penghasilan yang sama seperti sebelumnya, yaitu dua ember air."&lt;br/&gt; &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Verdana'&gt;&lt;strong&gt;1. Cara Pertama&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:9pt'&gt;Embro mewakili cara bekerja manusia yang pertama. Cara bekerjanya seperti dibawah ini:&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:9pt'&gt;Manusia harus bekerja agar memiliki penghasilan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Cara ini dilakukan oleh 85% penduduk dunia. Dengan cara seperti ini, maka manusia menukarkan waktunya dengan penghasilan yang ia dapatkan. Karena itu, cara yang pertama ini memiliki kelemahan dimana ketika manusia tidak bekerja maka ia tidak akan mendapatkan penghasilan. Jika tidak mendapatkan penghasilan, lantas bagaimana dengan pemenuhan kebutuhan hidupnya? Jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini:&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:9pt'&gt;Ada beberapa alasan yang dapat menyebabkan manusia tidak bisa bekerja, yaitu:&lt;br/&gt;&lt;span style='color:red'&gt;- Keterbatasan waktu&lt;br/&gt;- PHK atau Perusahaan bangkrut&lt;br/&gt;- Usia lanjut&lt;br/&gt;- Sakit&lt;br/&gt;- Meninggal dunia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Verdana'&gt;&lt;strong&gt;2. Cara Kedua&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:9pt'&gt;Pipo mewakili cara bekerja manusia yang kedua. Cara bekerjanya seperti dibawah ini:&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:9pt'&gt;Manusia harus bekerja, namun bukan untuk mendapatkan penghasilan, melainkan bertujuan membangun pohon/mesin uang (asset) dimana asset tersebut kelak akan menghasilkan uang guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Cara ini dilakukan oleh hanya 15% penduduk dunia. Dengan cara kedua ini, seandainya manusia tidak bekerja namun pohon uangnya sudah jadi, maka ia akan terus menerus mendapatkan penghasilan, seperti gambar dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:9pt'&gt;Banyak sekali orang yang tidak memahami atau bahkan tidak mempercayai konsep yang kedua ini, dan hanya sedikit yang memahami dan melakukannya. Karena minimnya pemahaman tersebutlah jangan merasa heran seandainya orang yang kaya sangatlah sedikit jumlahnya dibandingkan dengan orang yang biasa-biasa saja, karena cara yang kedua inilah yang dilakukan oleh para orang kaya yang ada di dunia ini.&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sama hal seperti cecak dan laba2 mencari makan.  System yang  mana anda pakai untuk mendapatkan penghasilan ???&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-4011191245641689467?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/4011191245641689467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=4011191245641689467&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/4011191245641689467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/4011191245641689467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2010/11/cara-bekerja-bisnis-tiens.html' title='CARA BEKERJA BISNIS TIENS'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-1985605428110072037</id><published>2010-11-18T14:20:00.001+08:00</published><updated>2010-11-18T14:20:21.708+08:00</updated><title type='text'>Tiens dengan focus strategi</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:13pt'&gt;&lt;strong&gt;TIENSI DENGAN FOCUS STRATEGI&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href='http://peluangbisnismasadepan.blogspot.com/2008/10/tiensi-dengan-focus-strategi.html'&gt;&lt;span style='color:blue; font-family:Times New Roman; font-size:13pt; text-decoration:underline'&gt;&lt;strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:13pt'&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tiensi dengan fucus strategi sangat membantu kita didalam mengembangkan jaringan, ini yang akan membantu kita agar kita dapat dengan mudah mendapatkan Pasive income.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;karena untukmendapatkan pasive income kita membutuhkan jaringan yang luas dan siap untuk berkembang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dengan mengacu kepada gambar diatas dapat saya jelaskan, dengan ber pedoman kepada tiga aturan emas, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:red'&gt;&lt;strong&gt;1. Tahapan Tidak Turun&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ini berarti apabila anda sudah berada pada posisi bintang tiga atau bintang dua, anda tidak &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;akan pernah kembalimenjadi bintang satu atau bintang dibawahnya, sehingga level anda di &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;bisnis ini selalu naik tidak akan pernah turun walau anda mengalami kevakuman &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;beberapabulan tidak belanja atau memndapatkan member.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:red'&gt;&lt;strong&gt;2. Omset Terakumulasi Tanpa Batas Waktu&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ini berarti belanja pribadi mulai anda berbelanja dan sampai kapanpun akan di jumlah atau &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;ditotal sampai terakhir anda berbelanja dan terus ditambahkan apabila anda melakukan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;pembelanjaan kembali tanpa ada batasan waktu. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sehingga ini memungkinkan bagi anda yang mendaftar pada level Bintang satu untuk sampai &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;ke bintang dua atau tiga, setelah itu anda tinggal meneruskan mengembangkan jaringan anda&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:red'&gt;&lt;strong&gt;3. Kualitas product Diakui Internasional lebih dari 180 Negara&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ini berarti kualitas product ini tidak diragukan lagi baik dari segi Kehalalan nya, Higienis nya, &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kualitasnya, Serta Khasiatnya, karena kalau kualitas jelek, tidak higienis, dan tidak halal &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;tentunya tidak akan diterima oleh negara maju dan negara islam seperti Indonesia dan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;malaysia dan productnya telah terdaftar di Badan POM, Depkes RI, MUI, dan APLI.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:#cc0000'&gt;&lt;strong&gt;Sistem Kerja FUCUS STRATEGY&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Setelah anda bergabung, Anda diharuskan untuk mencari orang siapa saja tanpa pilih-pilih untuk diajak bergabung menjalankan usaha ini, apabila anda meiliki teman &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;A, B, C&lt;/strong&gt;,&lt;/span&gt; teman anda &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;A, B, C&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; tersebut anda persentasikan bisnis ini taua anda perkenalkan dengan tim kerja, biar tim kerja yang akan mempersentasikan bisnis ini kepada teman anda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Apabila teman anda ketiga-tiganya bergabung mereka bertiga tidak disusun langsung dibawah anda, namun hanya &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;A&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; yang berada dibawah anda kemudian &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;B&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dibawahnya &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;A&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;C&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dibawahnya &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;B&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Apabila &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;C&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; mendapat teman &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;D&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;E&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dan bergabung &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;D&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; disimpan dibawah &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;C&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;E&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dibawah &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;D&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Apabila anda mendapat teman lagi &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;F&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;G&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; maka &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;F&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; disusun dibawah &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;E&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;G&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dibawah &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;F&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Apabila Tim kerja diatas anda mendapatkan anggota baru &lt;strong&gt;H&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;I&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;J&lt;/strong&gt; maka&lt;strong&gt;&lt;span style='color:#cc0000'&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/span&gt;H&lt;/strong&gt; disimpan Dibawah &lt;strong&gt;G&lt;/strong&gt;, &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;I&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;dibawah &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;H&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;J&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dibawah &lt;span style='color:#cccccc'&gt;&lt;strong&gt;I&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Begitu seterusnya sehingga dibawah anda minimal terdapat 10 Orang dan 3 diantara mereka adalah hasil dari rekrut pribadi sampai Kelompok K1 anda menjadi stabil anda baru di izinkan untuk Membuka Kelompok K2 . &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;anda dianjurkan mencari orang sebanyak-banyaknya tidak harus tiga orang di setiap kelompok kerja anda. dan anda harus membimbing dan membantu orang-orang yang berada di bawah kelompok kerja anda sampai mereka bisa bekerja sendiri, dan ini lah yang dinamakan stabil&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style='color:#cccccc'&gt;Pertanyaannya &lt;/span&gt;&lt;span style='color:#cc0000'&gt;APAKAH KELOMPOK KERJA ANDA BISA MACET DENGAN SISTEM &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;INI?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Apabila setiap orang harus menyumbang minimal tiga orang dan harus membantu orang yang ada dibawahnya sampai bisa bekerja sendiri maupun dengan tim kerja, tentunya kelompok ini tidak akan bisa berhenti.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kelompok ini akan terus mengebor ke kedalaman yang kita senditi tidak mampu mengitungnya, dan apabila anda memepunyai beberapa kelompok kerja dibawah anda sudah jadi maka PASIVE INCOME yang anda harapkan segera terwujud&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Coba anda bandingkan dengan setiap orang yang anda dapat anda susun tepat dibawah anda secara melebar ke samping, pada saat mereka semua minta bantuan anda siapa yang akan anda bantu, dan berapa orang yang terlantar tidak mendapatkan bantuan anda, dengan sistem ini siapapun yang berada diatasnya bisa memberikan bantuan karena mereka adalah satu kelompok kerja dari atas kebawah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Peratanyaanya : &lt;span style='color:#cc0000'&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana Kita dapat mengetahui siapa orang yang terakhir yang &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:#cc0000'&gt;&lt;strong&gt;berada di kelompok kerja kita, bisa saja orang-orang yang berada dibawah kita sama sekali tidak kita kenal&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kita akan mengetahui siapa orang yang terakhir berada di dalam kelompok kerja kita dengan cara setiap akan mendaftarkan orang terlebih dahulu kita menanyakan kepada Upline kita ( selain kita juga mempunyai catatan sendiri ) siapa orang yang terakhir yang berada dikelompok kerja kita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Apabila setelah selesai mendaftarkan member baru secepatnya kita memberikan informasi kepada Upline dan kepada member lain yang kita kenal, bahwa telah ada member baru di kelompok kita sehingga orang terakhir yang tercatat akan segera diganti dengan yang baru bergabung tersebut. sehingga kelompok kerja kita akan selalu aktif dan cepat mendapatkan kesussesan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style='color:#cc0000'&gt;Bagai mana Apabila ada member yang pasif ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kita harus selalu dapat memberikan bantuan moril agar member tersebut bisa menjadi aktif, dan apabila dia merasa belum mendapatkan orang yang di ajak bergabung, dengan bertambahnya member baru dibawahnya maka lama kelamaan semangatnya akan bangkit.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:#cc0000'&gt;&lt;strong&gt;Bagai mana apabila saya tidak aktif menjalankan bisnis ini (tetap dibintang Dua atau Tiga) sedangkan ada anggota dibawah saya sangat aktif sekali apakah dia tidak bisa menjadi bintang 8 atau Silver Lion atau lebih dari itu?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kalau anda tidak aktif menjalankan bisnis ini tetap jalan ditempat,namun dibawah anda ada yang aktif maka orang yang dibawah anda bisa lebih tinggi Bintangnya dan penghasilannya ketimbang anda, walaupun secara organisasi dia tetap berada dibawah anda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;span style='color:#cc0000'&gt;&lt;strong&gt;Apakah untuk mencapai bintang 4 keatas orang yang berada dibawah kita langsung harus menjadi Bintang tiga terlebih Dahulu?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Untukmencapai Bintang 4 dengan syarat Total omset mulai dari anda dan grup anda mencapai 20 juta dan dikedua kelompok kerja anda di K1 Dan K3 ada yang sudah mencapai bintang 3 walaupun dari kedalaman berapapun (tidak harus dibawah anda langsung) anda akan menempati posisi bintang 4 secara otomatis, begitu juga untuk menuju bintang yang lebih tinggi. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kami dapat membantu anda untuk mendaftar secara offline dimanapun anda berada&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jika anda tertarik hub asmara (081337781157)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-1985605428110072037?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/1985605428110072037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=1985605428110072037&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/1985605428110072037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/1985605428110072037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2010/11/tiens-dengan-focus-strategi.html' title='Tiens dengan focus strategi'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-4160519417842893205</id><published>2010-11-18T14:15:00.001+08:00</published><updated>2010-11-18T14:15:41.208+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='color:green; font-family:Verdana; font-size:18pt'&gt;&lt;strong&gt;TIENS AURA ENERGY&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='color:blue; font-family:Verdana; font-size:13pt'&gt;Rahasia Umur Panjang Aura Energy&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pendant dihasilkan dari gabungan lebih dari 30 macam bahan-bahan 100% alami dan mineral. Diproses dengan pemanasan suhu 1,600 °C dengan menggunakan Teknologi tinggi di negeri Korea.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:10pt'&gt;Struktur-struktur internalnya yang unik mampu mengumpulkan, memfokuskan dan mengeluarkan energi untuk menyeimbangkan kembali kondisi fisik, mental, emosional dan spiritual kita. &lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:10pt'&gt;Aura Energy Pendant dalam liontin tersebut tetap terus tersimpan, namun uniknya bisa ditransformasikan ke dalam tubuh. Selama proses transformasi tersebut, sebagian energy akan diubah menjadi panas supaya bisa menjaga kondisi seimbang. Panas resultant yang dihasilkan kemudian di sebar dan pancarkan melalui proses semisal emisi atau radiasi, dan yang sebagiannya diubah menjadi energy. &lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:10pt'&gt;Aura Energy Pendant tersebut mampu menyerap energy panas dan secara langsung mentransformasi panas tersebut ke dalam bio-energy gelombang panjang berukuran 4-16 mikron yang mampu mempengaruhi seluruh aktifitas melekular dari molekul-molekul air dalam tubuh manusia. Karenanya, sangat bermanfaat untuk meningkatkan sistem peredaran darah, menjaga fungsi metabolisme tubuh, dan dengan demikian membantu mencapai kesehatan secara lebih baik. &lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:10pt'&gt;Pengaruh Aura Energy Pendant Pada saat temperatur tubuh manusia berubah, sel darah juga berubah dan gelombang otak juga berubah setelah memakai Aura Energy Pendant dalam waktu 1 (satu) jam. Panas yang dihasilkan dari tubuh manusia ditunjukkan oleh adanya aliran darah di bawah kulit. Ketika jumlah alirah darah meningkat, temperaturnya naik. Begitu juga saat aliran darah menurun, temperatur tubuh juga akan turun. Kita tahu bahwa sirkulasi darah (aliran darah) dalam tubuh manusia bisa kita lihat melalui mikroskop. Ion-Ion Negative telah diteliti mampu secara efektif meningkatkan aktifitas gelombang alfa, meningkatkan energi tubuh dan, mengoptimalkan kondisi tubuh, dan memperbaiki kemampuan konsentrasi.&lt;br/&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;MANFAAT MENGGUNAKAN KALUNG AURA ENERGY INI DIANTARANYA :&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Mengurangi peradangan dan rasa sakit&lt;br/&gt;- Membantu memperlancar peredaran darah&lt;br/&gt;- Meningkatkan Energi &amp;amp; Vitalitas&lt;br/&gt;- Menambah kekuatan fisik , keseimbangan &amp;amp; fleksibilitas&lt;br/&gt;- Mengurangi penggumpalan sel darah merah&lt;br/&gt;- Mengurangi ketegangan sistem syaraf&lt;br/&gt;- Membasmi bakteri dan menghilangkan bau tidak sedap&lt;br/&gt;- Menetralisir radikal bebas&lt;br/&gt;- Meningkatkan sistem metabolisme&lt;br/&gt;- Memperbaiki fokus dan kemampuan konsentrasi&lt;br/&gt;- Membantu memperkuat daya tahan tubuh dari penyakit&lt;br/&gt;- Membantu melindungi DNA dari kerusakan&lt;br/&gt;- Meningkatkan penyerapan nutrisi&lt;br/&gt;- Menunda proses penuaan&lt;br/&gt;- Memperbaharui jaringan sel yang mati&lt;br/&gt;- Meningkatkan kandungan oksigen dalam darah dan detoksifikasi&lt;br/&gt;- Melindungi diri dari gelombang elektromagnetik EMF yang merugikan tubuh, yang dihasilkan oleh &lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:10pt'&gt;   handphone, TV &amp;amp; komputer&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Aura Energy Pendant ini akan membantu :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:10pt'&gt;&lt;br/&gt;- Sistem metabolisme tubuh &lt;br/&gt;- Sistem peredaran darah mencegah stroke , jantung &lt;br/&gt;- Sistem hormonal &lt;br/&gt;- Sistem saraf, otot, dan tulang &lt;br/&gt;- Sistem pertumbuhan pada anak &lt;br/&gt;- Sistem reproduksi / seksual &lt;br/&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:12pt'&gt;Harga : &lt;strong&gt;Rp. 800.000/pcs (dis)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana'&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;   Rp. 920.000/pcs (kons)&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;PV / BV &lt;strong&gt;: 100%&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Dengan menggunakan Kalung Aura Energy Pendant secara reguler bisa membantu proses penyembuhan berbagai macam penyakit seperti :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;asam urat , rheumatik , kolestrol , migren , hipertensi , prostat , sakit persendian , kesemutan , diabetes , gejala stroke dan pasca stroke , jantung , sakit punggung , gangguan haid , tekanan darah rendah , katarak , mudah lelah.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Verdana; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Pemesan lewat sms ke : 081337781157 (asmara)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-4160519417842893205?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/4160519417842893205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=4160519417842893205&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/4160519417842893205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/4160519417842893205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2010/11/tiens-aura-energy-rahasia-umur-panjang.html' title=''/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-7207067758904223726</id><published>2010-06-06T01:25:00.001+08:00</published><updated>2010-06-06T01:25:51.624+08:00</updated><title type='text'>Rumus chi square</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Rumus :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;X&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;=&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;X&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;    : Chi-Square&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;fo    : frekuensi observasi/nilai yang diperoleh dari penelitian&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;fh    : frekuensi harapan/nilai yang diharapkan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 54pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-7207067758904223726?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/7207067758904223726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=7207067758904223726&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/7207067758904223726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/7207067758904223726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2010/06/rumus-chi-square.html' title='Rumus chi square'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-6936292742318862321</id><published>2010-06-06T01:20:00.001+08:00</published><updated>2010-06-06T01:20:24.915+08:00</updated><title type='text'>Askepga-po</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;II. Analisa data&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;table border='0' style='border-collapse:collapse'&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style='width:36px'/&gt;&lt;col style='width:276px'/&gt;&lt;col style='width:252px'/&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign='top'&gt;&lt;tr style='height: 17px'&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;No&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Data&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Masalah&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style='height: 239px'&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 21pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;DS: Keluarga mengatakan bahwa 1 kamar dalam rumahnya ditempati oleh dia, istrinya dan anaknya, satu kamar ditempati oleh anaknya dan satu lagiditempati oleh kakaknya. Keluarga juga mengatakan rumahnya belum selesai dibangun.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 21pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;DO : Rumah bapak WS terbuat dari batako yang belum di plester, tembok rumah dan kaca rumah tampak kotor. Halaman rumah bapakWS juga tampak kotorserta di sekitar halaman rumah masih tampak banyak sampah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 30pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;DS : - Keluarga mengatakan bahwa kalau anak bungsunya KAW mengalami masalah dalam hal pemenuhan gizi (gizi buruk) dari petugas kesehatan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 30pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;- Keluarga mengatakan bahwa mereka tidak pernah membuat menu atau diet khusus untuk anaknya KAW, mereka memberikan nasi sejak umur KAW berumur 1 tahun&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 30pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;DO : - Keluarga WS kurang mengerti tentang perawatan anak sakit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 30pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;  - BB KAW yang berumur 16 bulan adalah 7 Kg&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 21pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 30pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;br /&gt;									&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Pemeliharaaan kesehatan tidak efektif &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;III Rumusan Masalah&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;1.    Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam memodifikasi lingkungan rumah ditandaai dengan keluarga mengatakan bahwa 1 kamar ditempati oleh bapak WS, istrinya dan 2 orang anaknya. Satu kamar ditempati oleh anak pertamanya dan 1 kamar lagi ditempati oleh kakak bapak WS. Rumah bapak WS terbuat dari batako yang belum di plester, tembbok rumah dan kaca rumah tampak kotor dan di sekitar halaman rumah masih tampak banyak sampah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;2.     Perawatan kesehatan tidak efektif berhubungan dengan ketidak mampuan keluarga dalam merawat anak yang sakit ditandai dengan keluarga mengatakan mereka mengetahui bahwa anak bungsunya mengalami gangguan pemenuhan gizi (gizi buruk) dari petugas kesehatan, keluarga mengatakn tidak pernah membuat menu khusus/diet untuk anaknya dan KAW telahdiberikan nasi sejak umur 1 tahun, BB KAW yang berumur 16 bulan adalah 7 Kg.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 18pt'&gt;IV. Prioritas Diagnosa Keperawatan Keluarga&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 18pt'&gt;1. Pemberian skor pada masalah kerusakan penatalaksanaan kebersihan rumah pada keluarga bapak WS di banjar batur peguyangan kaja wilayah kerja Pustu Peguyangan Kaja Denpasar  Barat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;table border='0' style='border-collapse:collapse'&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style='width:36px'/&gt;&lt;col style='width:108px'/&gt;&lt;col style='width:108px'/&gt;&lt;col style='width:96px'/&gt;&lt;col style='width:211px'/&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign='top'&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;No&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Kriteria&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Perhitungan&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Skor&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Pembenaran&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style='height: 48px'&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;3&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;4&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Sifat masalah aktual&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Kemungkinan masalah untuk dirubah : hanya sebagian&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Potensial masalah untuk dicegah : cukup&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Menonjolnya masalah : masalah tidak dirasakan&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;3/3 x1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;½ x 2&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2/3 x 1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;0/2 x 1&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2/3&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;0&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 8pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;- Satu kamar ditempati oleh 4 orang, rumah terbuat dari batako yang belum diplester, tembok rumah dan kaca rumah tampak kotor. Halaman rumah juga tampak kotor juga halaman rumah masih banyak trlihat sampah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;- Motivasi ada tapi keadaan tidak mendukung&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 12pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 12pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 12pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;- Kalau dibiarkan akan merusak keindahan lingkungan dan dapat menimbulkan penyakit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;- Keluarga tidak memandang keadaan tersebut sebagai suatu yang mengancam kehidupan keluarga&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt' colspan='3'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Total&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2 2/3&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='margin-left: 18pt'&gt;2. Pemberian skor pada masalah pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga bapak WS di banjar batur peguyangan kaja wilayah kerja Pustu Peguyangan Kaja Denpasar  Barat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;table border='0' style='border-collapse:collapse'&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style='width:36px'/&gt;&lt;col style='width:144px'/&gt;&lt;col style='width:96px'/&gt;&lt;col style='width:60px'/&gt;&lt;col style='width:226px'/&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign='top'&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;No&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Kriteria&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Perhitungan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Skor&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Pembenaran&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style='height: 239px'&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;3.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;4.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Sifat masalah aktual&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Kemungkinan masalah untuk dirubah : hanya sebagian&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Potensial masalah untuk dicegah : tinggi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Menonjolnya masalah : masalah dirasakan dan perlu penanganan segera&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;3/3 x 1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;½ x 2&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;3/3 x1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2/2 x1&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='margin-left: 12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;- Keluarga sudah tahu anaknya menderita gizi buruk tapi tidak bias merawat di rumah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 12pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;- BB anak 7 Kg , normalnya 10- Kg&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;- Kalau tidak ditanggulangi akan berpengaruh pada tumbang anak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;- Keluarga sangat khawatir dengan keadaan anaknya, khususnya ibunya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt' colspan='3'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Total&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;4&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Jadi Prioritas Diagnosa Keperawatan: &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;1. Perawatan kesehatan tidak efektif berhubungan dengan ketidak mampuan keluarga dalam merawat anak yang sakit ditandai dengan keluarga mengatakan mereka mengetahui bahwa anak bungsunya mengalami gangguan pemenuhan gizi (gizi buruk) dari petugas kesehatan, keluarga mengatakn tidak pernah membuat menu khusus/diet untuk anaknya dan KAW telahdiberikan nasi sejak umur 1 tahun, BB KAW yang berumur 16 bulan adalah 7 Kg.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;2. Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam memodifikasi lingkungan rumah ditandaai dengan keluarga mengatakan bahwa 1 kamar ditempati oleh bapak WS, istrinya dan 2 orang anaknya. Satu kamar ditempati oleh anak pertamanya dan 1 kamar lagi ditempati oleh kakak bapak WS. Rumah bapak WS terbuat dari batako yang belum di plester, tembbok rumah dan kaca rumah tampak kotor dan di sekitar halaman rumah masih tampak banyak sampah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;V. Rencana Asuhan Keperawatan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;table border='0' style='border-collapse:collapse'&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style='width:34px'/&gt;&lt;col style='width:125px'/&gt;&lt;col style='width:149px'/&gt;&lt;col style='width:84px'/&gt;&lt;col style='width:148px'/&gt;&lt;col style='width:205px'/&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign='top'&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;No&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Dx Kep&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Tujuan&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Kriteria&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Standar&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Rencana tindakan&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Kerusakan pelaksanaan pemeliharaan rumah b/d ketidak mampuan keluarga dalam memodifikasi lingkungan rumah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Perawatan kesehatan tidak efektif b/d ketidakmampuan keluarga dalam merawat anak yang sakit di rumah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Tupan :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Setelah diberikan askep selama 4 hari diharapkan keluarga dapat  memelihara  dan menata lingkungan agar tetap bersih&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Tupen 1&lt;/strong&gt; :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga dapat mengenal dan mengerti cara menata dan memelihara lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Tupen 2&lt;/strong&gt; :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga mampu mengambil keputusan untuk menata dan memelihara lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Tupen 3 :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga mampu manata ulang dan memelihara lingkungan rumah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Tupen 4 :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga dapat memodifikasi lingkungan yang dapat menunjang kesehatan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Tupen 5 :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga mampu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada di dalam penataan dan pemeliharaan lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Tupan :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Setelah diberikan askep selama 1 minggu diharapkan keluarga mampu melakukan perawatan kesehatan yang efektif&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Tupen 1&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga mampu mengenal masalah gizi buruk.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Tupen 2&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga dapat mengambil keputusan yang tepat untuk menangani masalah gizi buruk pada anaknya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Tupen 3&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga mampu malakukan perawatan anak dengan gizi buruk.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Tupen 4&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga dapat memodifikasi lingkungan untuk mengatasi gizi buruk.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Tupen 5&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga dapat menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan secara tepat untuk mengatsai masalah gizi buruk&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;br /&gt;									&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Non &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Non verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Prilaku &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Non verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Prilaku &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Non verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Prilaku&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Non verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Non Verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Perilaku&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Non verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Perilaku&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Non Verbal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Perilaku&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga dapat menyebutkan kembali cara memelihara lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga kooperatif dan tidak meninggalkan tempat diskusi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga dapat mengambil keputusan dalam memelihara lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga mengungkapkan menata ulang lingkungan agar bersih&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga kooperatif dan tidak meninggalkan tempat diskusi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluaraga mampu mempertahankan lingkungan bersih&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga menyebutkan cara memodifikasi lingkungan, agar dapat menunjang kesehatan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga kooperatif dan tidak meninggalkan tempat diskusi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga mampu memodifikasi lingkungan dengan cara : menciptakan suasana lingkungan yang nyaman&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga dapat menyebutkan fasilitas-fasilitas yang ada&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga kooperatif dan tidak meninggalkan tempat diskusi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga bersedia memanfaatkan fasilitas yang ada dalam penataan dan pemeliharaan lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga mampu menyebutkan pengertian, penyebab, gejala perawatan anak dengan gizi buruk&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;- Keluarga kooperatif dan tidak meninggalkan tempat diskusi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga dapat mengambil keputusan untuk merubah prilaku dalam perawatan kesehatan anak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-   Keluarga mengungkapkan merawat anak hingga status gizi anak baik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-  Keluarga kooperatif dan tidak meninggalkan tempat diskusi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-   Keluaraga mampu mempertahankan status gizi anak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga menyebutkan cara memodifikasi lingkungan, agar dapat menunjang kesehatan anak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga kooperatif dan tidak meninggalkan tempat diskusi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga mampu memodifikasi lingkungan dengan cara : menciptakan suasana lingkungan yang nyaman&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga dapat menyebutkan fasilitas-fasilitas yang ada&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga kooperatif dan tidak meninggalkan tempat diskusi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Keluarga bersedia memanfaatkan fasilitas yang ada dalam perawatan kesehatan anak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='margin-left: 1pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 1pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 1pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 1pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 1pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 1pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 1pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 1pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 1pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Gali kemampuan keluarga tentang lingkungan sehat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Diskusikan dengan keluarga tentang lingkungan sehat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Jelaskan pengertian lingkungan sehat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Motivasi keluarga untuk mengenal lingkungan bersih&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri pujian kepada keluarga bila mampu menyebutkan cara memelihara lingkungan (mengolah sampah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Gali kemampuan keluarga tentang pengambilan keputusan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Diskusikan cara menata dan memelihara lingkungn.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Jelaskan cara menata lingkungan cara pengolahan sampah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;beri motivasi pada keluarga dalam menata rumah / lingkungan (pengolahan sampah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri pujian pada keluarga bila mampu memelihara lingkungan rumah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Gali kemampuan keluarga dalam  memelihara lingkungan (mengolah sampah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Diskusikan dengan keluarga tentang cara memelihara lingkungan (pengolahan sampah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Jelaskan cara pen golahan sampah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri motivasi kepada keluarga agar mau memelihara lingkungan bersih&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;5.   Beri pujian bila keluarga bila mau dan mampu mempertahankan kebersihan lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Gali pengetahuan keluarga tentang cara memodifikasi lingkungan (pengolahan sampah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Diskusikan dengan keluarga tentang cara memodifikasi lingkungan (mengolah sampah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Jelaskan pada keluarga agar mau menata ulang lingkungan (tempat pembuangan sampah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri motivasi kepada keluarga agar mau menata lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri pujian bila keluarga mau dan mampu menata lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Gali pengetahuan keluarga tentang fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada yang menunjang kesehatan lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Diskusikan dengan keluarga tentang fasilitas kesehatan yang ada&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Jelaskan pada keluarga tentang fasilitas kesehatan yang ada&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Motivasi keluarga untuk mau memanfaatkan tempat pelayanan kesehatan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri pujian apabila keluarga mau memanfaatkan tempat yan kes untuk berkonsultasi tentang keehatan lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Gali pengetahuan keluarga   tentang pengertian, penyebab, gejala, perawatan anak dengan gizi buruk&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Diskusikan dengan keluarga tentang masalah gizi buruk&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Jelaskan pengertian , penyebab, gejala, perawatan anak dengan gizi buruk&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Motivasi keluarga untuk melakukan perawatan secara efektif untuk anaknya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri pujian kepada keluarga bila mampu menyebutkan cara perawatan anak dengan gizi buruk&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Gali kemampuan keluarga dalam  pengambilan keputusan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Diskusikan dengan keluarga tentang cara melakukan perawatan kesehatan anak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Jelaskan cara merawat anak dengan gizi buruk&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri motivasi kepada keluarga dalam melakukan  perawatan kesehatan anak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri pujian bila keluarga bila mau dan mampu melakukan perawatan kesehatan anak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Gali kemampuan keluarga dalam merawat anak dengan gizi buruk &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Diskusikan dengan keluarga tentang cara merawat anak hingga status gizi anak baik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Jelaskan cara merawat anak hingga status gizi anak baik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri motivasi kepada keluarga agar mau merawat anak hingga status gizi anak baik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri pujian bila keluarga bila mau dan mampu merawat anak hingga status gizi anak baik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Gali pengetahuan keluarga tentang cara memodifikasi lingkungan agar dapat menunjang kesehatan anak  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Diskusikan dengan keluarga tentang cara memodifikasi lingkungan (memberi suasana yang nyaman untuk makan) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Jelaskan pada keluarga agar mau menata ulang lingkungan agar dapat menunjang kesehatan anak  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri motivasi kepada keluarga agar mau menata lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri pujian bila keluarga mau dan mampu menata lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Gali pengetahuan keluarga tentang fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada yang menunjang kesehatan anak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Diskusikan dengan keluarga tentang fasilitas kesehatan yang ada&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Jelaskan pada keluarga tentang fasilitas kesehatan yang ada&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Motivasi keluarga untuk mau memanfaatkan tempat pelayanan kesehatan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Beri pujian apabila keluarga mau memanfaatkan tempat yan kes untuk berkonsultasi tentang keehatan anak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;VI. Implementasi dan Evaluasi&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style='margin-left: 5pt'&gt;&lt;table border='0' style='border-collapse:collapse'&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style='width:47px'/&gt;&lt;col style='width:79px'/&gt;&lt;col style='width:90px'/&gt;&lt;col style='width:175px'/&gt;&lt;col style='width:167px'/&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign='top'&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;No&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Waktu&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Dx/Tupen&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Implementasi&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Evaluasi&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style='height: 5px'&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Kamis &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;27/9/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Pk. 09.00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Kamis&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;27/9/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Pk. 09.00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Jumat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;28/9/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Pk. 09.00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Sabtu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;29/9/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Pk. 09.00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Minggu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;30/9/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Pk. 09.00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Senin&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1/10/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Pk. 09.00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Selasa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2/10/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Pk. 09.00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Rabu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;3/10/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Pk. 09.00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Kamis&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;4/10/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Pk. 09.00&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1/Tupen1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1/Tupen 2&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1/Tupen 3&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1/ Tupen 4&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;1/ Tupen 5&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2/Tupen 1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2/Tupen 2&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2/Tupen 3&amp;amp;4&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;2/Tupen 5&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Memberikan HE tentang pengertian, penyebab, gejala, perawatan anak dengan gizi buruk&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Memberi motivasi keluarga untuk melakukan perawatan secara efektif untuk anaknya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Anjurkan keluarga untuk membuat menu khusus/diet untuk anaknya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Menganjurkan keluarga untuk melakukanpengukuran BB dan status gizi secara continue&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Menganjurkan keluarga untuk membersihkan lingkungan seperti menyapu lantai, mengepel, menghindari bau yang tidak sedap yang tujuannya untuk menciptakan lingkun gan yang baik sehingga memberikan suasana yang nyaman untuk makan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Menganjurkan keluarga untuk melakukan control BB dan status gizi ke puskesmas setiap1 bulan sekali&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Menganjurkan keluarga apabila terjadi masalah kesehatan untuk memeriksakan diri ketempat pelayanan kesehatan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Menggali kemampuan keluarga tentang lingkungan sehat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Memberikan pujian kepada keluarga bila mampu menyebutkan cara memelihara lingkungan (mengolah sampah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Menjelaskan kepada keluarga tentang lingkungan sehat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Menggali kemampuan keluarga tentang cara pengambilan keputusan, diskusi, cara menata dan memelihara lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;Menjelaskan cara menata lingkungan (pengolah sampah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Menggali kemampuan keluarga dalam memelihara lingkungan dan memodifikasi lingkungan (pengolahan sampah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Memberi motifasi pada keluaarga agar memelihara lingkungan bersih&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Menjelaskan pada keluarga agar mau menata ulang lingkungan (tempat pembuangan sampah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Berdiskusi dengan keluarga tentang fasilitas kesehatan yang ada&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Menjelaskan pada keluarga fasilitas kesehatan yang ada&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 4pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;-Memberi motivasi pada keluarga untuk memenfaatkan fasilitas kesehatan yang ada&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt'&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;S = Keluarga dapat menjelaskan kembali&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;O = Keluarga kooperatif dan mau aktif bertanya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;A = Tujuan 1 tercapai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;P = Lanjutkan tupen 2&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;S = Keluarga dapat menjelaskan cara perawatan secara efektif untuk anaknya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;O = Keluarga melakukan perawatan secara efektif untuk anaknya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;A = Tujuan 2 tercapai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;P = Lanjutkan tupen 3&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;S = Keluarga dapat membuat menu khusus untuk anaknya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;O = Keluarga bias menimbang BB anaknya dengan menghitung status gizi secara continue&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;A = Tujuan 3 tercapai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;P = Lanjutkan tupen 4&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;S = Keluarga dapat menjelaskan cara membersihkan lingkungan seperti menyapu, mengepel, menghindari bau yang tidak sedap dan tujuannya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;O = Keluarga membersihkan lingkungan, menyapu, mengepel, menghindari bau&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;A = Tujuan 4 tercapai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;P = Lanjutkan tupen 5&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;S = keluarga mengatakan telah melakukan control BB dan status gizi dan apabila terjadi masalah memeriksakan diri ke tempat pelayanan kesehatan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;O = Keluarga pergi kepuskesmas/pelayanan kesehatan untuk memeriksakan keluarganya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;A = Tujuan 5 tercapai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;P = Pertahankan kondisi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;S = Keluarga dapat menjelaskan kembali tentang lingkungan sehat serta mampu menyebutkan kembali cara memelihara lingkungan (mengolah sampah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;O = keluarga kooperatif, aktif bertanya, dan tidak meninggalkan tempat diskusi pada saat diskusi berlangsung&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;A = Tujuan 1 tercapai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;P = Lanjutkan pada tupen 2 pada hari selasa 2/10/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;S = Keluarga dapat menjelaskan kembali bagaiman cara menata lingkungan (pengolahan sampah) dan mau menata lingkunga &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;O = keluarga kooperatif, aktif bertanya, dan tidak meninggalkan tempat diskusi pada saat diskusi berlangsung&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;A = Tujuan 2 tercapai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;P = Lanjutkan pada tupn 3 hari rabu 3/10/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;S = Keluarga mau memelihara lingkungan dan menata lingkungannya(mau mengolah sampahnya)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;O = keluarga kooperatif, aktif bertanya, dan tidak meninggalkan tempat diskusi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;A = Tupen 3 &amp;amp; 4 tercapai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;P = Lanjutkan tupen 5 pada hari kamis, 4/10/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;S = Keluarga berjanji akan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada tidak hanya puskesmas tetepi juga rumah sakit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;O = keluarga kooperatif, aktif bertanya, dan tidak meninggalkan tempat diskusi pada saat diskusi berlangsung&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;A = Tujuan tercapai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;P= Pertahankan kondisi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 16pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;br /&gt;									&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-6936292742318862321?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/6936292742318862321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=6936292742318862321&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/6936292742318862321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/6936292742318862321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2010/06/askepga-po.html' title='Askepga-po'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-6693141471643163466</id><published>2010-06-06T01:12:00.001+08:00</published><updated>2010-06-06T01:12:20.004+08:00</updated><title type='text'>INFEKSI SISTEMIK PADA PASIEN         BEDAH SARAF YANG DIRAWAT INTENSIF</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;&lt;strong&gt;        INFEKSI SISTEMIK PADA PASIEN &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;&lt;strong&gt;        BEDAH SARAF YANG DIRAWAT INTENSIF&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;&lt;br /&gt;						&lt;strong&gt;PATOGENESIS DAN PENCEGAHAN INFEKSI SISTEMIK &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;&lt;strong&gt;        PADA PASIEN KRITIS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Perlunya  perawatan intensif pasien bedah saraf  kritis &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        berakibat secara fungsional mengumpulkan banyak  pasien &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pada  ruangan  yang  relatif  kecil.  Dengan  seringnya &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        intervensi  perawatan, berakibat  penyebaran  organisme &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dari  pasien  kepasien.  Teori  penanggulangan  infeksi &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        mutakhir  mengira infeksi silang oleh perawat,  dokter, &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dan  staf  lainnya  menjadi  medium  utama   penyebaran &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        bakteri nosokomial. Tangan berperanan penting pada &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Tabel 8-1&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Sitokin Utama Yang Berperan Pada Sistema Pertahanan Tubuh&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;&lt;br /&gt;						&lt;strong&gt;Sitokin                       Sumber              Pengaruh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Interferon Alfa               Makrofag            Hambat proliferasi sel, aktifkan sel pembunuh alamiah (NK cells)&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Faktor Nekrosis Tumor (TNF)   Makrofag            Rangsang pelepasan reaktan fase akut; Rangsang produksi IL-1;&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;                                                          Induksi demam, kemotaksis neutrofil, dan katabolisme otak&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Interleukin 1 (IL-1)          Makrofag            Aktifkan sel T; Tingkatkan sintesis limfokin; &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;                                                          Induksi demam, kemotaksis neutrofil&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Interleukin 6 (IL-6)          Makrofag dan Sel T  Rangsang pertumbuhan sel B dan T; Aktifkan sel B matang&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Interleukin 2 (IL-2)          Sel T               Rangsang pertumbuhan dan aktifkan limfosit&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Interleukin 4 (IL-4)          Sel T CD4           Rangsang pengaktifan dan pertumbuhan limfosit dan makrofag&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Interferon Gamma              Sel T               Aktifkan makrofag, dan sel NK&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Interleukin 5 (IL-5)          Sel T               Aktifkan eosinofil dan sel B&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        infeksi silang dan mencuci tangan adalah  'satu-satunya &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        tindakan terpenting untuk mencegah infeksi nosokomial'. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Sayangnya disiplin mencuci tangan pada perawat dan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dokter  sangat  buruk. Walau pemakaian  gaun  pelindung &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        adalah  bijaksana, kebijaksanaan dan tindakan  higienis &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        lain  seperti pemakaian masker, topi,  pelapis  sepatu, &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        penyemprotan   disinfektan,   penyinaran   ultraviolet, &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        karpet  yang  lengket,  pengawasan  bakteriologis,  dan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        aliran udara laminer saat ini dianggap kuno.&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;             Semua  komponen  sistema  pertahanan  tubuh  dapat &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        terganggu  pada  pasien yang  dirawat  intensif.  Sawar &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        epitel  rusak  melalui berbagai cara;  epidermis  dapat &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        rusak  karena  cedera atau tindakan bedah,  dan  mukosa &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dapat cedera oleh pipa endotrakheal, pipa  nasogastrik, &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dan  kateter uretra. Karena beratnya penyakit,  kateter &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        vaskuler terpasang sering diperlukan dan membawa risiko &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        invasi  mikrobial.  Durasi pemasangan  jalur  periferal &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pada  satu  tempat  serta  perawatan  terhadap   tempat &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pemasangan  berhubungan  langsung  dengan   kemungkinan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        sepsis.  Jalur sering dipasang saat keadaan  emergensi. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Semua  kateter  harus dipindahkan ketempat  yang  lebih &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        terpantau dan dengan tindakan aseptik sesegera mungkin. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        'Center   for  Disease  Control'  menganjurkan   cairan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        intravena  diganti  setiap hari, sedangkan  selang  dan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        kateter intravena diganti setiap 2-3 hari, dan  kateter &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        arterial  diganti  tiap 4 hari untuk  mencegah  sepsis. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Tindakan  profilaktik  lain  adalah  mengganti   sirkit &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        ventilator setiap 2 hari. Peningkatan pemakaian kateter &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        vena sentral tiga lumen berakibat meningkatnya  sepsis. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Hubungan  temporal antara saat memasang kateter,  onset &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        kolonisasi  kateter, dan onset sepsis telah  diketahui, &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dan mengganti jalur intravaskuler letak sentral  setiap &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        7 hari mengurangi sepsis yang berhubungan dengan jalur. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;             Pasien   kritis  mekanisme  pertahanannya   sangat &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        terganggu  dalam mempertahankan homeostasis  orofaring. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Dalam   keadaan  normal  orofaring   merupakan   koloni &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        bakteria anaerob nonpatogen (mikroflora residen) dan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        terkadang sejumlah kecil Staphylococcus, Streptococcus, &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dan Haemophylus sp. Pertumbuhan bakteria patogen, virus &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dan  ragi yang baru tertelan dihambat  oleh  lingkungan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        yang  diciptakan  oleh  mikroflora  dan  oleh   refleks &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        orofaring dengan salivasi dan menelan. Penggunaan  yang &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        sering agen antimikrobial, terutama penisilin, membunuh &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        mikroflora  residen  anaerob hingga  merusak  mekanisme &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pertahanan yang penting ini. Pasien bedah saraf  sering &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        memiliki gangguan salivasi dan menelan karena  gangguan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        kesadaran.   Telah  dibuktikan  hampir  semua   infeksi &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        nosokomial didahului kolonisasi orofaring oleh bakteria &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        penginfeksi.&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;             Pasien  trauma  dan pasca bedah  sering  mengalami &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        ileus  serta telah terbukti bahwa peristaltik  membantu &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        mengurangi kolonisasi mikroba patogen pada traktus  GI. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Yang  umum digunakan untuk mengurangi keasaman  lambung &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pada pasien koma adalah antasida dan antagonis H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;, yang &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        terbukti berperan pada kolonisasi lambung oleh  bakteri &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        patogen  gram  negatif.  Kolonisasi  sering  24-48  jam &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        setelah pasien masuk dan biasanya didahului  kolonisasi &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        orofaring.  Penelitian  mutakhir  memperlihatkan  bahwa &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        peninggian  pH  hingga lebih dari 4 oleh  antasida  dan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        antagonis  H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;  tidak memperlihatkan manfaat  dalam  hal &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pembentukan  ulkus. Dengan majunya agen-agen  pelindung &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        lambung  yang  efektif seperti  sukralafat,  dianjurkan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        penghentian  pemakaian antasida dan antagonis H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;  untuk &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pencegahan ulkus.&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;             Refleks  'gag'  dan  batuk  membantu   terciptanya &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        keadaan  asepsis  sistema  bronkhopulmoner.   Mekanisme &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pertahanan ini sering terganggu atau hilang pada pasien &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        bedah  saraf,  mempermudah aspirasi.  Tindakan  seperti &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pemasangan  pipa nasogastrik dan intubasi  jalan  nafas &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        juga   membawa  mikroba  orofaring  patogen   kesistema &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pulmoner. Dihipotesakan bahwa bahwa infeksi  nosokomial &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dapat  dicegah  dengan menghambat  kolonisasi  bakteria &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        patogen  dan  fungi  diorofaring.  Insidens   pneumonia &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        nosokomial pada pasien gawat yang diintubasi turun dari &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        15-59  hingga 3-8 % dengan pemakaian lokal  tobramisin, &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        polimiksin  E  dan  amfoterisin  B  berupa  pasta  pada &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        orofaring dan berupa larutan kedalam pipa gastrik. Juga &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        terjadi  pengurangan  kasus infeksi traktus  kemih  dan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        sepsis dengan cara ini. Tidak pernah dilaporkan  adanya &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        strain  basiler  gram  negatif  yang  resisten   akibat &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        antimikrobial  enteral yang tak diabsorbsi  ini.  Tentu &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        terapi ini akan bermanfaat pada pasien bedah saraf yang &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        mendapatkan intubasi jangka lama seperti pasien  cedera &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        otak dan pasien perdarahan subarakhnoid derajat parah.&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;             Kesimpulan,   pencegahan  infeksi  adalah   dengan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        mengurangi  risiko,  mencegah  infeksi  silang,  tehnik &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        aseptik optimum, dan pemberian terapi tepat bila timbul &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        infeksi.&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;&lt;br /&gt;						&lt;strong&gt;PNEUMONIA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Seperti  telah  dikatakan diatas,  penurunan  kesadaran &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dengan  keharusan  intubasi endotrakheal  menjadi  pre-&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        disposisi  timbulnya infeksi pulmoner  nosokomial  pada &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pasien  bedah  saraf yang  gawat.  Demam,  leukositosis &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        perifer  dan  memberatnya hipoksemia  merupakan  tanda-&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        tanda  yang  biasa dijumpai.  Foto  sinar-x  dada  bisa &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        memperlihatkan   infiltrat  yang  baru,  namun   proses &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pulmoner  yang mendasari membuat  interpretasi  menjadi &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        sulit.  Pewarnaan Gram terhadap sputum  dengan  sedikit &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        kontaminasi  sel-sel epitelial berlapis  gepeng  sangat &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        penting;  adanya  jumlah  yang  besar  dari   neutrofil &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        mendukung diagnosis pneumonia, dan organisme predominan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        biasanya bisa disaksikan.&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;             Tindakan  terhadap pneumonia harus  dituntun  oleh &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        hasil   biakan.  Sementara  hasil  kultur  belum   ada, &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pengetahuan epidemiologis lokal sering bermanfaat dalam &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        menentukan  tindakan  awal. Sering  organisme  tertentu &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        'bersirkulasi' diruangan; kewaspadaan akan hal tersebut &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        menuntun  terapi  segera.  Bila  tidak  ada   organisme &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        predominan,  pendekatan  umum  adalah  tindakan  secara &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        empiris  terhadap organisme yang mungkin paling  sulit, &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        P.  aeruginosa, menunggu hasil kultur. Penisilin  anti-&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pseudomonal  dikombinasi dengan   aminoglikosida,  atau &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        monoterapi dengan seftazidim dianjurkan. S. aureus bisa &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        sebagai penyebab infeksi pulmoner dan adanya  organisme &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        yang  tampilannya  menyerupai  stafilokokus  memerlukan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        penambahan  antibiotik tahan penisilinase, beta  laktam &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        atau vankomisin.&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;             Toilet  pulmoner  ketat dan hidrasi  yang  memadai &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        merupakan tindakan tambahan yang penting, walau hidrasi &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        terkadang  dikontraindikasikan  pada  beberapa   pasien &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        bedah saraf. Penggunaan bed yang berosilasi  bermanfaat &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        mencegah pneumonia pada pasien dengan cedera tumpul dan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        merupakan   tindakan  tambahan  yang  bermanfaat   pada &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        infeksi pulmoner yang telah terjadi. Walau telah dengan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        tindakan   agresif,   mortalitas  tetap   tinggi   pada &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pneumonia nosokomial.&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;&lt;br /&gt;						&lt;strong&gt;SINUSITIS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Sering sulit didiagnosis pada pasien gawat karena tidak &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dapat mengeluhkan nyerinya. Sinusitis nosokomial  harus &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        diperkirakan pada pasien dengan demam dan  leukositosis &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        yang tidak dapat dijelaskan. Faktor risiko utama adalah &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        pipa  nasogastrik dan nasotrakheal, terutama  pada  in-&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        tubasi  jangka  lama.  Fraktura  tengkorak  dan  sumpal &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        hidung   dapat  berperan.  Patogen   respiratori   atas &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        tradisional  adalah  H. inflenzae  dan   S. pneumoniae, &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        namun  patogen gram negatif nosokomial sering  terjadi. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Sinusitis  memerlukan  terapi tepat  karena  komplikasi &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        intrakranialnya,  seperti osteomielitis,  empiema  sub-&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dural,  meningitis, dan abses otak memiliki insidens  4 &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        persen.&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;&lt;br /&gt;						&lt;strong&gt;INFEKSI GENITOURINER&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Infeksi  traktus kemih sering terjadi  diruangan  serta &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        sering   merupakan  fokus  dari  bakteremia   sekunder. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Kateterisasi   kandung   kemih   adalah   yang   paling &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        bertanggung-jawab  atas terjadinya bakteriuria.  Risiko &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        infeksi berhubungan dengan lamanya kateterisasi kandung &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        kemih dan sistema drainasi uriner yang tidak  tertutup. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Semua  usaha harus dilakukan untuk  mengurangi  lamanya &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        kateterisasi dan memakai tehnik aseptik saat  mengambil &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        spesimen.   Penggunaan   antibiotik   dan   antimikroba &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        profilaktik  tidak  efektif  untuk  menjaga  kesterilan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        kateter  &lt;em&gt;indwelling&lt;/em&gt;.  Urinalisis  serta  biakan   tetap &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        merupakan patokan diagnosis. Infeksi patogen  tersering &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        adalah  batang gram negatif enterik, P. aeruginosa  dan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Streptococcus faecalis.&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;&lt;br /&gt;						&lt;strong&gt;BAKTEREMIA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        &lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Bakteremia  pada pasien parah tersering  sekunder  atas &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        fokus  di traktus uriner, kulit, jaringan  lunak,  atau &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        paru-paru.  Bila tidak ada fokus yang jelas,  peralatan  &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        intravaskuler yang terinfeksi harus dipersangkakan  dan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dilakukan  biakan  semikuantitatif  dari  tip  kateter. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Organisme    seperti    Staphylococcus     epidermidis, &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        S. aureus,  dan Candida sp. adalah  patogen  tersering; &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        namun  basil gram negatif tetap  harus  diperhitungkan. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        Terapi   atas   persangkaan  bakteremia   akibat   alat &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        intravaskuler   adalah  kombinasi   vankomisin   dengan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        sefalosporin   generasi  ketiga,  agen  pertama   untuk &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        S. epidermidis,  juga  terhadap  S. aureus  yang  tahan &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        metisilin  yang  kasusnya meningkat pada  banyak  rumah &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        sakit. Terapi kemudian disesuaikan dengan hasil  b&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;        dan hasil tes sensitifitas. &lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;pre&gt;&lt;code&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-6693141471643163466?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/6693141471643163466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=6693141471643163466&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/6693141471643163466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/6693141471643163466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2010/06/infeksi-sistemik-pada-pasien-bedah.html' title='INFEKSI SISTEMIK PADA PASIEN         BEDAH SARAF YANG DIRAWAT INTENSIF'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-3765394208755170174</id><published>2010-06-06T01:08:00.001+08:00</published><updated>2010-06-06T01:08:10.105+08:00</updated><title type='text'>Tuberkulosis (TB)</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center; margin-left: 7pt'&gt;&lt;strong&gt;TUBERKULOSIS (TB)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 7pt'&gt;Latar Belakang :&lt;br/&gt;Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan di dunia dan&lt;br/&gt;setiap tahunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit ini terus&lt;br/&gt;meningkat. Aspek yang terkait dengan penvakit ini adalah faktor individu,&lt;br/&gt;lingkungan dan kuman M. Tuberculosis. Pada individu, selain faktor fisik perlu&lt;br/&gt;diperhatikan faktor mental seperti pemahaman dan persepsi pasien. Selain itu&lt;br/&gt;dapat terjadi stigma dan isolasi sosial yang dapat mencetuskan timbulnya&lt;br/&gt;psikopatologi dan terjadi komorbiditas gangguan jiwa dengan penyakit TB.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 7pt'&gt;Tujuan :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 7pt'&gt;Mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap timbulnya&lt;br/&gt;gangguan jiwa pada penderita tuberkulosis paru.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 7pt'&gt;Metode :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 7pt'&gt;Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tahapan menentukan&lt;br/&gt;frekuensi gangguan jiwa pada TB paru. Serelah itu sampel yang menderita&lt;br/&gt;gangguan jiwa dan sesuai dengan kriteria inklusi-eksklus diilakukan analisis&lt;br/&gt;kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi. Data d olah dan dianalisis&lt;br/&gt;dengan metode triangulasi dan analisis induksi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 7pt'&gt;Hasil :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 7pt'&gt;Frekuensi gangguan jiwa pada TB paru sebesar 20%. Dari analisis&lt;br/&gt;kualitatif l2 responden( 20%) yang menderita gangguan jiwa didapatkan tema-terna&lt;br/&gt;seperti pemahaman, pencarian pengobatan, dampak psikologis/persepsi,&lt;br/&gt;dampak keluarga (stigma), dampak ekonomi-keuangan,  dampak pekerjaan, dan&lt;br/&gt;stresor lain. Pemahaman rcsponden terhadap penyakit kurang baik. pencarian&lt;br/&gt;pengobatan responden melipuii beberapa tempat pengobatan seperti puskesmas&lt;br/&gt;dan RS. Dampak psikologis responden meliputi respon menurut Kubler-Ross dan&lt;br/&gt;depresi sebagai respon yane paling banyak. dampak keluarga yang terbanyak&lt;br/&gt;adalah stigma. dampak ekonomi-keuangan meliputi kesulitan keuangan, dampak&lt;br/&gt;pekerjaan meliputi masalah dalarn pekerjaan dan kehilangan pekerjaan serta&lt;br/&gt;stresor lain yang terdiri dari masalahk keluarga tenaga medis lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 7pt'&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 7pt'&gt;Pemahaman responden terhadap penyakit TB kurang baik sehingga&lt;br/&gt;mempengaruhi persepsi terhadap sakit dan mernpengaruhi cara pencarian&lt;br/&gt;pengobatan. Persepsi responden yang salah akan menimbulkan perubahan&lt;br/&gt;perilaku dan konsekuensi sosial seperti penarikan diri dari lingkungan dan&lt;br/&gt;bersamaa-sama dengan stigrna, stresor lain serta faktor psikososial lain akan&lt;br/&gt;mencetuskan gangguan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kata kunci : tuberkulosis paru, gangguan jiwa, faktor-faktor yagn berpengaruh&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-3765394208755170174?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/3765394208755170174/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=3765394208755170174&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/3765394208755170174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/3765394208755170174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2010/06/tuberkulosis-tb.html' title='Tuberkulosis (TB)'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-4877846429683261694</id><published>2010-06-06T00:58:00.001+08:00</published><updated>2010-06-06T00:58:03.846+08:00</updated><title type='text'>Cara Setting WIFI dengan LinkSys WRT54G</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;a href='http://aliciakomputer.blogspot.com/2009/03/cara-setting-wifi-dengan-linksys-wrt54g.html'&gt;&lt;span style='color:blue; font-family:Times New Roman; font-size:18pt; text-decoration:underline'&gt;&lt;strong&gt;Cara Setting WIFI dengan LinkSys WRT54G&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:18pt'&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Wireless ini ber merek LinkSys dengan serial WRT54G. Dalam sesi kali ini, saya akan share ama pembaca cara setting lingsys ok..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Cara Setting LinkSys WRT54G :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pasang kabel power ke listrik, dan colokin ke LinkSys WRT54G&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Tekan tombol reset di LinkSys WRT54G untuk membuat setingan jadi default, caranya adalah menekan tombol reset di belakang LinkSys WRT54G dengan menggunakan klik ato korek api kayu ato apapun. Tekan selama 1 jam ( tekan selama 10 detik aja &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pasang kabel LAN ke LinkSys WRT54G. Kabel Lan ini adalah kabel yang menghubungkan HUB dengan PC (kalo cara manual). Asumsi ini adalah LAN sudah berjalan, dan anda cuman menjadikan wireless sebagai alternatif tuk koneksi LAN.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Siapkan 1 komputer yang juga terhubung dengan jaringan yang sama, untuk mensetting LinkSys WRT54G.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Default IP address dari LinkSys WRT54G adalah 192.168.1.254, maka buka saja web browser, dan ketik \\192.168.1.254&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Setelah anda masuk ke halaman setting, username kosongi saja, password anda isi admin. Klik ok.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Setelah anda login, silahkan pilih Wireless, dan pastikan kepilih MIXED&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Klik Wireless-Security, pilih security mode dengan WEP, gunakan encryption 40/64, isi pharaphrase, dan klik Generate. Untuk TX Key pilih angka 1 aja&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Setelah anda generate, maka akan muncul 4 macam password, bila anda pilih TX Key = 1, maka password yang anda perlukan adalah Key 1. Setting password disini sangatlah penting, agar LAN anda tidak di acak2 oleh orang yang gak berkepentingan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Save setting,… selesai.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Cara menggunakan WIFI&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Hidupkan laptop anda, dan aktivkan wirelessnya, atau bila anda menggunakan PC, hidupkan wireless dongle dan aktifkan wifi nya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Akan terlihat WIFI connenction bernama LinkSys,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Pilih koneksi itu, dan klik CONNECT&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anda akan ditanyai password, isilah dengan password 1 tadi (KEY 1)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Anda akan otomatis terkonek dengan LAN dengan WIFI&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bila Lan anda tersebut terhubung dengan SPEEDY, maka akan otomatis Laptop anda bisa untuk mengakses Internet pula &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Mudah kan??&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Selamat Mencoba&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Linksys WRT54G merupakan Broadband Router yang dilengkapi dengan wireless b/g. WRT54G dapat dijadikan sebagai server gateway untuk koneksi internet anda, umumnya yang berkonseksikan "broadband internet accses". Untuk mengkonfigurasi router ini sangatlah mudah. Berikut langkah-langkahnya :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pertama "Setting IP WAN &amp;amp; LAN" :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Siapkan/nyalakan Router Linksys WRT54G anda.&lt;br/&gt;- Sambungkan kabel data (UTP Straight kabel) ke port LAN komputer/Laptop Anda.&lt;br/&gt;- Setting IP pada komputer/laptop anda menjadi DHCP agar lebih mudah.&lt;br/&gt;- cek ip, netmask dan gateway yang diterima komputer anda.&lt;br/&gt;- buka browser anda dan masukkan ip gateway komputer anda tadi, defaultnya http://192.168.1.1/ .&lt;br/&gt;- Nah, akan muncul form password untuk akses ke routernya, default user/pass : admin&lt;br/&gt;- Pada internet Connection Type nya silahkan dipilih : DHCP atau Static, ini tergantug ISP yang Anda gunakan.&lt;br/&gt;- lalu masuk ke settingan Network Setup, Settingan LAN sesuai keinginan anda atau biarkan saja untuk default.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Jika Anda memilih DHCP disable maka anda harus memasukkan IP, Netmask, Gateway dan DNS secara manual untuk setiap klien.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;- untuk Time Zonenya pilih GMT+7 untuk indonesia, yang laen terserah Anda.&lt;br/&gt;- lalu Save Setting.&lt;br/&gt;- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kabel sudah dapat terkoneksi ke internet.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kedua "Settingan WIFI" :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- pilih Menu Wireless&lt;br/&gt;- wireless network mode sebaiknya dipilih Mixed agar support ke tipe wifi b dan g&lt;br/&gt;- ganti SSID sesuai kemauan Anda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Untuk SSID Sebaiknya menggunakan Huruf Kecil Semua, dan ganti spasi dengan garis bawah untuk mencegah, beberapa perangkat wifi penerima yang tidak support.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;- wireless Channel silahkan dipilih default aja, kecuali ditempat anda terdapat wifi/hotspot lain&lt;br/&gt;Nah, untuk hal ini bisa anda ganti dengan channel yang belum terpakai.&lt;br/&gt;- lalu pilih Save Setting.&lt;br/&gt;- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kable &amp;amp; WIFI sudah dapat terkoneksi ke internet.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Untuk mengamankan koneksi WIFI anda, sebaiknya anda memasang &lt;a target='undefined' href='http://wanadamsyah.blogspot.com/2007/09/konfigurasi-dasar-linksys-wrt54g.html'/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='color:#fff200; font-family:Arial; font-size:9pt; text-decoration:underline'&gt;security&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt; pada wifi anda.&lt;br/&gt;Tipe security anda bisa berupa WEP atau WPA. namun untuk lebih universal pilih saja WEP yang 64 bit. Cara konfigurasinya :&lt;br/&gt;- pilh Menu Wireless - &lt;a target='undefined' href='http://wanadamsyah.blogspot.com/2007/09/konfigurasi-dasar-linksys-wrt54g.html'/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='color:#fff200; font-family:Arial; font-size:9pt; text-decoration:underline'&gt;Wireless Security&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;.&lt;br/&gt;- pilih security mode = WEP&lt;br/&gt;- pilih default transmite key = 1&lt;br/&gt;- pilih WEP Encryption = 64 bits10 hex digits&lt;br/&gt;- masukkan passphrase dan klik generate, Maka akan tercipta 4 key untuk akses password wifi anda, silahkan gunakan Key 1, (karena anda memilih defaul transmitenya = 1).&lt;br/&gt;- lalu Save Setting&lt;br/&gt;- Nah koneksi WIFI anda sekarang sudah Secure (dalam artian memiliki password dan terenkripsi).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Cukup itu saja konfigurasi dasarnya, Tidak terlalu sulit khan ????&lt;br/&gt;Berikut beberapa Gambar Panduan konfigurasi diatas :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kedepan akan saya tambahkan Konfigurasi lebih lanjut. Selamat Mencoba &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4573267474631837061-4877846429683261694?l=pejeng-asmara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/feeds/4877846429683261694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4573267474631837061&amp;postID=4877846429683261694&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/4877846429683261694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4573267474631837061/posts/default/4877846429683261694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pejeng-asmara.blogspot.com/2010/06/cara-setting-wifi-dengan-linksys-wrt54g.html' title='Cara Setting WIFI dengan LinkSys WRT54G'/><author><name>asmara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01510931327652067842</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_YOTtoii00qg/SZefJqDSP_I/AAAAAAAAAC4/hLyeTes1aOk/S220/th_DSC02163-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4573267474631837061.post-6142428605124702855</id><published>2010-06-06T00:55:00.001+08:00</published><updated>2010-06-06T00:55:37.914+08:00</updated><title type='text'>Mikrotik step by step</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;span style='font-size:16pt'&gt;&lt;strong&gt;MIKROTIK STEP BY STEP&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;strong&gt;by ropix &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;a href='mailto:bl4ck_4n6el@yahoo.com'&gt;&lt;strong&gt;bl4ck_4n6el@yahoo.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sekilas Mikrotik&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mikrotik sekarang ini banyak digunakan oleh ISP, provider hotspot, ataupun oleh pemilik warnet. Mikrotik OS menjadikan computer menjadi router network yang handal yang dilengkapi dengan berbagai fitur dan tool, baik untuk jaringan kabel maupun wireless.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dalam tutorial kali ini penulis menyajikan pembahasan dan petunjuk sederhana dan simple dalam mengkonfigurasi mikrotik untuk keperluan-keperluan tertentu dan umum yang biasa dibutuhkan untuk server/router warnet maupun jaringan lainya, konfirugasi tersebut misalnya, untuk NAT server, Bridging, BW manajemen, dan MRTG.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Versi mikrotik yang penulis gunakan untuk tutorial ini adalah MikroTik routeros 2.9.27&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;Akses mirotik:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;via console &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mikrotik router board ataupun PC dapat diakses langsung via console/ shell maupun remote akses menggunakan putty (www.putty.nl)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;via winbox&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mikrotik bisa juga diakses/remote menggunakan software tool winbox&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;via web&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mikrotik juga dapat diakses via web/port 80 dengan menggunakan browser&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Memberi nama Mirotik&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;[ropix@IATG-SOLO] &amp;gt; system identity print&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;  name: "Mikrotik"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;[ropix@IATG-SOLO] &amp;gt; system identity edit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;value-name: name&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;masuk ke editor ketik misal saya ganti dengan nama IATG-SOLO:&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;IATG-SOLO&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;C-c quit C-o save&amp;amp;quit C-u undo C-k cut line C-y paste&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Edit kemudian tekan Cltr-o untuk menyimpan dan keluar dari editor&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Kalo menggunakan winbox, tampilannya seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mengganti nama interface:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;[ropix@IATG-SOLO] &amp;gt; /interface print&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt; #    NAME          TYPE             RX-RATE    TX-RATE    MTU&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt; 0  R ether1        ether            0          0          1500&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt; 1  R ether2        ether            0          0          1500&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;[ropix@IATG-SOLO] &amp;gt; /interface edit 0&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;value-name: name&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Nilai 0 adalah nilai ether1, jika ingin mengganti ethet2 nilai 0 diganti dengan 1.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;masuk ke editor ketik missal saya ganti dengan nama local:&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;local&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;C-c quit C-o save&amp;amp;quit C-u undo C-k cut line C-y paste&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Edit kemudian tekan Cltr-o untuk menyimpan dan keluar dari editor&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Lakukan hal yang sama untuk interface ether 2, sehingga jika dilihat lagi akan muncul seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;[ropix@IATG-SOLO] &amp;gt; /interface print&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt; #    NAME        TYPE             RX-RATE    TX-RATE    MTU&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt; 0  R local       ether            0          0          1500&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt; 1  R public      ether            0          0          1500&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Via winbox:&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Pilih menu interface, klik nama interface yg ingin di edit, sehingga muncul jendela edit interface.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Seting IP Address :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;[ropix@IATG-SOLO] &amp;gt; /ip address add&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;address: 192.168.1.1/24&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;interface: local&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;[ropix@IATG-SOLO] &amp;gt; /ip address print&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt; #   ADDRESS            NETWORK         BROADCAST       INTERFACE&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt; 0   192.168.0.254/24   192.168.0.0     192.168.0.255   local&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Masukkan IP addres value pada kolom address beserta netmask, masukkan nama interface yg ingin diberikan ip addressnya.Untuk Interface ke-2 yaitu interface public, caranya sama dengan diatas, sehingga jika dilihat lagi akan menjadi 2 interface:&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;s
